Permintaan Mobil Bekas Diprediksi Meroket Jelang Lebaran 2026
07 Maret 2026, 11:00 WIB
Nissan akan jual mobil bekas baik dari buatannya sendiri maupun merek lain untuk menggoda calon konsumen setianya
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Nissan akan jual mobil bekas baik buatannya sendiri maupun merek lain. Tidak hanya itu, mereka juga memberikan garansi kendaraan selama 6 bulan.
Seperti dilansir dari Carscoops, Nissan tengah mempersiapkan program baru tersebut di atas. Disebutkan mobil bekas yang dijual memiliki sertifikat atau kerap disebut pre-owned.
Mobil bekas dengan merek di luar Nissan terlebih dahulu telah menjalani pemeriksaan atau inspeksi. Tidak tanggung-tanggung, pengecekkan kendaraan akan dilakukan pada 84 titik sehingga memberikan rasa aman bagi calon konsumen.
Sementara mobil bekas bermerek Nissan akan dilakukan pemeriksaan sebanyak 167 titik. Garansinya sendiri lebih panjang mencapai 7 tahun atau jarak tempuh 160 ribu kilometer (mana yang tercapai lebih dulu).
Langkah ini cukup mengejutkan karena pada umumnya diler hanya memasarkan mobil bekas dari mereknya sendiri. Sedangkan Nissan menyakini mereka akan menawarkan konsumen merek di luar Nissan.
“Kami ingin membangun hubungan dengan pelanggan tentang merek dan pengalaman menggunakan Nissan. Manfaat terbesar bagi diler adalah pelanggan baru yang menemukan hal tidak biasa,” sebut Dan Mohnke, Wakil Presiden Nissan AS.
Sebenarnya Nissan bukanlah yang pertama memasarkan mobil bekas bersertifikat dari merek lain. Disebutkan Ford pernah menjalankan program serupa dan dikabarkan General Motors (GM) juga tengah bersiap mengikutinya.
Di Indonesia, diler resmi mobil baru dan memasarkan unit bekasnya cukup lazim terlihat. Sebut saja Toyota dengan showroom mobkas yang dinamakan Toyota Trust.
Lalu adapula Suzuki dengan nama Auto Value, Mazda Certified Pre-Owned dan BMW Premium Selected. Kualitas produk yang lebih terjamin menjadi salah satu keunggulannya.
Selain itu, pabrikan mobil juga bisa menjaga harga jual kembali kendaraan buatannya dengan cara ini. Oleh karena itu muncul istilah pre-owned yang memiliki arti mobil bekas pakai namun memiliki kualitas layaknya baru.
Lebih lanjut mengenai diler resmi mobil bekas Nissan hadir karena sulitnya mendapatkan uit baru. Keterbatasan pasokan karena berbagai masalah dan salah satunya adalah microcip merupakan pemicunya.
“Saya berpikir bahwa Nissan tidak akan menempuh jalan ini (menjual mobil bekas), jika pasokan mobil baru sehat. Hal ini tentang menjaga agar orang tetap datang ke toko meskipun pasokan mobil baru kami berkurang setengahnya,” ucap Ryan Hall, Nissan Kendal di dekat kawasan Miami, AS.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Maret 2026, 11:00 WIB
06 Maret 2026, 22:00 WIB
12 Februari 2026, 15:00 WIB
06 Februari 2026, 21:58 WIB
26 Januari 2026, 08:00 WIB
Terkini
08 April 2026, 11:00 WIB
Apresiasi atas komitmen berkelanjutan lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup beri penghargaan untuk Toyota
08 April 2026, 09:00 WIB
Harga BBM subsidi dipastikan tidak naik sampai akhir tahun karena pemerintah telah menyiapkan dana tambahan
08 April 2026, 07:00 WIB
Chery resmi membuka outlet baru di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, kapasitas servis 12 mobil per hari
08 April 2026, 06:00 WIB
GIICOMVEC 2026 akan diselenggarakan hari ini dan kemungkinan bakal terdampak aturan ganjil genap Jakarta
07 April 2026, 16:41 WIB
Puluhan ribu motor listrik yang dipesan disebut untuk kepala SPPG demi kelancaran operasional program MBG
07 April 2026, 15:00 WIB
Banyak konsumen menganggap PHEV tidak memiliki keuntungan serupa mobil listrik, misalnya bebas ganjil genap
07 April 2026, 15:00 WIB
Di era transisi elektrifikasi, GWM menilai mobil diesel masih punya potensi yang cukup besar di Indonesia
07 April 2026, 13:00 WIB
Sean Gelael diklaim bakal turun gunung buat meramaikan ajang GT World Challenge Asia 2026 di Sirkuit Mandalika