Mitsubishi Destinator, SUV 7 Seater Teman Berbagai Aktivitas
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi juga punya produk Multi Purpose Vehicle atau MPV hybrid yakni Xpander, namun belum dipasarkan di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mitsubishi masih menanti waktu yang tepat untuk menghadirkan lini kendaraan penumpang dengan teknologi hybrid. Meskipun sejumlah rival lain asal Jepang sudah mulai terjun ke segmen Hybrid Electric Vehicle (HEV).
Pada ajang GJAW 2025, Toyota akhirnya meluncurkan Veloz Hybrid, menjadi opsi menarik baru buat konsumen. Harganya terbilang cukup kompetitif, berada di bawah Innova Zenix yakni mulai dari Rp 299 jutaan.
Di sisi lain, Mitsubishi sudah punya Xpander Hybrid yang debut lebih dulu di Thailand pada awal Februari 2025.
Thailand dipilih karena kebijakan pemerintah yang mendukung, ditambah populasi serta tren mobil hybrid semakin bertumbuh di sana.
Di Indonesia, trennya juga mulai terlihat positif dan penjualannya cukup tinggi. Sehingga kehadiran Xpander Hybrid bisa jadi hal menarik.
Pihak Mitsubishi turut menanggapi hadirnya Toyota Veloz Hybrid di Indonesia pada perhelatan GJAW 2025.
“Seperti yang Anda ketahui, di Thailand kita punya Xpander Hybrid. Kita juga (sudah) punya produk mobil hybrid,” kata Yoshio Igarashi, Director of Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di sela GJAW 2025, belum lama ini.
Dia tidak menampik masih ada rencana menghadirkan Xpander Hybrid buat pasar Indonesia. Namun pihaknya masih menanti waktu yang tepat.
Ada kemungkinan, kondisi ekonomi dan lemahnya daya beli konsumen saat ini jadi alasan Mitsubishi menunggu momentum tepat buat memboyong Xpander Hybrid.
Menjelang akhir tahun, Mitsubishi lebih pilih menghadirkan Sport Utility Vehicle (SUV) 7-seater yakni Destinator. Model itu berhasil mengumpulkan belasan ribu Surat Pemesanan Kendaraan atau SPK sejak peluncurannya.
“Buat Indonesia, kami masih mempelajari dulu apa yang harus dilakukan untuk memperkenalkan produk hybrid,” tegas Igarashi.
Sekadar informasi di Thailand baik Xpander dan Xpander Cross telah disematkan teknologi hybrid dipadukan mesin berkubikasi 1.600 cc.
Berkat penambahan teknologi tersebut pengemudi disuguhkan EV Drive Mode, di mana mobil bisa digerakkan dengan motor elektrik dan menawarkan sensasi berkendara mobil listrik.
Mitsubishi Xpander Hybrid dijual seharga 912.000 baht atau sekitar Rp 405 jutaan. Sedangkan Xpander Cross dibanderol 946.000 baht, setara Rp 420,1 jutaan dalam kurs rupiah.
Banderol tersebut bakal lebih tinggi jika di Indonesia. Dikarenakan insentif mobil hybrid di dalam negeri lebih kecil.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
13 Oktober 2026, 18:03 WIB
04 Oktober 2026, 22:30 WIB
29 September 2026, 16:17 WIB
28 September 2026, 12:39 WIB
Terkini
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
BYD Flash Charging bisa digunakan untuk lini mobil listrik Danza yang dipasarkan di Indonesia, seperti D9