Penjualan Mobil Bekas Tumbuh 12 Persen di GIIAS 2026
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
Nissan akan jual mobil bekas baik dari buatannya sendiri maupun merek lain untuk menggoda calon konsumen setianya
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Nissan akan jual mobil bekas baik buatannya sendiri maupun merek lain. Tidak hanya itu, mereka juga memberikan garansi kendaraan selama 6 bulan.
Seperti dilansir dari Carscoops, Nissan tengah mempersiapkan program baru tersebut di atas. Disebutkan mobil bekas yang dijual memiliki sertifikat atau kerap disebut pre-owned.
Mobil bekas dengan merek di luar Nissan terlebih dahulu telah menjalani pemeriksaan atau inspeksi. Tidak tanggung-tanggung, pengecekkan kendaraan akan dilakukan pada 84 titik sehingga memberikan rasa aman bagi calon konsumen.
Sementara mobil bekas bermerek Nissan akan dilakukan pemeriksaan sebanyak 167 titik. Garansinya sendiri lebih panjang mencapai 7 tahun atau jarak tempuh 160 ribu kilometer (mana yang tercapai lebih dulu).
Langkah ini cukup mengejutkan karena pada umumnya diler hanya memasarkan mobil bekas dari mereknya sendiri. Sedangkan Nissan menyakini mereka akan menawarkan konsumen merek di luar Nissan.
“Kami ingin membangun hubungan dengan pelanggan tentang merek dan pengalaman menggunakan Nissan. Manfaat terbesar bagi diler adalah pelanggan baru yang menemukan hal tidak biasa,” sebut Dan Mohnke, Wakil Presiden Nissan AS.
Sebenarnya Nissan bukanlah yang pertama memasarkan mobil bekas bersertifikat dari merek lain. Disebutkan Ford pernah menjalankan program serupa dan dikabarkan General Motors (GM) juga tengah bersiap mengikutinya.
Di Indonesia, diler resmi mobil baru dan memasarkan unit bekasnya cukup lazim terlihat. Sebut saja Toyota dengan showroom mobkas yang dinamakan Toyota Trust.
Lalu adapula Suzuki dengan nama Auto Value, Mazda Certified Pre-Owned dan BMW Premium Selected. Kualitas produk yang lebih terjamin menjadi salah satu keunggulannya.
Selain itu, pabrikan mobil juga bisa menjaga harga jual kembali kendaraan buatannya dengan cara ini. Oleh karena itu muncul istilah pre-owned yang memiliki arti mobil bekas pakai namun memiliki kualitas layaknya baru.
Lebih lanjut mengenai diler resmi mobil bekas Nissan hadir karena sulitnya mendapatkan uit baru. Keterbatasan pasokan karena berbagai masalah dan salah satunya adalah microcip merupakan pemicunya.
“Saya berpikir bahwa Nissan tidak akan menempuh jalan ini (menjual mobil bekas), jika pasokan mobil baru sehat. Hal ini tentang menjaga agar orang tetap datang ke toko meskipun pasokan mobil baru kami berkurang setengahnya,” ucap Ryan Hall, Nissan Kendal di dekat kawasan Miami, AS.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
02 Agustus 2026, 20:00 WIB
02 Agustus 2026, 19:00 WIB
28 Juli 2026, 22:44 WIB
27 Juni 2026, 18:15 WIB
Terkini
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini (21/08) kembali diandalkan untuk bisa memecah kebuntuan di jalanan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Layanan kepolisian tidak dikendurkan jelang akhir pekan, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
BAIC mengaku memiliki rencana membangun pabrik mandiri, namun sekarang sedang fokus meningkatkan penjualan
20 Agustus 2026, 19:19 WIB
Freelander 8 tengah menjadi perbincangan para pencinta otomotif, bahkan berhasil mencatatkan 10 ribu pemesanan
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
Penjualan Daihatsu di Indonesia terus menunjukkan tren positif, mencapai angka tertingginya di Juli 2026
20 Agustus 2026, 13:00 WIB
Sejumlah merek mobil Cina tuai hasil positif di GIIAS 2026, BYD bukukan SPK terbanyak lebih dari 4.000 SPK
20 Agustus 2026, 11:00 WIB
IEE Series 2026 diharapkan menjadi wadah diskusi dan pertemuan pihak industri, usung tema keberlanjutan