iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Ditawarkan Rp 860 jutaan namun daya jelajah 200 km, simak modal mobil listrik Mazda MX-30 di Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT EMI (Eurokars Motor Indonesia) baru saja meluncurkan mobil listrik perdananya untuk konsumen Indonesia yaitu Mazda MX-30. Model itu menuai banyak pendapat dari berbagai pihak.
Jadi menarik karena jarak tempuh ditawarkan terbilang minim yakni 200 km. Sebagai perbandingan saat ini mobil listrik dengan daya jelajah sama adalah Wuling Air ev, dilego Rp 179 jutaan sampai Rp 200 jutaan ke atas.
Sasaran pasar Mazda MX-30 memang berbeda dari Air ev. Namun tidak dapat dipungkiri akan banyak mobil listrik China masuk Indonesia dalam waktu dekat, beberapa di antaranya mengincar konsumen di segmen premium dengan banderol kompetitif.
Menanggapi hal tersebut, pihak Mazda tidak memungkiri adanya persaingan di pasar BEV (Battery Electric Vehicle) cukup ketat.
“Kami melihat bahwa memang sekarang EV (Electric Vehicle) rata-rata range harganya di level itu (mobil China). Tetapi kami berpegang pada idealisme kami dan tidak terburu-buru mengikuti tren,” kata Ricky Thyo, Chief Operating Officer PT EMI di Jakarta belum lama ini.
Mengingat konsumen mobil listrik masih lebih terbatas dibandingkan ICE (Internal Combustion Engine), di tahap awal ini MX-30 menyasar penggemar Mazda dan konsumen yang mobilitasnya hanya di area perkotaan.
Menurut Ricky, Mazda memprioritaskan strategi yang mencakup berbagai jenis kendaraan tidak terbatas mobil listrik. Tetapi termasuk hybrid dan ICE.
“Kami tidak memiliki target definitif, MX-30 ditujukan bagi penggemar Mazda yang menyukai desain unik dan ingin memiliki EV. Kami sudah mengukur kebutuhan pasarnya,” jelas Ricky.
Kemudian Mazda yakin bakal ada banyak teknologi kendaraan ramah lingkungan terbaru diperkenalkan ke konsumen termasuk hybrid.
Di masa mendatang PT EMI berkomitmen untuk menghadirkan lebih banyak lagi kendaraan ramah lingkungan, khususnya dengan daya jelajah di atas 200 km agar dapat menyasar berbagai segmen pelanggan.
“Betul. Saya tidak pernah menyebutkan waktu secara spesifik, kami pasti akan bergerak menuju peningkatan yang lebih baik secara bertahap,” ucap tegas Ricky.
Sebagai informasi, di pasar global Mazda punya sejumlah model mobil ramah lingkungan, misalnya versi PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) dari MX-30 dan sedan EZ-6, penerus Mazda 6 mesin bensin.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 19:00 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda