Gaikindo Targetkan Penjualan Mobil di 2026 Capai 850.000 Unit
31 Januari 2026, 17:00 WIB
Meskipun terdampak pelemahan daya beli dan ekonomi, Mazda pertahankan penjualan stabil sepanjang 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mazda menjadi pabrikan Jepang yang berhasil mempertahankan angka penjualan sepanjang 2025. Di periode Januari-November 2025, retail-nya berada di angka 2.874 unit.
Tidak dapat dipungkiri, saat ini industri otomotif tengah menghadapi tantangan. Pelemahan daya beli beli dan kondisi ekonomi yang belum pulih sepenuhnya berdampak besar terhadap penjualan mobil baru.
“Di Indonesia, sebagian besar orang masih menganggap mobil sebagai means of mobility, elemen penting dalam kehidupan sehari-hari,” kata Ricky Thio, Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia dalam siaran resminya, dikutip Kamis (18/12).
Namun dia mengungkapkan banyak konsumen juga melihat mobil sebagai gaya hidup dan bukan sekadar alat untuk mobilitas, sejalan dengan nilai yang ditawarkan oleh Mazda melalui lini kendaraannya.
Hal tersebut menjadi salah satu kunci Mazda mempertahankan penjualan yang stabil di 2025.
Tercatat di data Gaikindo, penjualan Mazda secara retail per bulan stabil di angka 200 sampai 300 unit. Angka terendahnya adalah 205 pada April 2025.
Ricky turut menjelaskan, penurunan market share Mazda di Oktober 2025 adalah 0,12 persen. Angka itu diklaim lebih rendah dibandingkan sejumlah pabrikan Jepang lain.
Data internal PT Eurokars Motor Indonesia menyebutkan bahwa banyak manufaktur asal Negeri Sakura mengalami koreksi pangsa pasar 2-3 persen.
Sementara secara penjualan retail atau distribusi dari diler ke konsumen, segmen premium baik dari Jepang maupun Eropa alami kontraksi 39 persen sampai 44 persen. Mazda hanya berada di angka 29 persen.
Ricky menegaskan faktor-faktor seperti Total Ownership Cost (TOC) mencakup biaya servis sampai harga jual kembali, menjadi pertimbangan konsumen sebelum melakukan pembelian mobil saat ini.
Oleh karena itu Mazda berusaha menawarkan TOC yang efisien dan dapat menguntungkan bagi konsumen.
Meskipun begitu, dirinya berharap pasar otomotif masih bisa pulih lagi di 2026 dengan dukungan dari semua pihak terkait.
“Kurva daya beli diharapkan kembali naik. Dengan ekosistem yang sehat dan kolaboratif, industri ini akan menemukan momentumnya,” tegas Ricky.
Total: 2.874 unit
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Januari 2026, 17:00 WIB
27 Januari 2026, 08:00 WIB
23 Januari 2026, 15:00 WIB
22 Januari 2026, 08:00 WIB
19 Januari 2026, 07:00 WIB
Terkini
03 Februari 2026, 08:00 WIB
Chery berikan sinyal kehadiran pikap perdana mereka di Indonesia, kembali daftarkan produk baru di DJKI
03 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 mengalami kecelakaan dan seluruh bagian kendaraan terbakar, membuat dua orang di dalamnya terluka
03 Februari 2026, 06:00 WIB
Tersedia di lima lokasi strategis sekitar Ibu Kota, berikut informasi lengkap seputar SIM keliling Jakarta
03 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 3 Februari 2026 kembali diterapkan untuk atasi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota
03 Februari 2026, 06:00 WIB
Kehadiran SIM keliling Bandung bisa memudahkan masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
02 Februari 2026, 22:00 WIB
Modifikasi stiker mobil terbilang mudah dan harganya juga cukup kompetitif, perawatannya tidak sulit
02 Februari 2026, 21:00 WIB
Mobil hybrid MG VS HEV tampak kesulitan bersaing, masih CBU Thailand dan hanya catatkan wholesales 204 unit
02 Februari 2026, 20:00 WIB
Perluas jangkauan konsumen, Chery perkenalkan pikap bertenaga listrik Himla dengan banderol kompetitif