Menteri PU Ungkap Trans Jawa Jadi Kunci Lancarnya Mudik Lebaran
03 April 2026, 15:39 WIB
Kondisi tol Trans Jawa yang baik diklaim telah menjadi salah satu faktor lancarnya arus mudik Lebaran 2026
Nissan kembali menyerah, Datsun dipenggal untuk kedua kalinya karena tidak laku di pasaran dan pabriknya terpaksa setop produksi
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Nissan menyerah dan mengumumkan akan menghentikan produksi Datsun di India. Langkah ini akan membuat Datsun dipenggal untuk kedua kalinya sepanjang sejarah.
Pabrik Datsun di Chennai, India menjadi fasilitas produksi terakhirnya di dunia. Terakhir mereka menutup pabriknya yang berada di Rusia dan Indonesia pada 2020.
Dilansir Carscoops, kematian brand asal Jepang ini karena penjualannya yang terus mengalami penyusutan. Laporan pertama dipublikasikan pada 2019 merupakan upaya restrukturisasi Nissan setelah skandal Carlos Ghosn.
Sejak saat itu, Datsun secara perlahan-lahan menghadapi ajalnya. Produksi mobil murah terakhirnya adalah tahun ini.
Sama seperti di Indonesia, meskipun telah dinyatakan menghentikan produksi. Namun Nissan tetap berkomitmen kepada para pemilik Datsun.
Mereka menyatakan bahwa akan tetap menyuguhkan layanan after sales, menjamin ketersediaan komponen juga masih memberikan garansi. Website resminya juga masih aktif dan menujukkan seluruh model yang tersedia.
Datsun merupakan brand mobil yang berada di bawah naungan Nissan Motor. Merek Datsun pertama kalinya hadir pada 1939 hingga 1986 dan mulai di ekspor pada medio tersebut.
Setelah memasarkan kendaraan selama lebih dari tiga dekade lamanya, Nissan menyerah dan memenggal nyawa Datsun.
Namun Datsun dihidupkan kembali sebagai brand mobil pada 2012. Namun kali ini Datsun menyasar kalangan menengah ke bawah alias mobil murah.
Di Indonesia pasarnya cukup berkembang kala itu dan diterima pasar dengan baik. Namun seiring datangnya kompetitor yang berasal dari Jepang juga, Datsun mulai kewalahan.
Pasarnya terus melandai meskipun telah melakukan berbagai cara. Datsun yang masuk ke segmen LCGC (Low Cost Green Car), harus bersaing dengan produk-produk kompetitor di bawah naungan Astra Group.
Upaya Datsun dengan meluncurkan unit dengan transmisi otomatis model CVT sekalipun tidak mampu memperbaiki pasarnya. Kualitas mobil yang sangat rendah menjadi pemicu konsumen beralih ke merek lainnya.
Kehidupan kedua Datsun memang berubah total dari sebelumnya. Datsun yang juga dikenal memiliki beberapa mobil berperforma tinggi, berubah menjadi produsen mobil murahan.
Disebut murahan karena kualitas ekrterior hingga interior tidak ada bagus-bagusnya. Bahkan dilaporkan dalam kesempatan tes tabrak (Crash Test), Datsun tidak mendapatkan bintang sama sekali dari lima yang tersedia.
Hal tersebut di atas menunjukkan bahwa buruknya kualitas Datsun.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
Terkini
03 April 2026, 15:39 WIB
Kondisi tol Trans Jawa yang baik diklaim telah menjadi salah satu faktor lancarnya arus mudik Lebaran 2026
03 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota
03 April 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh
02 April 2026, 13:00 WIB
Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya
02 April 2026, 11:00 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar