MG Tunggu Aturan Teknis Insentif Mobil Listrik 2026
10 Mei 2026, 06:01 WIB
MG VS HEV berpotensi diproduksi lokal, masih menunggu keputusan pemerintah godok insentif mobil hybrid
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Di era elektrifikasi kendaraan hybrid jadi salah satu bentuk transisi buat masyarakat yang masih enggan menggunakan mobil listrik. Cukup diminati oleh konsumen, pemerintah mulai godok insentif mobil hybrid.
Hal itu juga diharapkan menarik lebih banyak investor dan hadirkan beragam model kendaraan ramah lingkungan baru untuk masyarakat.
Belum lama MG VS HEV meluncur pada Kamis (21/3), menjadi mobil hybrid pertama MG di pasar Tanah Air. Namun sekarang unit masih berstatus CBU (Completely Built Up) atau impor utuh dari Thailand dengan harga Rp 389 jutaan.
Padahal model MG lain BEV (Battery Electric Vehicle) seperti MG 4 EV dan MG ZS EV sudah mulai dirakit lokal. Karena itu banderol akhir juga bisa turun Rp 200 jutaan.
Apabila MG VS HEV diproduksi lokal harga berpotensi turun jadi lebih terjangkau lagi. Hanya saja belum bisa dipastikan kapan pabrikan berminat merealisasikan hal tersebut.
Arief Syarifudin, Marketing & PR Director MG Motor Indonesia mengungkapkan bahwa ini kali pertama MG bawa teknologi hybrid. Tetap perlu ada studi lebih lanjut dan persiapan sebelum MG VS HEV sandang status CKD (Completely Knocked Down).
“Setelah ada dua kakaknya tadi berbasis elektrik murni sudah diproduksi dalam negeri, hybrid sudah dalam proses studi mendalam apakah bisa dirakit lokal atau fasilitas yang kita punya,” ungkap Arief di sela peluncuran MG VS HEV, Jakarta Utara.
Ia menegaskan sekarang pihak MG masih berfokus untuk melakukan ekspansi diler sehingga lebih dekat dengan konsumen. Total target mereka per Desember 2024 adalah 57 diler yang siap tangani kendaraan listrik.
Bicara insentif mobil hybrid, Arief mengatakan pihaknya optimistis dan akan sambut positif kebijakan dari pihak pemerintah sebagai stimulan bagi masyarakat beralih ke mobil ramah lingkungan.
“Ini adalah salah satu bagian strategi MG untuk mendapatkan insentif tersebut. Kalau memang diberikan ke hybrid kami akan dengan senang hati terima,” tegas Arief.
Sekadar informasi keran pemesanan MG VS HEV dibuka mulai hari ini (21/03) hanya tersedia dalam satu varian yakni trim tertinggi Magnify. Estimasi pengiriman ke konsumen tercepat di April 2024.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Mei 2026, 06:01 WIB
07 Mei 2026, 21:00 WIB
06 Mei 2026, 09:50 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
22 April 2026, 12:31 WIB
Terkini
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta