Perhatikan Hal Ini sebelum Perjalanan Jauh Pakai Mobil Listrik
04 April 2025, 12:00 WIB
Mobil LIstrik buatan Universitas Gajah Mada (UGM) bernama GaTe akan digunakan untuk bandara seluruh Indonesia
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Terus melakukan inovasi, Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan mobil listrik karya anak bangsa. Kendaraan bernama GATe (Gadjahmada Airport Transporter Electronic) secara resmi diserahkan kepada Kementerian Perhubungan.
Terdapat 6 unit mobil, penyerahaan secara simbolis diberikan pada Direktur Penelitian UGM, Prof. Dr. Mustofa, Apt., M. Kes kepada Dirjen Perhubungan Udara, Novie Riyanto Raharjo, disaksikan Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, dan Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Alumni, Prof. Dr. Paripurna, S.H., M.Hum., LL.M di Grha Sabha Pramana.
Bersama beberapa sponsor, Kementerian Perhubungan akan menggunakan 6 unit GATe sebagai kendaraan di bandara seluruh Indonesia. Langkah ini diambil sebagai uji coba prototipe secara langsung.
Mitra kerja sama berencana mengoperasikan 6 unit GATe, yaitu 2 unit dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan RI. 4 unit masing-masing dari PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II, Grab dan Gojek.
Melalui keterangan resminya, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi memberikan mobil listrik GATe sebagai hasil kerja sama yang dipayungi semangat Indonesia untuk memimpin G20 dan fokus pada lingkungan.
“Oleh karenanya kami bersepakat keenam kendaraan GATe ini akan kita operasionalkan di Soekarno Hatta 3 dan 3 di YIA. Ini ada 6 kendaraan yang akan hilir mudik menjadi kebanggaan kita," kata Budi.
Meski sudah terpesan, mobil ramah lingkungan tersebut rencananya baru akan diproduksi tahun depan. Karena itu, pihak UGM belum bisa membeberkan spesifikasi resmi kendaraan secara lengkap.
Meski demikian, bocorannya, mobil listrik tersebut dibenamkan baterai berkapasitas 150 Hz dan memiliki kemampuan berjalan hingga 70 km. Kecepatan maksimal yang mampi dicapai yakni 21 kilometer per jam.
Wakil Rektor bidang Kerja Sama dan Alumni, Paripurna Sugarda berharap, penggunaan prototipe mobil listrik tersebut mampu menjadi moyivasi bagi UGM untuk mengembangkan kendaraan listrik di Indonesia maupun dunia. Tak hanya sebagai konsumen, peran tersebut meliputi sisi desain, prototyping, pengujian sampai manufacturing komponen-komponen kendaraan listrik secara utuh.
“Sehingga Indonesia tidak hanya konsumen tapi turut aktif sebagai produsen. Ini merupakan realisasi kerja sama antara industri dan perguruan tinggi, pemerintah dan masyarakat," paparnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 April 2025, 12:00 WIB
04 April 2025, 06:00 WIB
03 April 2025, 12:00 WIB
02 April 2025, 12:00 WIB
02 April 2025, 08:20 WIB
Terkini
04 April 2025, 16:00 WIB
Kemacetan di Puncak Bogor menurun setelah adanya larangan angkot untuk beroperasi selama arus balik Lebaran
04 April 2025, 14:00 WIB
Jasa Marga mencatat bahwa sudah ada 455.994 balik ke Jabotabek sehingga rekayasa lalu lintas sudah harus disiapkan
04 April 2025, 12:00 WIB
Penting bagi pemudik pengguna mobil listrik untuk selalu melakukan pengecekan ke bengkel sebelum perjalanan
04 April 2025, 10:00 WIB
Kakorlantas Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 bakal dimulai pada Sabtu (05/04) sampai Senin
04 April 2025, 08:00 WIB
Kondisinya semakin membaik, Jorge Martin bersiap kembali berlaga membela Aprilia di MotoGP Qatar 2025
04 April 2025, 06:00 WIB
Versi terbaru dari Hyundai Ioniq 6 resmi dirilis di negara asalnya, varian N Line hadir menambah pilihan
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota