Mitsubishi Destinator, SUV 7 Seater Teman Berbagai Aktivitas
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Minat konsumen dan insentif jadi pertimbangan, Mitsubishi masih enggan bawa Xpander Hybrid ke Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mitsubishi Xpander Hybrid meluncur di pasar Thailand pada awal Februari 2024. Model tersebut jadi bentuk komitmen Mitsubishi mengikuti target elektrifikasi dan NZE (Net Zero Emission) global.
Mobil ini juga menjadi salah satu LMPV (Low Multi Purpose Vehicle) yang diminati di pasar Indonesia. Sepanjang 2023 baik Xpander maupun Xpander Cross menyumbang market share 23 persen dan diklaim menempati posisi kedua terlaris di segmennya.
Namun Mitsubishi nampaknya masih ogah memboyong Xpander Hybrid untuk konsumen Tanah Air. Ada beberapa pertimbangan seperti minat konsumen dan kebijakan pemerintah.
Untuk diketahui di Thailand harga mobil hybrid bisa lebih terjangkau ketimbang varian ICE (Internal Combustion Engine) karena didukung insentif atau subsidi. Sehingga jadi salah satu daya tarik investor dan produsen buat pasarkan HEV (Hybrid Electric Vehicle).
Atsushi Kurita, President Director PT MMKSI (Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia) mengaku kerap menerima pertanyaan soal Xpander Hybrid. Tapi belum bisa ungkap waktu pasti model satu ini dipasarkan di Indonesia.
“Kami melihat dulu progress market di Indonesia dan mulai siapkan model hybrid. Kapannya tergantung permintaan pasar, belum bisa sekarang,” ucap Kurita di Senayan, Senin (1/4).
Ia menegaskan secara teknis dan teknologi Mitsubishi sudah siap menghadirkan lini kendaraan ramah lingkungan. Hanya saja prioritas saat ini masih Thailand.
Bahkan ia menyebutkan ada rencana menjual XForce varian hybrid di negara tersebut, menambah lebih banyak pilihan HEV terkhusus di segmen 5-seater SUV (Sport Utility Vehicle).
Hal sama sempat diungkapkan oleh Tetsuhiro Tsuchida, Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI. Tanpa subsidi harga jual Xpander Hybrid berpotensi jadi terlalu mahal.
“Kembali ke sini Indonesia tidak punya insentif seperti di Thailand. Cukup jauh bedanya,” ungkap Tsuchida beberapa waktu lalu.
Mobil itu dijual seharga 912.00 Baht, dalam kurs rupiah ini setara Rp 405 jutaan. Sedangkan Xpander Cross Hybrid di 946.000 Baht atau Rp 420,1 jutaan.
Beberapa keunggulan ditawarkan dibanding versi konvensional, Xpander Hybrid punya EV Drive Mode di mana mobil digerakkan oleh motor elektrik.
Sistem hybrid yang disematkan juga merupakan pengembangan terbaru. Ini mencakup mesin berkapasitas 1.6L, lebih bertenaga dipadukan power dari baterai dan motor elektrik.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
13 Oktober 2026, 18:03 WIB
04 Oktober 2026, 22:30 WIB
29 September 2026, 16:17 WIB
28 September 2026, 12:39 WIB
Terkini
06 November 2026, 18:04 WIB
Berkat podiumnya di Sepang, Malaysia, Veda Ega optimistis bisa kembali menyumbangkan hasil positif di Qatar
06 November 2026, 15:00 WIB
Variasi model kian bertambah dan harga kompetitif, tren penjualan mobil hybrid masih akan meningkat di 2026
06 November 2026, 13:00 WIB
Lima model mobil listrik Wuling diklaim berhasil memenuhi regulasi TKDN 60 persen yang berlaku tahun depan
06 November 2026, 11:00 WIB
Kehadiran Jaecoo J7 SHS SIVP tampak semakin dekat, tawarkan kemudahan mencari parkir di area kantor dan mal
06 November 2026, 09:00 WIB
Jaecoo Indonesia telah melakukan investigasi pada J5 EV yang mengalami patah as di Jakarta Pusat, Rabu (04/11)
06 November 2026, 07:00 WIB
Hyundai Neira diklaim menjadi salah satu mobil listrik yang dikembangkan khusus pasar dan konsumen Indonesia
05 November 2026, 18:58 WIB
Mahindra Farm Equipment menghadrikan produk pertanian lengkap untuk petani sampai perusahaan agribisnis
05 November 2026, 15:00 WIB
Yamaha Nmax E atau model listrik baru saja dipamerkan dalam pameran EICMA 2026 yang berlangsung di Italia