Kendaraan Hybrid Mulai Diminati di Sektor Pertambangan
24 Agustus 2026, 09:00 WIB
Nissan Global terancam bangkrut dalam kurun waktu satu tahun, begini tanggapan PT NMDI soal nasibnya di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kondisi Nissan saat ini sedang tidak baik-baik saja. Di 2024 keuntungannya diprediksi lebih rendah 70 persen dari target awal dan kerugian sekitar 60 juta USD atau sekitar Rp 949,8 miliar dalam kurs rupiah.
Beberapa sumber anonim internal bahkan mengungkapkan bahwa Nissan hanya memiliki waktu 12 atau 14 bulan untuk menyelamatkan diri. Mereka tengah mencari shareholder baru.
Perlu diketahui Renault merupakan salah satu pemegang saham terbesar Nissan dan pernah menyelamatkan merek Jepang itu dari kebangkrutan di 1999. Namun persentase sahamnya terus menurun belakangan dari 43 persen menjadi di bawah 36 persen.
Keputusan mereka tidak menjual mobil hybrid di pasar penting Amerika Serikat juga disebut berdampak pada perkembangan Nissan secara global.
Menanggapi hal tersebut, PT NMDI (Nissan Motor Distributor Indonesia) selaku distributor resmi menegaskan bahwa sejauh ini Indonesia tidak akan terdampak karena beberapa hal.
“Kalau saya rasa sih pasar Indonesia tidak ya, karena kan ordering (unit) kita sudah fix sekarang,” ucap Caca Tobing, National Sales Head PT NMDI di Senayan beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut Caca menjelaskan bahwa penjualan Nissan sekarang cukup baik dan ditunjang oleh Serena e-Power yang mengisi segmen MPV (Multi Purpose Vehicle) berteknologi hybrid.
Nampaknya Nissan di Indonesia akan mulai gencar menghadirkan mobil hybrid. Karena cocok digunakan oleh konsumen yang ingin beralih dari kendaraan konvensional tetapi tanpa perlu repot memikirkan masalah charging.
“Kontribusinya (penjualan Nissan Serena e-Power) bisa 50 persen. Makanya menurut kita e-Power itu jawaban dari kebutuhan pelanggan Indonesia,” ungkap Caca.
Sebagai informasi Nissan masih tetap menjual sejumlah produk andalannya di RI. Buat kendaraan listrik murni atau BEV (Battery Electric Vehicle) baru ada satu model yakni Leaf.
Lini elektrifikasi lain berupa hybrid atau e-Power, di mana Serena jadi model terpopuler serta dinanti konsumen. Model lain yang disinyalir masuk Indonesia adalah X-Trail e-Power e-4orce.
Hanya saja pihak Nissan masih melakukan studi sebelum mulai memperkenalkan dan menjual X-Trail generasi terbaru.
Ada beberapa pameran di 2025 dapat dimanfaatkan Nissan buat melakukan perkenalan ke masyarakat. Terdekatnya adalah IIMS (Indonesia International Motor Show).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 Agustus 2026, 09:00 WIB
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
10 Agustus 2026, 20:00 WIB
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
Terkini
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol