Spesifikasi BYD Atto 1 Terbaru, Harga Rp 199 Jutaan
16 Mei 2026, 14:36 WIB
Aksi premanisme yang dilakukan ormas guna mengganggu proses pembangunan pabrik BYD jadi sorotan media Cina
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Aksi premanisme oleh ormas (organisasi masyarakat) kepada BYD kembali menjadi perbincangan. Bahkan juga disampaikan salah satu media asal Cina .
Belum lama ini, kabar terganggunya pembangunan pabrik BYD di Subang, Jawa Barat sudah tersiar sampai ke Tiongkok.
“Di Indonesia, impian untuk menjadi pusat electric vehicle (EV) di Asia Tenggara berbenturan dengan musuh bebuyutan, yakni kelompok kejahatan terorganisir preman,” tulis South China Morning Post, Selasa (06/05).
Dalam laporan berjudul "Indonesia's EV Revolution Held Hostage by Preman Gangster Problem", mereka menulis kalau aksi premanisme selalu jadi momok menakutkan bagi para pelaku industri.
Dari awalnya hanya menggangu pedagang kaki lima dan usaha kecil, kini disebut juga mengusik fasilitas produksi milik BYD.
Padahal proyek itu digadang-gadang mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian di Tanah Air.
“Saat ini mereka telah menjadi kekuatan yang mengakar dalam tatanan ekonomi dan politik negara,” lanjut media itu.
Bahkan dalam laporan tersebut juga diungkapkan bahwa aksi premanisme tidak hanya dialami oleh BYD. Namun VinFast produsen mobil listrik asal Vietnam ikut menjadi korban.
Hal tersebut tentu saja cukup mengecewakan banyak pihak. Alasannya dinilai bisa menggangu pertumbuhan industri EV di Indonesia.
Sekadar mengingatkan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal ( BKPM ) mau turun tangan menangani kasus yang dialami oleh jenama asal Cina ini.
Mereka mengaku bakal melakukan komunikasi dengan BYD Indonesia untuk menyelesaikan masalah gangguan ormas, dalam proses pembangunan pabrik di Subang, Jawa Barat.
“Hari ini akan mencoba mengontak kawan-kawan dari BYD bagaimana situasinya,” ucap Nurul Ichwan, Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM di Antara.
Nurul mengatakan setelah komunikasi dengan BYD, BKPM akan berkoordinasi dengan Satgas Anti Premanisme.
Kementerian BKPM ingin tindakan premanisme serta berbagai aktivitas meresahkan yang dapat ditangani secara efektif.
Ia juga mengungkapkan bahwa BKPM secara konsisten menyatakan bahwa aksi premanisme serta pungutan pembohong sangat mengganggu.
Bukan hanya dari sisi kenyamanan bagi pengusaha, namun juga akan membuat citra buruk iklim investasi Indonesia di mata dunia.
“Bisa saja dipick-up oleh siapapun tentang Indonesia itu tidak aman, Indonesia itu premanisme,” tegas Nurul.
Lebih jauh dia menyampaikan, dalam kondisi ekonomi global seperti sekarang seharusnya Indonesia meningkatkan daya saing.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Mei 2026, 14:36 WIB
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 21:00 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 17:03 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta