Mobil Listrik Murah Rusak Persepsi Konsumen soal LCGC
18 Februari 2026, 17:00 WIB
Setelah menampilkan kendaraan ramah lingkungan di sejumlah pameran, mobil listrik Wuling siap meluncur di Indonesia tahun ini
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Setelah menampilkan platform GSEV (Global Small Electric Vehicle) di beberapa kesempatan, mobil listrik Wuling dipastikan meluncur tahun ini. Hal tersebut disampaikan Dian Asmahani selaku Brand and Marketing Director Wuling Motors di sela acara test drive Kartini Day.
Menjadi kendaraan ramah lingkungan pertamanya pabrikan otomotif asal China tersebut memastikan bakal melakukan perakitan di kawasan Delta Mas, Cikarang, Jawa Barat
“Dirakit di sini, pokoknya keluaran pabrik Cikarang. Unik dan belum pernah dipamerkan oleh kami,” katanya Kamis (21/4/2022).
Masih terus melakukan riset, Wuling berharap mobil tersebut mampu menunjang aktivitas harian masyarakat Tanah Air.
"Belum pernah dipamerkan di manapun (mobil listrik yang akan meluncur). Modelnya masih rahasia, segmennya juga. Pokoknya ditunggu saja tahun ini," ujar Dian.
Meski enggan mengungkapkannya lebih detail, pabrikan berlambang lima berlian ini menyebut masyarakat Indonesia sudah mulai peduli akan teknologi otomotif yang terus berkembang, khususnya pada kendaraan ramah lingkungan.
Saat disingung soal harga yang akan ditawarkan Wuling enggan membocorkannya. Namun pihaknya optimis mobil terbarunya ini mampu menarik perhatian konsumen karena dipersiapkan sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia.
"Mobil listrik ini meringankan buat konsumen Indonesia. Sekarang kita juga lihat mobilitas ganjil genap juga enggak kena, jadi banyak keuntungan yang didapat oleh konsumen," tuturnya.
Telah mengembangkan mobil listrik sejak 2014, Wuling optimis kendaraannya mampu diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia.
Bertubuh mungil Platform GSEV yang ditawarkan oleh Wuling Motors diklaim mampu memudahkan pengendara melakukan manuver. Belum ada kepastian, mobil listrik tersebut bisa menggunakan konfigurasi dua atau empat tempat duduk.
Adapun kendaraan tersebut memiliki daya jelajah cukup jauh. Disebutkan jarak tempuh mobil ramah lingkungannya mulai dari 120 km hingga 300 km.
Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Motors juga menyebut mobil listrik yang di pamerkan bisa mengisi daya di rumah dengan daya minimal 2.200 watt
“Mobil listrik kami bisa diisi ulang baterainya dengan daya listrik rumahan mulai dari 2.200 watt. Untuk pengecasan dibutuhkan waktu 6 jam, namun jika menggunakan fasilitas fast charging hanya 3 jam,” jelasnya.
Platform GSEV Wuling sendiri terdiri dari desain sistem dan sel baterai, motor listrik, dan sistem control electronic. Platform tersebut diyakini mampu disesuaikan dengan profil dan preferensi konsumen di pasar kendaraan listrik secara global.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Februari 2026, 17:00 WIB
18 Februari 2026, 15:00 WIB
18 Februari 2026, 09:00 WIB
18 Februari 2026, 08:00 WIB
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Terkini
18 Februari 2026, 17:00 WIB
Seiring berjalannya waktu, harga LCGC semakin bersaing dengan mobil listrik murah dengan fitur lebih mumpuni
18 Februari 2026, 16:01 WIB
Desainer Ferrari menyebut fitur touchscreen hanya cocok untuk ponsel
18 Februari 2026, 15:00 WIB
GAC Aion mencatatkan penurunan penjualan retail di Januari 2026, jeblok 55 persen dibandingkan Desember 2025
18 Februari 2026, 14:00 WIB
Kehadiran sub merek premium Hyundai, Genesis semakin dekat ke pasar Indonesia, tawarkan empat model baru
18 Februari 2026, 13:00 WIB
Motor bebek bisa menjadi pilihan bagi masyarakat untuk bersilaturahmi ke rumah saudara saat Lebaran 2026
18 Februari 2026, 12:00 WIB
GAC siapkan setidaknya lima model baru untuk diluncurkan di Indonesia dan tidak terpaku pada mobil listrik
18 Februari 2026, 11:00 WIB
Penjualan mobil pikap di Januari 2026 mengalami penurunan dibanding Januari 2025 dengan jumlah cukup besar
18 Februari 2026, 10:00 WIB
Toyota memastikan penjualan Innova Reborn diesel masih akan dilanjutkan tahun ini, peminatnya banyak