Jetour Nilai Mobil Listrik Kompak Cocok untuk Pasar RI
26 April 2026, 13:00 WIB
Berikut pengertian serta perbedaan dari istilah NEDC, WLTP, EPA dan CLTC biasa ditemui di Mobil Listrik
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja melakukan revisi terhadap Perpres atau Peraturan Presiden No 79 tahun 2023 beberapa waktu lalu.
Kini orang nomor satu itu bakal memberikan insentif kepada perusahaan yang berniat untuk melakukan investasi di Tanah Air. Dengan begitu bisa mendorong perkembangan mobil listrik.
Membuat masyarakat memiliki banyak pilihan produk elektrifikasi dapat dimiliki dalam rangka memenuhi kebutuhan moda transportasi sehari-hari.
Nah biasanya sering ditemui dalam pertimbangan membeli mobil listrik adalah jarak tempuh melalui kapasitas baterai ditawarkan para manufaktur.
Produsen otomotif pun mencantumkan jarak tempuh buat produk mereka. Namun hal itu tidak dilakukan begitu saja, sebab melalui berbagai pengujian internal.
Lalu mereka turut mencantumkan kata NEDC, WLTP, EPA dan CLTC. Lantas apa arti dari istilah tersebut? Simak ulasannya di bawah.
Melansir laman JDPower, mulanya pengujian ini datang guna menjawab pertanyaan seberapa jauh baterai digunakan bisa membuat mobil listrik menjelajah dalam beberapa kondisi tertentu.
Oleh karenanya mereka memakai standar seluruh lembaga di atas. Mulai dari NEDC (New European Driving Cycle) dan WLTP (Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Procedure).
Keduanya adalah standar pengujian buat benua biru. Sementara EPA (Environmental Protection Agency) diperuntukan bagi market di Amerika.
Sehingga masing-masing memiliki standar tersendiri dalam pengujian mobil listrik. Namun sebagian pihak menganggap NEDC yang paling akurat dibandingkan EPA karena mendekati pemakaian sebenarnya.
Lalu apa perbedaan pengetesan kendaraan setrum antara pasar Eropa dan Amerika. Pertama adalah NEDC juga WLTP fokus pada penggunaan di area urban maupun suburban.
Dilakukan demi mendapatkan estimasi yang sesuai konsumen Eropa lakukan. Sedangkan EPA lebih kepada pemakaian jalan tol alias bebas hambatan.
Sebab penduduk Amerika menghabiskan waktu di perjalanan antarnegara bagian serta perjalanan jauh untuk rekreasional.
Meski begitu NEDC sejatinya tidak terlalu dilirik oleh produsen. Sebab pengujian tersebut dilakukan lewat pendekatan lab.
Mereka merasa tidak ideal sebagai pengetesan untuk kondisi sebenarnya di lapangan. Lalu WLTP merupakan sistem lebih baru.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 April 2026, 13:00 WIB
26 April 2026, 11:00 WIB
23 April 2026, 19:17 WIB
23 April 2026, 17:39 WIB
22 April 2026, 15:00 WIB
Terkini
27 April 2026, 19:00 WIB
BYD Sealion 8 berpeluang jadi penantang baru Hyundai Palisade Hybrid di Indonesia, NJKB-nya terdaftar
27 April 2026, 17:24 WIB
Changan Group mengumumkan strategi dan visi perusahaan yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan dan citra
27 April 2026, 13:00 WIB
Motul dan Kawasaki bekerjasama untuk lebih mengembangkan sayap dalam hal layanan after sales di Indonesia
27 April 2026, 11:00 WIB
SUV kompak yang kerap menjadi andalan anak muda Tanah Air merujuk pada Wuling New Alvez karena fiturnya
27 April 2026, 09:10 WIB
Marco Bezzecchi tidak tergoyahkan di persaingan papan atas klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Spanyol
27 April 2026, 06:14 WIB
ETLE statis maupun mobile akan mendukung operasional ganjil genap Jakarta haari ini untuk mengurai kemacetan
27 April 2026, 06:01 WIB
Menjelang akhir April, SIM keliling Jakarta masih melayani perpanjangan SIM seperti biasa di lima lokasi
27 April 2026, 06:00 WIB
Kehadiran SIM keliling Bandung menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara