EV Menjamur, Nyawa Industri Komponen Masih 20 Tahun Lagi
21 September 2026, 11:16 WIB
Hadapi persaingan ketat di segmen elektrifikasi, mobil listrik BMW akan dilengkapi teknologi dari Cina
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pesatnya perkembangan otomotif Cina membuat berbagai merek global melibatkan pabrikan Tiongkok dalam pengembangan kendaraan listrik.
Laporan terbarunya, merek mobil mewah asal Jerman, BMW dikabarkan memilih perusahaan teknologi Cina yakni Momenta untuk berkolaborasi sediakan ADAS (Advanced Driver Assistance System).
Langkah ini sebelumnya turut dilakukan oleh Mercedes-Benz. Mereka telah lebih dulu menggandeng Momenta buat bekerja sama.
Dikutip dari Carnewschina, Selasa (15/07) mobil listrik BMW yang pakai ADAS dari merek Cina adalah iX3, bagian dari seri Neue Klasse.
Produksi massal BMW iX3 akan dimulai paruh kedua tahun ini di fasilitas perakitan BMW di Hungaria, dan resmi diluncurkan ke konsumen pada akhir 2025.
Lebih lanjut dijelaskan, semua lini kendaraan dalam seri Neue Klasse akan dilengkapi ADAS dari Momenta. Selain SUV (Sport Utility Vehicle) iX3, ada sedan BMW i3.
Di Cina, kolaborasi bersama Momenta diklaim menjadi modal utama BMW bersaing dengan rival lokal lainnya seperti Li Auto, Aito, Xiaomi sampai Nio.
Tidak hanya mobil listrik, semua model Neue Klasse nantinya juga mencakup mobil hybrid. Sehingga diharapkan dapat memberikan variasi ke para pelanggan.
BMW bukan merek pertama yang melibatkan manufaktur Tiongkok dalam pengembangan mobil listrik.
Merek ternama Jepang seperti Toyota sudah mengambil langkah itu. Keterlibatan Cina membuat lini produk Toyota semakin berlimpah fitur dan dijual dengan harga kompetitif.
Contohnya Toyota bZ3X. Hanya dalam beberapa bulan setelah peluncuran, model itu telah dikirim ke konsumen sebanyak 20.000 unit.
Sebab harga Toyota bZ3X terbilang kompetitif di Tiongkok, mulai dari 109.800 yuan atau sekitar Rp 248,9 jutaan.
Dengan banderol tersebut, konsumen bisa mendapatkan teknologi terkini termasuk sensor Lidar.
Nissan juga menggandeng produsen lokal Dongfeng Motor untuk memproduksi sedan listrik N7.
Keduanya menuai respons positif dari konsumen lokal. Bahkan Nissan berencana menjual N7 dan model lain ke pasar global.
Meskipun begitu, belum ada kolaborasi serupa di Indonesia. Lalu, kecil kemungkinan produk kolaborasi merek Jepang di Tiongkok mengaspal di RI.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 September 2026, 11:16 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
19 September 2026, 21:00 WIB
17 September 2026, 15:00 WIB
17 September 2026, 13:00 WIB
Terkini
21 September 2026, 21:00 WIB
Menurut catatan, Daihatsu berhasil meniagakan hingga 97 ribu mobil baru sejak Januari hingga Agustus 2026
21 September 2026, 19:00 WIB
Hyundai dan Shell resmi melanjutkan kerja sama di Indonesia, untuk memberikan pelayanan terbaik ke pelanggan
21 September 2026, 15:43 WIB
KatadataOTO berkesempatan untuk menguji kemampuan SUV mewah Toyota Land Cruiser 300 Hybrid EV di Gumuk Pasir
21 September 2026, 11:16 WIB
Tingginya jumlah mobil bensin yang beredar, bisa membuat industri komponen bisa terus bertahan cukup lama
21 September 2026, 06:00 WIB
Agar lebih nyaman dalam berkendara di jalan-jalan protokol Ibu Kota, patuhi aturan Ganjil Genap Jakarta
21 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta kembali beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda, simak persyaratan dan biayanya
21 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua lokasi berbeda, agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat
20 September 2026, 21:41 WIB
Ajang Polytron Fest 51 memperlihatkan arah baru perusahaan yang semakin serius di industri otomotif Indonesia