Tak Sekadar Mobil Listrik, iCAR V23 Tawarkan Gaya Ikonik dan Hemat
19 Juni 2026, 19:00 WIB
Kendaraan listrik di Indonesia terus berkembang baik dari sisi produsen hingga infrastruktur terus dikebut
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia terus ditingkatkan untuk mengurangi emisi gas buang. Tidak hanya itu, konsumsi listrik di Tanah Air saat ini masih didominasi oleh rumah tangga dan industri.
Adapun konsentrasi penggunaan energi listrik masih terpusat di pulau Jawa dan Bali. Lalu dari sisi pasokan pembangkit listrik juga masih didominasi oleh batu bara, gas bumi serta energi fosil lainnya.
Guna meningkatkan konsumsi listrik khususnya di bidang transportasi, sebagai upaya menurunkan beban keuangan negara. Pemerintah berupaya untuk memanfaatkan energi baru terbarukan.
“Bappenas sedang menyiapkan dan juga sekaligus menerima masukan-masukan dari kepentingan untuk memanfaatkan penyusunan regulasi. Beberapa sektor seperti energi, TIK (teknologi Informasi dan Komunikasi), dan lainnya akan terintegrasi,” ucap Andianto Haryoko, Kasubdit Ekosistem dan Pemanfaatan TIK Bappenas RI dalam acara Webinar Electric Vehicle Forum 2022 oleh ZonaEBT.
Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa dengan perkembangan teknologi saat ini, niat Pemerintah tersebut di atas lebih cepat untuk terwujud.
“Saat ini dengan perkembangan teknologi, isu nasional maupun global lebih cepat diperoleh. Ini akan mempercepat akselerasi dengan menagdopsi IoT (Internet of Thing), Big Data menggunakan Cloud,” jelasnya.
Disebutkan bahwa pulau Jawa dan Bali hingga saat ini masih menjadi penyumbang emisi paling besar. 56 persen penduduk di Indonesia tinggal di perkotaan dan hampir 70 persen berada di pulau Jawa dan Bali.
“Di 2022 kita (Indonesia) masih dalam kerangka Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahap ke-4 atau terakhir. Khusus sektor transportasi posisi kita di ASEAN sebagai pasar terbesar untuk kendaraan roda empat dengan 32 persen dari 9 negara,” tuturnya.
Hal tersebut dijelaskan bahwa Indonesia merupakan pasar yang cukup menjanjikan untuk produsen mobil baik kendaraan berbasis bahan bakar fosil. Selain itu juga memiliki potensi bagi produsen kendaraan listrik di masa depan.
Adapun saat ini dikatakan sudah ada pabrikan asal Korea yang sudah melakukan pembangunan pabrik, pendukung kendaraan listrik.
“Satu lagi ada Foxconn yang sudah mendapat izin untuk membuat fabrikasi di Indonesia,” ungkapnya.
Program elektrifikasi yang tengah diupayakan Pemerintah dewasa ini meliputi infrastruktur, teknologi baterai, ketersediaan energi listrik, insentif hingga membangun minat masyarakat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Juni 2026, 19:00 WIB
18 Juni 2026, 17:29 WIB
18 Juni 2026, 09:00 WIB
17 Juni 2026, 07:00 WIB
16 Juni 2026, 08:02 WIB
Terkini
24 Juni 2026, 21:00 WIB
Carsome membuka empat showroom baru untuk memperkuat ekosistem pasar mobil bekas mereka di Indonesia
24 Juni 2026, 19:00 WIB
Produsen motor listrik Alva berkomitmen membangun ekosistem motor listrik di Indonesia, Investasi Rp1 Triliun
24 Juni 2026, 17:00 WIB
Bagi para konsumen yang melakukan pemesanan DFSK E5 Plus akan diberikan ekslusif benefit senilai Rp 60 juta
24 Juni 2026, 15:00 WIB
Yadea Velax H menjadi kendaraan yang bisa diandalkan sebagai motor listrik yang memiliki banyak kelebihan
24 Juni 2026, 13:14 WIB
New Honda Vario Evo 160 baru saja diluncurkan dengan menawarkan beberapa ubahan, salah satunya desain
24 Juni 2026, 11:00 WIB
Pengamat meyakini PHEV bakal semakin populer di RI, didukung produk-produk Tiongkok dengan harga bersaing
24 Juni 2026, 09:00 WIB
Pada MotoGP Belanda 2026, Marc Marquez hingga Marco Bezzecchi sudah tidak bisa lagi mengandalkan holeshot
24 Juni 2026, 07:00 WIB
Modifikasi Daihatsu Ceria jadi Mira dengan konsep Japanese Domestic Market (JDM) tampil nyentrik di Depok