Neta Sebut Tidak Terusik Kenaikan PPN Karena Dapat Insentif

EV yang mengantongi TKDN 40 persen seperti Neta mendapat insentif, diklaim tak terlalu terdampak kenaikan PPN

Neta Sebut Tidak Terusik Kenaikan PPN Karena Dapat Insentif
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Kenaikan PPN 12 persen akan diterapkan mulai 1 Januari 2025. Hal ini akan berdampak pada harga mobil dan berpeluang menghambat penjualan secara nasional.

Meskipun begitu, Neta sebagai salah satu manufaktur di tanah air mengklaim bahwa sebenarnya lini mobil listrik mereka tak terlalu terdampak kenaikan PPN, selama subsidi dari pemerintah masih terus diberikan.

Perlu diketahui subsidi atau insentif mobil listrik diberikan buat merek yang telah melakukan perakitan lokal di pabrik Indonesia, total TKDN-nya (Tingkat Komponen Dalam Negeri) minimal 40 persen.

“Harapan kita dengan adanya kenaikan tersebut tidak menghentikan subsidi yang saat ini berjalan. Jadi secara tidak langsung kenaikan PPN itu dampaknya hanya satu persen, tidak terlalu signifikan,” kata Fajrul Ilhami, Director of Product, Government Relation and External Affairs PT Neta Auto Indonesia di Jakarta Utara beberapa waktu lalu.

Neta Resmikan Diler Pluit
Photo : KatadataOTO

Saat ini Neta masih menggunakan fasilitas perakitan milik PT Handal Indonesia Motor, berbagi dengan beberapa merek asal Tiongkok lainnya seperti Chery dan Jetour.

Kedua model yang dipasarkan telah dirakit lokal di fasilitas tersebut, yaitu Neta V-II dan SUV kompak Neta X. Sehingga mereka mengklaim banderolnya bisa dipertahankan kompetitif.

Bicara pabrik, pihak Neta menyadari nampaknya akan semakin banyak merek menggunakan pabrik PT Handal Indonesia Motor. Jadi tetap ada kemungkinan Neta mulai berinvestasi mendirikan pabrik sendiri di Indonesia, tetapi melihat kondisi pasar terlebih dulu.

“Kita punya possibility ke arah sana. Namun sekarang kita masih fokus untuk bisa masuk (memasarkan mobil) dengan skema (perakitan di) Handal dulu, nanti kita lihat lagi perkembangan marketnya seperti apa,” tegas Fajrul.

Neta V-II Resmi Dirakit Lokal di Bekasi, Kantongi TKDN 44 Persen
Photo : Neta Auto Indonesia

Sebagai informasi, pada akhir Mei 2024 Neta Auto Indonesia mulai melakukan perakitan lokal Neta V-II di pabrik Handal. Mereka mengklaim TKDN-nya berhasil tembus 44 persen.

Model itu mendapatkan sejumlah pembaruan dibandingkan versi terdahulu yaitu Neta V. Misal tambahan Starlight Grill, desain pelek serta lampu memanjang di pintu bagasi bernama Meteor Type-Through.

Sedangkan Neta X diluncurkan ke Indonesia pada 27 September 2024, sebelumnya diperkenalkan di pameran GIIAS 2024. Ukurannya lebih besar dan dibekali jarak tempuh lebih jauh dari Neta V (401 km) yakni 480 km berdasarkan metode pengetesan NEDC.


Terkini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia

mobil
BYD Atto 1

BYD Atto 1 Versi Baru Meluncur, Ada Tambahan LiDAR

Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru

mobil
Chery QQ

Belum Rilis, Chery QQ 3 EV Bisa Dipesan Dengan Modal Rp 5 Juta

Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta

mobil
Changan REEV

Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah

Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta

komunitas
Suzuki

Burgman Fun Rally 2026 Jadi Wadah Kumpul Komunitas Motor Suzuki

Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka

komunitas
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 Jelajah Pintu Gerbang Sumatera

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung