Impresi Pertama Changan Nevo Q05: Praktis buat Mobilitas Urban
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
Ditawarkan Rp 860 jutaan namun daya jelajah 200 km, simak modal mobil listrik Mazda MX-30 di Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT EMI (Eurokars Motor Indonesia) baru saja meluncurkan mobil listrik perdananya untuk konsumen Indonesia yaitu Mazda MX-30. Model itu menuai banyak pendapat dari berbagai pihak.
Jadi menarik karena jarak tempuh ditawarkan terbilang minim yakni 200 km. Sebagai perbandingan saat ini mobil listrik dengan daya jelajah sama adalah Wuling Air ev, dilego Rp 179 jutaan sampai Rp 200 jutaan ke atas.
Sasaran pasar Mazda MX-30 memang berbeda dari Air ev. Namun tidak dapat dipungkiri akan banyak mobil listrik China masuk Indonesia dalam waktu dekat, beberapa di antaranya mengincar konsumen di segmen premium dengan banderol kompetitif.
Menanggapi hal tersebut, pihak Mazda tidak memungkiri adanya persaingan di pasar BEV (Battery Electric Vehicle) cukup ketat.
“Kami melihat bahwa memang sekarang EV (Electric Vehicle) rata-rata range harganya di level itu (mobil China). Tetapi kami berpegang pada idealisme kami dan tidak terburu-buru mengikuti tren,” kata Ricky Thyo, Chief Operating Officer PT EMI di Jakarta belum lama ini.
Mengingat konsumen mobil listrik masih lebih terbatas dibandingkan ICE (Internal Combustion Engine), di tahap awal ini MX-30 menyasar penggemar Mazda dan konsumen yang mobilitasnya hanya di area perkotaan.
Menurut Ricky, Mazda memprioritaskan strategi yang mencakup berbagai jenis kendaraan tidak terbatas mobil listrik. Tetapi termasuk hybrid dan ICE.
“Kami tidak memiliki target definitif, MX-30 ditujukan bagi penggemar Mazda yang menyukai desain unik dan ingin memiliki EV. Kami sudah mengukur kebutuhan pasarnya,” jelas Ricky.
Kemudian Mazda yakin bakal ada banyak teknologi kendaraan ramah lingkungan terbaru diperkenalkan ke konsumen termasuk hybrid.
Di masa mendatang PT EMI berkomitmen untuk menghadirkan lebih banyak lagi kendaraan ramah lingkungan, khususnya dengan daya jelajah di atas 200 km agar dapat menyasar berbagai segmen pelanggan.
“Betul. Saya tidak pernah menyebutkan waktu secara spesifik, kami pasti akan bergerak menuju peningkatan yang lebih baik secara bertahap,” ucap tegas Ricky.
Sebagai informasi, di pasar global Mazda punya sejumlah model mobil ramah lingkungan, misalnya versi PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) dari MX-30 dan sedan EZ-6, penerus Mazda 6 mesin bensin.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Terkini
28 Agustus 2026, 22:10 WIB
BYD Mako PHEV menjadi produk terbaru yang mengisi segmen pikap double cabin, debut di Brasil lebih dulu
28 Agustus 2026, 21:10 WIB
Jorge Martin ingin melanjutkan tren positifnya pada MotoGP Aragon 2026 dengan mengalahkan Marc Marquez
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk