VinFast Siap Luncurkan Motor Listrik di Awal Semester II 2026
10 Februari 2026, 12:00 WIB
Mitsubishi resmi tinggalkan Cina setelah kalah bersaing dengan pabrikan mobil lokal yang fokus ke elektrifikasi
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Mitsubishi Motors Corporation resmi mengakhiri kerja samanya dengan Shenyang Aerospace Mit. Engine Mfg. Ltd. Selama ini keduanya mengoperasikan Shenyang Aerospace Mitsubishi sebagai perusahaan Joint Venture untuk pasar Cina.
Keputusan Mitsubishi meninggalkan kerja sama menjadi titik dimana mereka sepenuhnya meninggalkan pasar otomotif Cina setelah menghentikan produksi di 2024. Langkah ini juga menunjukkan bahwa perusahaan bakal lebih fokus untuk menggarap pasar-pasar yang dinilai potensial buat mereka.
Shenyang Aerospace Mitsubishi didirikan pada 1997 dan menjadi cara perusahaan berlogo tiga berlian guna masuk ke Cina. Mereka memproduksi mesin mobil untuk kendaraan bermerek Mitsubishi serta beberapa brand lain.
Namun, pada 2 Juli 2025 perusahaan berganti nama menjadi Shenyang Guoqing Power Technology Co., Ltd., dengan Mitsubishi Motors, Mitsubishi Corporation, keluar sebagai pemegang saham.
Dalam penyataannya, Mitsubishi Motors menyebut transformasi pesat industri otomotif Tiongkok menjadi alasan mereka keluar dari persaingan. Perusahaan pun menekankan penilaian ulang strategis atas prioritas regionalnya.
Situasi ini menunjukkan betapa besarnya tantangan yang dihadapi pabrikan mobil asih di pasar elektrifikasi Cina. Merek-merek domestik seperti BYD kini lebih mendominasi operasi lokal sementara perusahaan Joint Venture kesulitan bertahan.
"Lanskap otomotif Cina telah menjadi medan pertempuran bagi inovasi kendaraan listrik, di mana produsen mobil lama kesulitan bersaing. Mundurnya Mitsubishi menunjukkan perubahan yang tak terelakkan,” ungkap Chen Liwei, industry analyst Cina.
Sementara itu di Indonesia pasar Mitsubishi terbilang masih kuat. Pada semester 1 2025, pabrikan tersebut telah telah mencatatkan wholesales sebesar 31.081 unit sementara retailsales sebanyak 32.445 unit.
Angka tersebut membuat mereka duduk di posisi keempat pabrikan mobil terlaris di Indonesia. Pencapaian itu pun dipercaya bakal terus meningkat karena adanya model baru yaitu Mitsubishi Destinator.
Masuk di segmen SUV, Mitsubishi Destinator hadir dengan beragam keunggulan menarik buat para pelanggan. Salah satunya adalah kapasitasnya yang mampu menampung tujuh orang dalam satu kali angkut.
Mobil pun menggunakan mesin 4B40 berkubikasi 1.500 cc dilengkapi teknologi turbo yang mampu menghasilkan tenaga 160 hp dan torsi puncak 250 Nm. Walau performanya besar tapi konsumsi bahan bakarnya diklaim tetap efisien.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Februari 2026, 12:00 WIB
10 Februari 2026, 11:00 WIB
09 Februari 2026, 22:00 WIB
09 Februari 2026, 17:29 WIB
08 Februari 2026, 22:00 WIB
Terkini
10 Februari 2026, 21:00 WIB
Kemenhub terus melakukan sosialisasi seritifkasi untuk bengkel-bengkel modifikasi yang ada di Indonesia
10 Februari 2026, 20:30 WIB
Suzuki Jimny 5 Door yang merupakan pemenang kontes modifikasi berskala nasional tampil memukau di IIMS 2026
10 Februari 2026, 20:00 WIB
SUV PHEV Denza B5 sebatas dipamerkan di BCA Expoversary, namun sejumlah konsumen berniat melakukan pemesanan
10 Februari 2026, 19:01 WIB
Jaecoo J5 EV punya versi hybrid-nya, dibawa ke Indonesia apabila konsumen tertarik dengan model hybrid anyar
10 Februari 2026, 18:30 WIB
Bridgestone Tire Indonesia telah berkoordinasi dengan supplier lokal untuk bisa terus meningkatkan TKDN
10 Februari 2026, 18:00 WIB
BYD jadi merek mobil Cina dengan penjualan terbanyak di Januari 2026 disusul sub merek Chery Group, Jaecoo
10 Februari 2026, 17:46 WIB
Selama IIMS 2026 berlangsung, ada diskon Suzuki S-Presso yang bisa dimannfaatkan para pengunjung pameran
10 Februari 2026, 15:00 WIB
GWM Tank 500 diesel yang baru saja diluncurkan, disebutkan telah mengumpulkan puluhan pemesanan di IIMS 2026