10 Merek Mobil Terlaris Agustus 2026
10 September 2026, 07:00 WIB
Meskipun terdampak pelemahan daya beli dan ekonomi, Mazda pertahankan penjualan stabil sepanjang 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mazda menjadi pabrikan Jepang yang berhasil mempertahankan angka penjualan sepanjang 2025. Di periode Januari-November 2025, retail-nya berada di angka 2.874 unit.
Tidak dapat dipungkiri, saat ini industri otomotif tengah menghadapi tantangan. Pelemahan daya beli beli dan kondisi ekonomi yang belum pulih sepenuhnya berdampak besar terhadap penjualan mobil baru.
“Di Indonesia, sebagian besar orang masih menganggap mobil sebagai means of mobility, elemen penting dalam kehidupan sehari-hari,” kata Ricky Thio, Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia dalam siaran resminya, dikutip Kamis (18/12).
Namun dia mengungkapkan banyak konsumen juga melihat mobil sebagai gaya hidup dan bukan sekadar alat untuk mobilitas, sejalan dengan nilai yang ditawarkan oleh Mazda melalui lini kendaraannya.
Hal tersebut menjadi salah satu kunci Mazda mempertahankan penjualan yang stabil di 2025.
Tercatat di data Gaikindo, penjualan Mazda secara retail per bulan stabil di angka 200 sampai 300 unit. Angka terendahnya adalah 205 pada April 2025.
Ricky turut menjelaskan, penurunan market share Mazda di Oktober 2025 adalah 0,12 persen. Angka itu diklaim lebih rendah dibandingkan sejumlah pabrikan Jepang lain.
Data internal PT Eurokars Motor Indonesia menyebutkan bahwa banyak manufaktur asal Negeri Sakura mengalami koreksi pangsa pasar 2-3 persen.
Sementara secara penjualan retail atau distribusi dari diler ke konsumen, segmen premium baik dari Jepang maupun Eropa alami kontraksi 39 persen sampai 44 persen. Mazda hanya berada di angka 29 persen.
Ricky menegaskan faktor-faktor seperti Total Ownership Cost (TOC) mencakup biaya servis sampai harga jual kembali, menjadi pertimbangan konsumen sebelum melakukan pembelian mobil saat ini.
Oleh karena itu Mazda berusaha menawarkan TOC yang efisien dan dapat menguntungkan bagi konsumen.
Meskipun begitu, dirinya berharap pasar otomotif masih bisa pulih lagi di 2026 dengan dukungan dari semua pihak terkait.
“Kurva daya beli diharapkan kembali naik. Dengan ekosistem yang sehat dan kolaboratif, industri ini akan menemukan momentumnya,” tegas Ricky.
Total: 2.874 unit
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 September 2026, 07:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Terkini
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max
09 September 2026, 20:14 WIB
Wuling berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di Indonesia yang membeli mobil mereka
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan