Market Share Mitsubishi Tumbuh, Tahun Ini Incar Double Digit
02 Maret 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi juga punya produk Multi Purpose Vehicle atau MPV hybrid yakni Xpander, namun belum dipasarkan di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mitsubishi masih menanti waktu yang tepat untuk menghadirkan lini kendaraan penumpang dengan teknologi hybrid. Meskipun sejumlah rival lain asal Jepang sudah mulai terjun ke segmen Hybrid Electric Vehicle (HEV).
Pada ajang GJAW 2025, Toyota akhirnya meluncurkan Veloz Hybrid, menjadi opsi menarik baru buat konsumen. Harganya terbilang cukup kompetitif, berada di bawah Innova Zenix yakni mulai dari Rp 299 jutaan.
Di sisi lain, Mitsubishi sudah punya Xpander Hybrid yang debut lebih dulu di Thailand pada awal Februari 2025.
Thailand dipilih karena kebijakan pemerintah yang mendukung, ditambah populasi serta tren mobil hybrid semakin bertumbuh di sana.
Di Indonesia, trennya juga mulai terlihat positif dan penjualannya cukup tinggi. Sehingga kehadiran Xpander Hybrid bisa jadi hal menarik.
Pihak Mitsubishi turut menanggapi hadirnya Toyota Veloz Hybrid di Indonesia pada perhelatan GJAW 2025.
“Seperti yang Anda ketahui, di Thailand kita punya Xpander Hybrid. Kita juga (sudah) punya produk mobil hybrid,” kata Yoshio Igarashi, Director of Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di sela GJAW 2025, belum lama ini.
Dia tidak menampik masih ada rencana menghadirkan Xpander Hybrid buat pasar Indonesia. Namun pihaknya masih menanti waktu yang tepat.
Ada kemungkinan, kondisi ekonomi dan lemahnya daya beli konsumen saat ini jadi alasan Mitsubishi menunggu momentum tepat buat memboyong Xpander Hybrid.
Menjelang akhir tahun, Mitsubishi lebih pilih menghadirkan Sport Utility Vehicle (SUV) 7-seater yakni Destinator. Model itu berhasil mengumpulkan belasan ribu Surat Pemesanan Kendaraan atau SPK sejak peluncurannya.
“Buat Indonesia, kami masih mempelajari dulu apa yang harus dilakukan untuk memperkenalkan produk hybrid,” tegas Igarashi.
Sekadar informasi di Thailand baik Xpander dan Xpander Cross telah disematkan teknologi hybrid dipadukan mesin berkubikasi 1.600 cc.
Berkat penambahan teknologi tersebut pengemudi disuguhkan EV Drive Mode, di mana mobil bisa digerakkan dengan motor elektrik dan menawarkan sensasi berkendara mobil listrik.
Mitsubishi Xpander Hybrid dijual seharga 912.000 baht atau sekitar Rp 405 jutaan. Sedangkan Xpander Cross dibanderol 946.000 baht, setara Rp 420,1 jutaan dalam kurs rupiah.
Banderol tersebut bakal lebih tinggi jika di Indonesia. Dikarenakan insentif mobil hybrid di dalam negeri lebih kecil.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Maret 2026, 13:00 WIB
01 Maret 2026, 16:00 WIB
28 Februari 2026, 13:00 WIB
27 Februari 2026, 09:00 WIB
26 Februari 2026, 16:00 WIB
Terkini
02 Maret 2026, 16:06 WIB
Lamborghini memutuskan untuk hadirkan Lanzador sebagai PHEV, EV murni masih belum berhasil menjaring peminat
02 Maret 2026, 14:00 WIB
Usaha rental mobil ikut terdampak di tengah lesunya ekonomi dan adanya efisiensi atau pemotongan anggaran
02 Maret 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Indonesia menyiapkan setidaknya empat strategi untuk bisa mewujudkan targetnya pada tahun ini
02 Maret 2026, 12:00 WIB
Geely siap mengawal pelanggannya saat mudik Lebaran 2026 dengan membuka 11 diler di sejumlah kota besar
02 Maret 2026, 11:00 WIB
Selama musim mudik 2026, Hino akan membuka sejumlah posko mudik yang siap mengawal perjalanan pelanggan
02 Maret 2026, 10:00 WIB
Yamaha ingin berkolaborasi dengan Agrinas Pangan Nusantara untuk memasok motor baru bagi Koperasi Merah Putih
02 Maret 2026, 08:03 WIB
Pedro Acosta sukses mengamankan 32 poin di Thailand untuk bisa berebut puncak klasemen sementara MotoGP 2026
02 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta pertama di Maret 2026 akan diawasi ketat oleh pihak kepolisian yang terus berjaga