Nissan Jual Pabrik Pada Renault Demi Selamatkan Perusahaan
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan akan jual mobil bekas baik dari buatannya sendiri maupun merek lain untuk menggoda calon konsumen setianya
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Nissan akan jual mobil bekas baik buatannya sendiri maupun merek lain. Tidak hanya itu, mereka juga memberikan garansi kendaraan selama 6 bulan.
Seperti dilansir dari Carscoops, Nissan tengah mempersiapkan program baru tersebut di atas. Disebutkan mobil bekas yang dijual memiliki sertifikat atau kerap disebut pre-owned.
Mobil bekas dengan merek di luar Nissan terlebih dahulu telah menjalani pemeriksaan atau inspeksi. Tidak tanggung-tanggung, pengecekkan kendaraan akan dilakukan pada 84 titik sehingga memberikan rasa aman bagi calon konsumen.
Sementara mobil bekas bermerek Nissan akan dilakukan pemeriksaan sebanyak 167 titik. Garansinya sendiri lebih panjang mencapai 7 tahun atau jarak tempuh 160 ribu kilometer (mana yang tercapai lebih dulu).
Langkah ini cukup mengejutkan karena pada umumnya diler hanya memasarkan mobil bekas dari mereknya sendiri. Sedangkan Nissan menyakini mereka akan menawarkan konsumen merek di luar Nissan.
“Kami ingin membangun hubungan dengan pelanggan tentang merek dan pengalaman menggunakan Nissan. Manfaat terbesar bagi diler adalah pelanggan baru yang menemukan hal tidak biasa,” sebut Dan Mohnke, Wakil Presiden Nissan AS.
Sebenarnya Nissan bukanlah yang pertama memasarkan mobil bekas bersertifikat dari merek lain. Disebutkan Ford pernah menjalankan program serupa dan dikabarkan General Motors (GM) juga tengah bersiap mengikutinya.
Di Indonesia, diler resmi mobil baru dan memasarkan unit bekasnya cukup lazim terlihat. Sebut saja Toyota dengan showroom mobkas yang dinamakan Toyota Trust.
Lalu adapula Suzuki dengan nama Auto Value, Mazda Certified Pre-Owned dan BMW Premium Selected. Kualitas produk yang lebih terjamin menjadi salah satu keunggulannya.
Selain itu, pabrikan mobil juga bisa menjaga harga jual kembali kendaraan buatannya dengan cara ini. Oleh karena itu muncul istilah pre-owned yang memiliki arti mobil bekas pakai namun memiliki kualitas layaknya baru.
Lebih lanjut mengenai diler resmi mobil bekas Nissan hadir karena sulitnya mendapatkan uit baru. Keterbatasan pasokan karena berbagai masalah dan salah satunya adalah microcip merupakan pemicunya.
“Saya berpikir bahwa Nissan tidak akan menempuh jalan ini (menjual mobil bekas), jika pasokan mobil baru sehat. Hal ini tentang menjaga agar orang tetap datang ke toko meskipun pasokan mobil baru kami berkurang setengahnya,” ucap Ryan Hall, Nissan Kendal di dekat kawasan Miami, AS.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 April 2025, 14:00 WIB
23 Maret 2025, 17:00 WIB
16 Maret 2025, 15:06 WIB
16 Maret 2025, 13:00 WIB
15 Maret 2025, 16:05 WIB
Terkini
04 April 2025, 16:00 WIB
Kemacetan di Puncak Bogor menurun setelah adanya larangan angkot untuk beroperasi selama arus balik Lebaran
04 April 2025, 14:00 WIB
Jasa Marga mencatat bahwa sudah ada 455.994 balik ke Jabotabek sehingga rekayasa lalu lintas sudah harus disiapkan
04 April 2025, 12:00 WIB
Penting bagi pemudik pengguna mobil listrik untuk selalu melakukan pengecekan ke bengkel sebelum perjalanan
04 April 2025, 10:00 WIB
Kakorlantas Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 bakal dimulai pada Sabtu (05/04) sampai Senin
04 April 2025, 08:00 WIB
Kondisinya semakin membaik, Jorge Martin bersiap kembali berlaga membela Aprilia di MotoGP Qatar 2025
04 April 2025, 06:00 WIB
Versi terbaru dari Hyundai Ioniq 6 resmi dirilis di negara asalnya, varian N Line hadir menambah pilihan
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota