Arista Group Gandeng Pabrikan Cina untuk Hadirkan Farizon ke RI
23 Januari 2026, 18:00 WIB
Pabrikan kendaraan asal Cina kini semakin beragam setelah Arista Group resmi membawa Farizon ke Tanah Air
Nissan kembali menyerah, Datsun dipenggal untuk kedua kalinya karena tidak laku di pasaran dan pabriknya terpaksa setop produksi
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Nissan menyerah dan mengumumkan akan menghentikan produksi Datsun di India. Langkah ini akan membuat Datsun dipenggal untuk kedua kalinya sepanjang sejarah.
Pabrik Datsun di Chennai, India menjadi fasilitas produksi terakhirnya di dunia. Terakhir mereka menutup pabriknya yang berada di Rusia dan Indonesia pada 2020.
Dilansir Carscoops, kematian brand asal Jepang ini karena penjualannya yang terus mengalami penyusutan. Laporan pertama dipublikasikan pada 2019 merupakan upaya restrukturisasi Nissan setelah skandal Carlos Ghosn.
Sejak saat itu, Datsun secara perlahan-lahan menghadapi ajalnya. Produksi mobil murah terakhirnya adalah tahun ini.
Sama seperti di Indonesia, meskipun telah dinyatakan menghentikan produksi. Namun Nissan tetap berkomitmen kepada para pemilik Datsun.
Mereka menyatakan bahwa akan tetap menyuguhkan layanan after sales, menjamin ketersediaan komponen juga masih memberikan garansi. Website resminya juga masih aktif dan menujukkan seluruh model yang tersedia.
Datsun merupakan brand mobil yang berada di bawah naungan Nissan Motor. Merek Datsun pertama kalinya hadir pada 1939 hingga 1986 dan mulai di ekspor pada medio tersebut.
Setelah memasarkan kendaraan selama lebih dari tiga dekade lamanya, Nissan menyerah dan memenggal nyawa Datsun.
Namun Datsun dihidupkan kembali sebagai brand mobil pada 2012. Namun kali ini Datsun menyasar kalangan menengah ke bawah alias mobil murah.
Di Indonesia pasarnya cukup berkembang kala itu dan diterima pasar dengan baik. Namun seiring datangnya kompetitor yang berasal dari Jepang juga, Datsun mulai kewalahan.
Pasarnya terus melandai meskipun telah melakukan berbagai cara. Datsun yang masuk ke segmen LCGC (Low Cost Green Car), harus bersaing dengan produk-produk kompetitor di bawah naungan Astra Group.
Upaya Datsun dengan meluncurkan unit dengan transmisi otomatis model CVT sekalipun tidak mampu memperbaiki pasarnya. Kualitas mobil yang sangat rendah menjadi pemicu konsumen beralih ke merek lainnya.
Kehidupan kedua Datsun memang berubah total dari sebelumnya. Datsun yang juga dikenal memiliki beberapa mobil berperforma tinggi, berubah menjadi produsen mobil murahan.
Disebut murahan karena kualitas ekrterior hingga interior tidak ada bagus-bagusnya. Bahkan dilaporkan dalam kesempatan tes tabrak (Crash Test), Datsun tidak mendapatkan bintang sama sekali dari lima yang tersedia.
Hal tersebut di atas menunjukkan bahwa buruknya kualitas Datsun.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
Terkini
23 Januari 2026, 18:00 WIB
Pabrikan kendaraan asal Cina kini semakin beragam setelah Arista Group resmi membawa Farizon ke Tanah Air
23 Januari 2026, 17:00 WIB
Ada empat pilihan kelir skutik Yamaha Grand Filano Hybrid untuk konsumen, harga mulai Rp 28,7 jutaan
23 Januari 2026, 16:41 WIB
Lepas L8 mengincar konsumen di segmen premium yang sedang mencari kendaraan tambahan, bukan mobil pertama
23 Januari 2026, 15:00 WIB
Penjualan merek mobil di segmen premium dipimpin BMW, berhasil mengirimkan lebih dari 2.000 unit ke konsumen
23 Januari 2026, 14:00 WIB
Agar tetap bisa berlibur bersama keluarga, masyarakat bisa memperhatikan jadwal ganjil genap Puncak Bogor
23 Januari 2026, 13:14 WIB
Wuling Air ev terbukti masih dicintai banyak masyarakat di Tanah Air berkat sejumlah keunggulan yang diusung
23 Januari 2026, 12:00 WIB
Toyota mendominasi pasar ekspor kendaraan dari Tanah Air dengan menguasai 35,3 persen dari total market
23 Januari 2026, 11:00 WIB
Chery menegaskan tetap ingin memiliki pabrik sendiri meski telah bekerjasama dengan sejumlah perusahaan manufaktur