BYD Atto 1 Versi Baru Meluncur, Ada Tambahan LiDAR
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Beberapa waktu lalu, desain atau hak paten yang diduga BYD M9 PHEV telah terdaftar di laman resmi DJKI
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – BYD Indonesia belum lama ini mendaftarkan mobil baru di Tanah Air. Hal itu diketahui di laman resmi DJKI (Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual).
Calon produk anyar dari manufaktur asal Tiongkok ini diduga adalah BYD M9 PHEV.
Mereka pun buka suara ketika ditanya mengenai kedatangan kendaraan roda empat ramah lingkungan tersebut.
"Soal pendaftaran merek itu adalah bagian terpisah dari strategi pengenalan produk," ungkap Luther T. Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu
Luther menjelaskan langkah tersebut dilakukan oleh bagian atau departemen khusus di BYD, seperti tim pengembangan serta legal.
Hal itu dilakukan agar mereka tidak kehilangan hak paten buat nama produk baru di Tanah Air.
"Memastikan bahwa hak kekayaan intelektual BYD itu bisa aman juga selamat dulu," lanjut Luther.
Dia mengatakan kalau mereka belajar dari kasus sengketa nama Denza di Tanah Air yang sudah lebih dulu didaftarkan oleh orang lain.
Sehingga mereka memilih buat mendaftarkan paten BYD M9 PHEV di DJKI.
"Karena kekayaan intelektual di Indonesia adalah first file. Jadi kita juga pastikan dokumen-dokumen itu sudah aman," Luther menegaskan.
Sayang Luther tidak menjelaskan banyak informasi mengenai BYD M9 PHEV yang terdaftar di Indonesia. Termasuk apakah ada rencana untuk diluncurkan dalam waktu dekat.
Sekadar mengingatkan, desain BYD M9 PHEV terdaftar di Berita Resmi Desain Industri No. 34/DI/2025, diumumkan pada 3 Juni 2025 dengan nomor permohonan A00202406735 oleh BYD Company Limited yang berlokasi di Shenzhen, Cina.
Lalu BYD M9 PHEV merupakan nama dari mobil BYD Xia untuk pasar global.
BYD M9 menggunakan teknologi PHEV BYD yang diberi nama DM-i. Mesinnya berkapasitas 1.500 cc dengan tenaga maksimum 154 hp, dan didukung motor elektrik 268 hp.
Tersedia dua pilihan kapasitas baterai yakni 20,4 kWh dan 36,6 kWh. Masing-masing memiliki klaim daya jelajah listrik murni 100 km-180 km berdasarkan metode pengetesan CLTC).
Calon saudara Denza D9 ini berpeluang jadi PHEV pertama BYD di dalam negeri dengan banderol lebih kompetitif.
Sebagai gambaran, Denza D9 yang bertenaga listrik murni dilego Rp 950 jutaan OTR (On The Road) Jakarta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Mei 2026, 21:00 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 17:03 WIB
10 Mei 2026, 18:48 WIB
06 Mei 2026, 16:00 WIB
Terkini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung