5 Fitur Mitsubishi Xforce yang Manjakan Konsumen
29 April 2026, 22:43 WIB
Mitsubishi resmi tinggalkan Cina setelah kalah bersaing dengan pabrikan mobil lokal yang fokus ke elektrifikasi
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Mitsubishi Motors Corporation resmi mengakhiri kerja samanya dengan Shenyang Aerospace Mit. Engine Mfg. Ltd. Selama ini keduanya mengoperasikan Shenyang Aerospace Mitsubishi sebagai perusahaan Joint Venture untuk pasar Cina.
Keputusan Mitsubishi meninggalkan kerja sama menjadi titik dimana mereka sepenuhnya meninggalkan pasar otomotif Cina setelah menghentikan produksi di 2024. Langkah ini juga menunjukkan bahwa perusahaan bakal lebih fokus untuk menggarap pasar-pasar yang dinilai potensial buat mereka.
Shenyang Aerospace Mitsubishi didirikan pada 1997 dan menjadi cara perusahaan berlogo tiga berlian guna masuk ke Cina. Mereka memproduksi mesin mobil untuk kendaraan bermerek Mitsubishi serta beberapa brand lain.
Namun, pada 2 Juli 2025 perusahaan berganti nama menjadi Shenyang Guoqing Power Technology Co., Ltd., dengan Mitsubishi Motors, Mitsubishi Corporation, keluar sebagai pemegang saham.
Dalam penyataannya, Mitsubishi Motors menyebut transformasi pesat industri otomotif Tiongkok menjadi alasan mereka keluar dari persaingan. Perusahaan pun menekankan penilaian ulang strategis atas prioritas regionalnya.
Situasi ini menunjukkan betapa besarnya tantangan yang dihadapi pabrikan mobil asih di pasar elektrifikasi Cina. Merek-merek domestik seperti BYD kini lebih mendominasi operasi lokal sementara perusahaan Joint Venture kesulitan bertahan.
"Lanskap otomotif Cina telah menjadi medan pertempuran bagi inovasi kendaraan listrik, di mana produsen mobil lama kesulitan bersaing. Mundurnya Mitsubishi menunjukkan perubahan yang tak terelakkan,” ungkap Chen Liwei, industry analyst Cina.
Sementara itu di Indonesia pasar Mitsubishi terbilang masih kuat. Pada semester 1 2025, pabrikan tersebut telah telah mencatatkan wholesales sebesar 31.081 unit sementara retailsales sebanyak 32.445 unit.
Angka tersebut membuat mereka duduk di posisi keempat pabrikan mobil terlaris di Indonesia. Pencapaian itu pun dipercaya bakal terus meningkat karena adanya model baru yaitu Mitsubishi Destinator.
Masuk di segmen SUV, Mitsubishi Destinator hadir dengan beragam keunggulan menarik buat para pelanggan. Salah satunya adalah kapasitasnya yang mampu menampung tujuh orang dalam satu kali angkut.
Mobil pun menggunakan mesin 4B40 berkubikasi 1.500 cc dilengkapi teknologi turbo yang mampu menghasilkan tenaga 160 hp dan torsi puncak 250 Nm. Walau performanya besar tapi konsumsi bahan bakarnya diklaim tetap efisien.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
29 April 2026, 22:43 WIB
29 April 2026, 07:00 WIB
10 April 2026, 15:04 WIB
07 April 2026, 11:06 WIB
03 April 2026, 15:39 WIB
Terkini
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil