Mobil Listrik Toyota bZ3X Mulai Dijual, Harga Rp 200 Jutaan

Hadapi persaingan ketat di China, Toyota bZ3X diluncurkan dengan banderol kompetitif mulai Rp 200 jutaan

Mobil Listrik Toyota bZ3X Mulai Dijual, Harga Rp 200 Jutaan

KatadataOTO – Manufaktur Jepang kembali gencar menghadirkan lini elektrifikasi terkhusus untuk pasar China. Belum lama ini, joint venture GAC dan Toyota meluncurkan model terbaru yakni bZ3X.

Dari segi dimensi SUV (Sport Utility Vehicle) satu ini terlihat lebih besar meskipun tetap mengusung konfigurasi 5-seater. Kabin ditawarkan lapang dan bernuansa mewah.

Diketahui ukuran P x L x T dari bZ3X adalah 4.600 mm x 1.875 mm x. 1.645 mm. Buat perbandingan, dimensi Toyota bZ4X yang dipasarkan di RI adalahi 4.690 mm x 1.860 mm x 1.600 mm.

Fascianya masih identik dengan bZ4X dan sejumlah generasi terbaru model elektrifikasi Toyota, pakai desain hammerhead.

Mobil Listrik Toyota bZ3X Mulai Dijual, Harga Rp 200 Jutaan
Photo : GAC Toyota

Soal desain, Toyota bZ3X tampil minimalis dengan sentuhan Two Tone. Area spion juga dibalut kelir hitam menambah kesan sporti dari SUV tersebut dan nuansa sleek diperkuat lewat pemakaian door handle model flush.

Pilihan warna ditawarkan beragam, ada tujuh yaitu Sky White, Pure Snow White, Distant Mountain Gray, Bright Moon Silver, Vast Black, Sky Pink serta Cyber Gold.

Sedangkan ukuran peleknya tersedia dua opsi berukuran 18 ataupun 19 inci menyesuaikan selera dan kebutuhan calon konsumennya.

Kehadiran Toyota bZ3X bermaksud mendongkrak penjualan di Tiongkok. Supaya menjangkau beragam konsumen banderolnya dibuat kompetitif.

Ada tiga varian ditawarkan yakni 430 Air+, 520 Pro+ dan 620 Max di kisaran harga 100.000 yuan sampai 200.000 yuan atau setara Rp 219.6 jutaan-Rp 439,2 jutaan jika dikonversi ke dalam kurs rupiah.

Hanya saja sejauh ini pihak Toyota baru bakal menjual bZ3X di pasar China saja. Belum ada informasi apakah model banderol terjangkau itu berpeluang dipasarkan di negara lain seperti ASEAN.

Toyota bZ4X KTT AIS Forum 2023
Photo : Toyota

Di Indonesia, PT TAM (Toyota Astra Motor) baru memasarkan satu model kendaraan listrik murni atau BEV (Battery Electric Vehicle) yaitu bZ4X. Nampaknya mereka lebih fokus pada mobil hybrid karena diminati konsumen.

Selain banderol terjangkau, pengguna mobil hybrid tidak perlu mencari SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) karena dapat diisi bensin layaknya mobil konvensional. Namun konsumsinya diklaim lebih efisien.

Harga Toyota bZ4X juga masih tergolong tinggi, mengingat model itu diimpor utuh dari Jepang. Banderolnya Rp 1,19 miliar OTR (On The Road) Jakarta.


Terkini

news
Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini

news
Tarif tol

Jasa Marga Bebaskan Tarif Tol Saat Arus Balik, Simak Aturannya

Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik

mobil
Nissan

Nissan Jual Pabrik Pada Renault Demi Selamatkan Perusahaan

Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan

mobil
Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen

otosport
MotoGP Amerika 2025

Drama MotoGP Amerika 2025: Bos Trackhouse Mau Ada Aturan Tegas

MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan

mobil
Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik

news
Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi

news
Arus balik Lebaran 2025

Hindari Puncak Arus Balik, Jangan Sembarangan Pilih Tanggal

Kepolisian memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 terjadi di akhir pekan, masyarakat diminta waspada