Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Hadapi persaingan ketat di segmen elektrifikasi, mobil listrik BMW akan dilengkapi teknologi dari Cina
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pesatnya perkembangan otomotif Cina membuat berbagai merek global melibatkan pabrikan Tiongkok dalam pengembangan kendaraan listrik.
Laporan terbarunya, merek mobil mewah asal Jerman, BMW dikabarkan memilih perusahaan teknologi Cina yakni Momenta untuk berkolaborasi sediakan ADAS (Advanced Driver Assistance System).
Langkah ini sebelumnya turut dilakukan oleh Mercedes-Benz. Mereka telah lebih dulu menggandeng Momenta buat bekerja sama.
Dikutip dari Carnewschina, Selasa (15/07) mobil listrik BMW yang pakai ADAS dari merek Cina adalah iX3, bagian dari seri Neue Klasse.
Produksi massal BMW iX3 akan dimulai paruh kedua tahun ini di fasilitas perakitan BMW di Hungaria, dan resmi diluncurkan ke konsumen pada akhir 2025.
Lebih lanjut dijelaskan, semua lini kendaraan dalam seri Neue Klasse akan dilengkapi ADAS dari Momenta. Selain SUV (Sport Utility Vehicle) iX3, ada sedan BMW i3.
Di Cina, kolaborasi bersama Momenta diklaim menjadi modal utama BMW bersaing dengan rival lokal lainnya seperti Li Auto, Aito, Xiaomi sampai Nio.
Tidak hanya mobil listrik, semua model Neue Klasse nantinya juga mencakup mobil hybrid. Sehingga diharapkan dapat memberikan variasi ke para pelanggan.
BMW bukan merek pertama yang melibatkan manufaktur Tiongkok dalam pengembangan mobil listrik.
Merek ternama Jepang seperti Toyota sudah mengambil langkah itu. Keterlibatan Cina membuat lini produk Toyota semakin berlimpah fitur dan dijual dengan harga kompetitif.
Contohnya Toyota bZ3X. Hanya dalam beberapa bulan setelah peluncuran, model itu telah dikirim ke konsumen sebanyak 20.000 unit.
Sebab harga Toyota bZ3X terbilang kompetitif di Tiongkok, mulai dari 109.800 yuan atau sekitar Rp 248,9 jutaan.
Dengan banderol tersebut, konsumen bisa mendapatkan teknologi terkini termasuk sensor Lidar.
Nissan juga menggandeng produsen lokal Dongfeng Motor untuk memproduksi sedan listrik N7.
Keduanya menuai respons positif dari konsumen lokal. Bahkan Nissan berencana menjual N7 dan model lain ke pasar global.
Meskipun begitu, belum ada kolaborasi serupa di Indonesia. Lalu, kecil kemungkinan produk kolaborasi merek Jepang di Tiongkok mengaspal di RI.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 16:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat