Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Terdapat beberapa faktor yang membuat harga motor listrik Can-Am tembus sampai Rp 400 jutaan di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Can-Am secara mengejutkan meluncurkan motor listrik di Indonesia. Tidak hanya satu model saja, namun sampai dua.
Masing-masing adalah Can-Am Pulse maupun Origin. Keduanya ditawarkan dengan banderol yang tidak murah.
Ambil contoh untuk harga Can-Am Origin adalah Rp 430 juta. Sedangkan Pulse diniagakan di angka Rp 420 juta.
Bila dilihat, angka-angka tersebut nyaris dua kali lipat dibandingkan harga di Amerika Serikat. Motor listrik asal Kanada itu dijual 13.999 dolar Amerika Serikat atau setara Rp 220 jutaan buat Can-Am Pulse.
Sementara Can-Am Origin bisa didapatkan dengan uang 14.499 dolar, setara dengan Rp 230 jutaan saja.
Can-Am Indonesia pun buka suara mengenai hal itu. Menurut mereka terdapat beberapa pajak yang harus dibayarkan ketika masuk ke Tanah Air.
“Karena di Indonesia tax serta biaya masuknya tinggi. Kemudian (produk tersebut) masuk fully import kan,” ungkap Ade Christian, Managing Director Sea-Doo Can-Am Indonesia di PIK (Pantai Indah Kapuk) beberapa waktu lalu.
Menurut Ade biaya masuk untuk kedua motor listrik Can-Am terbilang cukup tinggi. Sehingga banderol produk mereka tembus Rp 400 jutaan.
“Tetap kena 40 persen (biaya masuk), belum PPN serta PPH. Semua kalau ditotal-total mungkin hampir sekitar 100 persen,” lanjut Ade.
Lalu Ade tidak menampik kalau memang harga motor listrik Can-Am sejatinya sudah mahal sejak di Negeri Paman Sam.
Hal tersebut sesuai dengan kualitas maupun teknologi yang ditawarkan. Diklaim dapat memanjakan sang pemilik.
“Dari sisi barang, kualitas, kemudian teknologinya itu memang udah mahal,” pungkas Ade.
Lebih jauh Ade menjelaskan kalau mereka menargetkan kaum jetset untuk membeli electric vehicle (EV) Can-Am. Lalu para konsumen yang terbiasa menggunakan moge (motor gede).
“Terus orang-orang yang memang sudah menggunakan mobil-mobil di atas Rp 500 juta something atau punya lebih dari satu mobil,” kata Ade.
Terakhir Can-Am menargetkan pencinta otomotif yang memiliki ketertarikan lebih ke produk-produk asal Kanada tersebut.
“Jadi memang kita ini bermain dalam niche market sebenarnya. Kurang lebih seperti itu,” Ade menuturkan.
Sekadar mengingatkan kedua motor listrik Can-Am sudah tersedia di Tanah Air dan bisa dipesan sekarang. Namun unit yang bisa dibeli terbatas.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Mei 2026, 11:31 WIB
09 Mei 2026, 11:00 WIB
08 Mei 2026, 09:00 WIB
15 April 2026, 09:00 WIB
11 April 2026, 21:57 WIB
Terkini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung