Pasar Mobil Hybrid Juli 2026 di Indonesia: PHEV dan HEV Kompak Turun
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
Mitsubishi juga punya produk Multi Purpose Vehicle atau MPV hybrid yakni Xpander, namun belum dipasarkan di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mitsubishi masih menanti waktu yang tepat untuk menghadirkan lini kendaraan penumpang dengan teknologi hybrid. Meskipun sejumlah rival lain asal Jepang sudah mulai terjun ke segmen Hybrid Electric Vehicle (HEV).
Pada ajang GJAW 2025, Toyota akhirnya meluncurkan Veloz Hybrid, menjadi opsi menarik baru buat konsumen. Harganya terbilang cukup kompetitif, berada di bawah Innova Zenix yakni mulai dari Rp 299 jutaan.
Di sisi lain, Mitsubishi sudah punya Xpander Hybrid yang debut lebih dulu di Thailand pada awal Februari 2025.
Thailand dipilih karena kebijakan pemerintah yang mendukung, ditambah populasi serta tren mobil hybrid semakin bertumbuh di sana.
Di Indonesia, trennya juga mulai terlihat positif dan penjualannya cukup tinggi. Sehingga kehadiran Xpander Hybrid bisa jadi hal menarik.
Pihak Mitsubishi turut menanggapi hadirnya Toyota Veloz Hybrid di Indonesia pada perhelatan GJAW 2025.
“Seperti yang Anda ketahui, di Thailand kita punya Xpander Hybrid. Kita juga (sudah) punya produk mobil hybrid,” kata Yoshio Igarashi, Director of Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di sela GJAW 2025, belum lama ini.
Dia tidak menampik masih ada rencana menghadirkan Xpander Hybrid buat pasar Indonesia. Namun pihaknya masih menanti waktu yang tepat.
Ada kemungkinan, kondisi ekonomi dan lemahnya daya beli konsumen saat ini jadi alasan Mitsubishi menunggu momentum tepat buat memboyong Xpander Hybrid.
Menjelang akhir tahun, Mitsubishi lebih pilih menghadirkan Sport Utility Vehicle (SUV) 7-seater yakni Destinator. Model itu berhasil mengumpulkan belasan ribu Surat Pemesanan Kendaraan atau SPK sejak peluncurannya.
“Buat Indonesia, kami masih mempelajari dulu apa yang harus dilakukan untuk memperkenalkan produk hybrid,” tegas Igarashi.
Sekadar informasi di Thailand baik Xpander dan Xpander Cross telah disematkan teknologi hybrid dipadukan mesin berkubikasi 1.600 cc.
Berkat penambahan teknologi tersebut pengemudi disuguhkan EV Drive Mode, di mana mobil bisa digerakkan dengan motor elektrik dan menawarkan sensasi berkendara mobil listrik.
Mitsubishi Xpander Hybrid dijual seharga 912.000 baht atau sekitar Rp 405 jutaan. Sedangkan Xpander Cross dibanderol 946.000 baht, setara Rp 420,1 jutaan dalam kurs rupiah.
Banderol tersebut bakal lebih tinggi jika di Indonesia. Dikarenakan insentif mobil hybrid di dalam negeri lebih kecil.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
08 Agustus 2026, 11:00 WIB
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
05 Agustus 2026, 08:00 WIB
Terkini
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol