Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Hadapi persaingan ketat di segmen elektrifikasi, mobil listrik BMW akan dilengkapi teknologi dari Cina
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pesatnya perkembangan otomotif Cina membuat berbagai merek global melibatkan pabrikan Tiongkok dalam pengembangan kendaraan listrik.
Laporan terbarunya, merek mobil mewah asal Jerman, BMW dikabarkan memilih perusahaan teknologi Cina yakni Momenta untuk berkolaborasi sediakan ADAS (Advanced Driver Assistance System).
Langkah ini sebelumnya turut dilakukan oleh Mercedes-Benz. Mereka telah lebih dulu menggandeng Momenta buat bekerja sama.
Dikutip dari Carnewschina, Selasa (15/07) mobil listrik BMW yang pakai ADAS dari merek Cina adalah iX3, bagian dari seri Neue Klasse.
Produksi massal BMW iX3 akan dimulai paruh kedua tahun ini di fasilitas perakitan BMW di Hungaria, dan resmi diluncurkan ke konsumen pada akhir 2025.
Lebih lanjut dijelaskan, semua lini kendaraan dalam seri Neue Klasse akan dilengkapi ADAS dari Momenta. Selain SUV (Sport Utility Vehicle) iX3, ada sedan BMW i3.
Di Cina, kolaborasi bersama Momenta diklaim menjadi modal utama BMW bersaing dengan rival lokal lainnya seperti Li Auto, Aito, Xiaomi sampai Nio.
Tidak hanya mobil listrik, semua model Neue Klasse nantinya juga mencakup mobil hybrid. Sehingga diharapkan dapat memberikan variasi ke para pelanggan.
BMW bukan merek pertama yang melibatkan manufaktur Tiongkok dalam pengembangan mobil listrik.
Merek ternama Jepang seperti Toyota sudah mengambil langkah itu. Keterlibatan Cina membuat lini produk Toyota semakin berlimpah fitur dan dijual dengan harga kompetitif.
Contohnya Toyota bZ3X. Hanya dalam beberapa bulan setelah peluncuran, model itu telah dikirim ke konsumen sebanyak 20.000 unit.
Sebab harga Toyota bZ3X terbilang kompetitif di Tiongkok, mulai dari 109.800 yuan atau sekitar Rp 248,9 jutaan.
Dengan banderol tersebut, konsumen bisa mendapatkan teknologi terkini termasuk sensor Lidar.
Nissan juga menggandeng produsen lokal Dongfeng Motor untuk memproduksi sedan listrik N7.
Keduanya menuai respons positif dari konsumen lokal. Bahkan Nissan berencana menjual N7 dan model lain ke pasar global.
Meskipun begitu, belum ada kolaborasi serupa di Indonesia. Lalu, kecil kemungkinan produk kolaborasi merek Jepang di Tiongkok mengaspal di RI.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026