Nasib Suzuki XL7 Hybrid Pasca Baterainya Rusak dan Garansi Habis

Suzuki XL7 Hybrid mengusung baterai lithium ion lebih besar daripada Ertiga dan garansinya mencapai 8 tahun

Nasib Suzuki XL7 Hybrid Pasca Baterainya Rusak dan Garansi Habis
Denny Basudewa

TRENOTO – Suzuki XL7 Hybrid hadir sebagai kendaraan yang efisien dalam penggunaan bahan bakar. Mobil jenis SUV (Sport Utility Vehicle) juga menawarkan emisi karbon lebih sedikit dibandingkan sebelumnya.

Adanya teknologi SHVS (Smart Hybrid by Suzuki) dan dikawinkan dengan ISG (Integrated Starter Generator) juga baterai Lithium Ion, menjadikannya lebih ramah lingkungan.

“Suzuki XL7 Hybrid ini lebih hemat penggunaan BBM 20 persen. Hal itu yang menjadi salah satu daya tarik konsumen kami,” kata Hendra Kurniawan, Direktur Utama PT Sumber Aneka Mobil – Diler Utama Suzuki di Yogyakarta (03/07).

Photo : TrenOto

Lalu sebagai mobil yang mengusung lebih banyak teknologi kelistrikan, Suzuki XL7 Hybrid diberikan garansi baterai selama 8 tahun. Hal ini guna memberikan ketenangan bagi calon konsumennya.

Namun bagaimana nasib Suzuki XL7 Hybrid setelah baterainya rusak dan garansinya habis. Sementara harga penyimpan daya tersebut mencapai Rp14 jutaan.

Baca juga : Harga Baterai Suzuki XL7 Hybrid,Garansinya 8 Tahun

“Suzuki XL7 Hybrid sejatinya masih bisa berjalan mandiri tanpa SHVS. Karena sistemnya hadir untuk membantu akselerasi kendaraan,” ucap Harold Donnel, 4W Head of Brand Development PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) di sela-sela sesi media test drive XL7 Hybrid (04/07).

Baterai Suzuki XL7 Hybrid

Suzuki XL7 Hybrid menggunakan baterai berukuran lebih besar dari Ertiga Hybrid. Ukurannya dikatakan mencapai 10 Ah 12 V.

Komponen penyimpan daya listrik tersebut disematkan pada area bawah jok penumpang depan. Jika dikonversi maka kapasitasnya berkisar 0.12 kW.

Photo : TrenOto

Meskipun diberikan garansi oleh pihak pabrikan, namun para pemiliknya disarankan untuk memperhatikan beberapa petunjuk dari laman resmi SIS.

  • Perbaikan; melepas atau memasang baterai harus dilakukan di Diler/Bengkel Resmi Suzuki
  • Penanganan baterai atau komponen kelistrikan tidak tepat dapat menyebabkan cidera
  • Jangan melewati banjir/genangan air yang menyebabkan baterai terendam atau hindarkan baterai dari air
  • Jangan mencuci baterai dengan air
  • Jangan mengoperasikan battery pada temperatur di bawah -20’C
  • Jangan terpapar pada suhu di atas 140’C
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  • Jangan dibuang bersama sampah rumah tangga umumnya

Disebutkan bahwa untuk mendapatkan performa optimal sekaligus mempertahankan daya tahan baterai maupun kendaraan, diperlukan pemakaian wajar dan sesuai anjuran pabrikan.


Terkini

otosport
Sprint Race MotoGP Thailand 2026

Hasil Sprint Race MotoGP Thailand 2026: Kemenangan Perdana Acosta

Pedro Acosta meraih kemenangan dramatis atas Marc Marquez dalam ajang sprint race MotoGP Thailand 2026

news
Mitsubishi Colt L300

Mitsubishi Buka Diri Masuk Kopdes Merah Putih Lewat L300

Mitsubishi Indonesia siap meningkatkan produksi L300 jika mendapat pemesanan untuk program Kopdes Merah Putih

mobil
Hino

Presiden Direktur Hino Indonesia Diganti, Bawa Strategi Baru

Presiden Direktur Hino Indonesia diganti untuk memberi penyegaran dengan strategi baru yang lebih optimal

otosport
Yamaha

Yamaha Racing Indonesia Kenalkan Skuad Balap Baru, Ada Aldi Satya

Aldi Satya Mahendra akan terus menorehkan prestasi bagi skuad Yamaha Racing Indonesia sepanjang musim ini

mobil
Toyota Vios Hybrid

Pasar Sedan Kecil, Ini Alasan Toyota Luncurkan Vios Hybrid di RI

Meskipun peminatnya terbilang lebih sedikit, Vios Hybrid hadir buat memperluas jangkauan pasar Toyota

mobil
Geely dan Zeekr

Modal Zeekr Bersaing setelah Gagal di 2025, Siap Dirakit Lokal

Zeekr kembali ke RI di bawah naungan Geely Auto Indonesia dan bakal segera dirakit lokal di masa mendatang

news
Isuzu

Isuzu Kuasai 29 Persen Pangsa Pasar, Pikap Traga Laris Manis

Isuzu berhasil mempertahankan kinerja mereka sepanjang tahun lalu meski banyak rintangan yang menghadang

news
Ganjil genap Puncak

Ganjil Genap Puncak 27 Februari 2026, Awas Diputar Balik

Ganjil genap Puncak kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan khususnya di jalur utama