Peluang Mazda EZ-6 Melantai di Ajang GIIAS 2026, Sudah Tes Jalan
13 April 2026, 19:00 WIB
Menjadi salah satu ciri khasnya, Mazda berminat pakai mesin rotary untuk mobil sport teranyar mereka
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mazda merupakan manufaktur otomotif asal Jepang yang dikenal karena inovasinya menggunakan mesin wankel atau rotary pada beberapa lini kendaraanya.
Ada beberapa keunggulan ditawarkan, seperti ukuran kompak, pengoperasian halus dan dapat menghasilkan torsi maksimum pada rpm tinggi sehingga cocok digunakan di mobil sport.
Meskipun Mazda sudah menghentikan produksi massal mesin rotary, mereka ternyata mau kembali pakai mesin itu untuk mobil sport terbaru mereka yang baru diperkenalkan sebagai SP Concept.
SP Concept sebelumnya telah dipamerkan ke publik tahun lalu. Tetapi baru-baru ini pihak Mazda mengkonfirmasi bahwa mobil konsep itu memang dibangun untuk diproduksi di masa mendatang.
“Konsep ini bukan sekadar Show Car yang kosong. Tetapi memang didesain dengan intensi untuk mengubahnya jadi model produksi dalam waktu dekat nanti,” kata Masashi Nakayama, Design Chief Mazda dikutip dari Carscoops, Kamis (14/11).
Mazda SP Concept juga digadang jadi suksesor mobil sport RX-7 dan RX-8. Namun SP Concept dirancang sedemikian rupa supaya disesuaikan selera dan kebutuhan konsumen, mulai dari posisi jok sampai dimensi kendaraan.
Belum ada informasi resmi terkait kemungkinan dapur pacu SP Concept versi produksi, namun diyakini kembali menggunakan mesin rotary dipadukan teknologi EV atau motor elektrik, bisa saja dikategorikan sebagai EREV (Extended Range Electric Vehicle).
Mengingat mesin rotary tidak efisien bahan bakar dan tinggi emisi, masuk akal jika Mazda menggunakannya hanya sebagai generator baterai dan bukan sumber tenaga utama.
Teknologi Range-Extender ini diklaim dapat dipadukan dengan berbagai opsi bahan bakar ramah lingkungan lain. Sehingga mengurangi emisi sampai 90 persen.
Ini memungkinkan mesin rotary milik Mazda bisa tetap digunakan di tengah era elektrifikasi dan pengetatan regulasi emisi di sejumlah negara.
Saat ini, lini elektrifikasi Mazda dengan mesin rotary adalah Mazda MX-30 R-EV. Mobil yang masuk ke kategori PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) itu dibantu jantung pacu berkapasitas 830 cc.
Sedangkan di Indonesia, MX-30 dihadirkan oleh PT EMI (Eurokars Motor Indonesia) dalam satu pilihan spesifikasi saja yakni BEV (Battery Electric Vehicle). Harganya adalah Rp 860 juta OTR (On The Road) Jakarta.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 April 2026, 19:00 WIB
09 April 2026, 21:00 WIB
10 Februari 2026, 11:00 WIB
08 Februari 2026, 08:00 WIB
14 Januari 2026, 16:12 WIB
Terkini
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Perlahan alami pemulihan, penjualan mobil di Indonesia secara retail April 2026 berhasil tembus 75.730 unit
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini