Melihat Spesifikasi Mobil Listrik Honda E, Kecil Tapi Pedas

Mobil listrik Honda E menjadi salah satu bukti dan komitmen pabrikan untuk terus mengembangkan elektrifikasi

Melihat Spesifikasi Mobil Listrik Honda E, Kecil Tapi Pedas

TRENOTO – Mobil listrik Honda e diboyong ke Tanah Air sebagai bukti nyata komitmen pabrikan dalam mengembangkan teknologi elektrifikasi. Unitnya sudah meluncur secara global namun hanya dibawa ke Indonesia sebagai bentuk visi Honda.

Meski berukuran kecil, mobil listrik mungil ini ternyata memiliki beragam keunggulan salah satunya adalah konfigurasi berat 50:50, membuatnya terasa lebih rigid meskipun dipacu dalam kecepatan tinggi.

Ferdianto Budioni, New Business Planning Manager PT HPM (Honda Prospect Motor) mengatkan bahwa mobil tersebut menggunakan baterai yang diklaim compact berkapasitas 35.5 kWh.

“Memakai lithium ion battery dengan pendingin air. Jarak tempuhnya mencapai 220 kilometer,” papar Ferdianto saat acara Media Experience di Karawang, Senin (10/04).

Photo : TrenOto

Tenaganya cukup buas, dapat menghasilkan daya hingga 151 hp. Paling menarik ialah torsi puncaknya yang bisa mencapai 315 Nm. Kemudian berbeda dengan mobil-mobil Honda lainnya, EV ini memakai sistem penggerak roda belakang alias RWD (Rear Wheel Drive).

Menggunakan teknologi Honda BEV (Battery Electric Vehicle), Ferdianto menjelaskan tiga komponen besar mobil ialah Controller di area depan, baterai di tengah dan Electric Motor di belakang.

Ada dua opsi pengisian daya yakni Normal dan Fast Charging. Tidak hanya itu, daya baterai juga bisa didapat dari Regenerative Braking yang membantu memberi tenaga listrik ekstra saat pengemudi melakukan pengereman.

Baca juga: Alasan HPM Ogah Bawa Honda HR-V Hybrid ke Indonesia

“Tiap rem menghasilkan panas itu membantu pengisian daya. Mobil memperlambat kecepatan memberikan daya tambahan ke baterai,” ucap Ferdianto.

Hal lain yang menarik ialah dasbornya. Ada dua headunit terpisah bisa digunakan untuk dua kegiatan berbeda, mulai dari Maps hingga game.

Pemilik Honda e juga bisa menghubungkan PlayStation dan memainkan game di headunit yang  tersedia dan memainkannya.

Photo : TrenOto

Tidak Akan Hadir di Indonesia

Meskipun terlihat menarik dan akan banyak diminati, ternyata Honda tidak berniat memasukkan Honda e ke lini kendaraan listriknya di Tanah Air.

Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM menegaskan bahwa pihaknya saat ini masih terus melakukan riset agar bisa meluncurkan EV yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan konsumen.

“Kami tidak ada rencana menjual Honda e di Indonesia. Dari 2019 memang sudah diluncurkan secara gobal dan ini mobil fun to drive yang canggih, (di Indonesia) bukan diluncurkan tapi memperkenalkan e:Technology,” ucapnya.


Terkini

mobil
Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026

Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026

Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun

otosport
Aprilia

Aprilia Disebut Siap Kudeta Ducati pada MotoGP 2026

Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi

mobil
Wuling Almaz Darion

Wuling Almaz Darion Makin Dekat ke Indonesia, Desainnya Terdaftar

Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560

mobil
Mobil Listrik

Manufaktur Mobil Listrik Cina Disebut Belum Serap Komponen Lokal

GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen

mobil
Baterai Mobil Listrik

Cina Rancang Aturan Baru soal Keamanan Baterai Mobil Listrik

Ditetapkan secara nasional di Cina, manufaktur wajib pastikan baterai mobil listrik tak bisa terbakar atau meledak

news
Bus Damri

Manuver Berbahaya Dua Bus Damri di Jalan Tol, Sopir Diberi Sanksi

Dua sopir bus Damri tertangkap kamera melalukan aksi tidak terpuji, bahkan sampai membahayakan pengemudi lain

mobil
Mobil Bekas

Tren Mobil Bekas di 2026, MPV dan LCGC Tetap Jadi Favorit

Model-model MPV dan LCGC masih tetap dicari konsumen mobil bekas, rentang harganya Rp 100 juta-Rp 300 jutaan

news
Bantuan yang Diperlukan Buat Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga

Bantuan yang Diperlukan Buat Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga

Menurut Mitsubishi Fuso ada beberapa kendala yang menghambat kinerja penjualan kendaraan niaga pada 2025