Mitsubishi Destinator Andalkan Mesin Turbo yang Responsif dan Efisien
27 Juni 2026, 09:00 WIB
Mitsubishi juga punya produk Multi Purpose Vehicle atau MPV hybrid yakni Xpander, namun belum dipasarkan di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mitsubishi masih menanti waktu yang tepat untuk menghadirkan lini kendaraan penumpang dengan teknologi hybrid. Meskipun sejumlah rival lain asal Jepang sudah mulai terjun ke segmen Hybrid Electric Vehicle (HEV).
Pada ajang GJAW 2025, Toyota akhirnya meluncurkan Veloz Hybrid, menjadi opsi menarik baru buat konsumen. Harganya terbilang cukup kompetitif, berada di bawah Innova Zenix yakni mulai dari Rp 299 jutaan.
Di sisi lain, Mitsubishi sudah punya Xpander Hybrid yang debut lebih dulu di Thailand pada awal Februari 2025.
Thailand dipilih karena kebijakan pemerintah yang mendukung, ditambah populasi serta tren mobil hybrid semakin bertumbuh di sana.
Di Indonesia, trennya juga mulai terlihat positif dan penjualannya cukup tinggi. Sehingga kehadiran Xpander Hybrid bisa jadi hal menarik.
Pihak Mitsubishi turut menanggapi hadirnya Toyota Veloz Hybrid di Indonesia pada perhelatan GJAW 2025.
“Seperti yang Anda ketahui, di Thailand kita punya Xpander Hybrid. Kita juga (sudah) punya produk mobil hybrid,” kata Yoshio Igarashi, Director of Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di sela GJAW 2025, belum lama ini.
Dia tidak menampik masih ada rencana menghadirkan Xpander Hybrid buat pasar Indonesia. Namun pihaknya masih menanti waktu yang tepat.
Ada kemungkinan, kondisi ekonomi dan lemahnya daya beli konsumen saat ini jadi alasan Mitsubishi menunggu momentum tepat buat memboyong Xpander Hybrid.
Menjelang akhir tahun, Mitsubishi lebih pilih menghadirkan Sport Utility Vehicle (SUV) 7-seater yakni Destinator. Model itu berhasil mengumpulkan belasan ribu Surat Pemesanan Kendaraan atau SPK sejak peluncurannya.
“Buat Indonesia, kami masih mempelajari dulu apa yang harus dilakukan untuk memperkenalkan produk hybrid,” tegas Igarashi.
Sekadar informasi di Thailand baik Xpander dan Xpander Cross telah disematkan teknologi hybrid dipadukan mesin berkubikasi 1.600 cc.
Berkat penambahan teknologi tersebut pengemudi disuguhkan EV Drive Mode, di mana mobil bisa digerakkan dengan motor elektrik dan menawarkan sensasi berkendara mobil listrik.
Mitsubishi Xpander Hybrid dijual seharga 912.000 baht atau sekitar Rp 405 jutaan. Sedangkan Xpander Cross dibanderol 946.000 baht, setara Rp 420,1 jutaan dalam kurs rupiah.
Banderol tersebut bakal lebih tinggi jika di Indonesia. Dikarenakan insentif mobil hybrid di dalam negeri lebih kecil.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Juni 2026, 09:00 WIB
26 Juni 2026, 22:57 WIB
29 Mei 2026, 21:16 WIB
29 Mei 2026, 09:00 WIB
28 Mei 2026, 15:00 WIB
Terkini
16 Juli 2026, 07:00 WIB
Mobil listrik mungil Honda Super One bakal hadir di GIIAS 2026, mengincar pengguna mobil konvensional
16 Juli 2026, 06:00 WIB
Sistem pengaturan lalu lintas di Ibu Kota hingga saat ini masih mengandalkan ganjil genap Jakarta salah satunya
16 Juli 2026, 06:00 WIB
Ada beberapa dokumen yang harus dipersiapkan sebelum melakukan perpanjangan SIM di SIM keliling Jakarta
15 Juli 2026, 20:00 WIB
Toyota Motor Manufacturing Indonesia bertekad untuk terus melahirkan siswa-siswa SMK yang berkualitas
15 Juli 2026, 19:05 WIB
Versi produksi dari Chery X tampaknya sudah mulai dites jalan, bakal diperkenalkan secara resmi di GIIAS 2026
15 Juli 2026, 09:00 WIB
Pada bulan ini beberapa harga motor matic 150 cc mengalami kenaikan, sementara untuk jumlahnya bervariasi
15 Juli 2026, 07:00 WIB
Insentif EV, menurut Gaikindo seharusnya bisa diperluas ke jenis berbagai kendaraan ramah lingkungan lain
15 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu cara pemerintah Ibu Kota untuk bisa mengurai kemacetan jalan