Mazda Indonesia Masih Ancang-ancang Jual Mobil Listrik

Ogah mengikuti tren yang berkembang saat ini menjadi alasan Mazda Indonesia belum jualan mobil listrik

Mazda Indonesia Masih Ancang-ancang Jual Mobil Listrik

KatadataOTO – Pasar mobil listrik di Indonesia terus bergeliat. Membuat para pabrikan berlomba-lomba menghadirkan kendaraan ramah lingkungan.

Bahkan sejumlah brand baru turut ambil bagian di Tanah Air. Akan tetapi Mazda tak jualan mobil listrik buat konsumen di sini.

Jenama asal Jepang satu ini mengaku belum tertarik memasarkan kendaraan setrum. Hal itu dikatakan langsung Ricky Thio, Managing Director PT EMI (Eurokars Motor Indonesia).

Menurut Ricky, Mazda Indonesia tak ingin ingin mengikuti tren mobil listrik yang saat ini sedang ramai di Indonesia. Ia berpendapat pihaknya harus melewati sejumlah tahapan buat memasarkan EV (Electric Vehicle).

Alasan Mazda Tak Jualan Mobil Listrik, Ogah ikut Tren
Photo : Istimewa

"Kita akan melakukan itu secara bertahap. We don't follow the crowd, tapi bukan berarti kita tidak punya mobil listrik,” ungkap Ricky di Jakarta beberapa waktu lalu.

Ricky memastikan Mazda tidak bakal ketinggalan dengan tren yang tengah berkembang. Dia mengaku pihaknya tengah mempersiapkan produk anyar buat konsumen di dalam negeri.

Akan tetapi dia masih enggan membocorkan mengenai mobil listrik Mazda di masa mendatang. Ricky belum bisa memastikan produk apa yang bakal diluncurkan.

“Sebentar lagi (kami jual), tapi kapan waktunya saya juga belum tahu pasti," tegas Ricky

Mazda MX-30

Meski begitu produsen otomotif satu ini sejatinya sempat memamerkan mobil listrik, yakni Mazda MX-30 dalam gelaran GIIAS 2023 .

Kehadiran kendaraan tersebut seakan ingin menunjukkan bahwa pabrikan asal negeri matahari terbit telah siap berkompetisi di segmen mobil listrik.

“Kita sudah sempat bawa MX-30 (di GIIAS 2023). Cuma memang kita belum menjual untuk pasar Indonesia," Ricky mengatakan.

Patut diketahui Mazda MX-30 pertama kali muncul pada Tokyo Motor Show 2019 dan menarik perhatian karena desain eksteriornya.

Crossover satu ini mengusung tampilan fascia 'Kodo' yang jadi ikon Mazda. Mobil listrik tersebut juga memiliki desain cukup kompak.

Alasan Mazda Tak Jualan Mobil Listrik, Ogah ikut Tren
Photo : Mazda

Maka tidak heran jika Mazda MX-30 menyandang gelar mobil paling cantik di Jepang dan memenangi penghargaan Japan Design Car of the Year (JDCOTY) pada 2020.

Jika membahas spesifikasi, MX-30 menggendong motor listrik dengan fitur bernama e-Skyactiv1 yang menggerakkan roda depan.

Di atas kertas, jantung pacunya mampu menghasilkan tenaga tertinggi 143 hp dan torsi puncak 264 Nm. Kemudian mobil listrik Mazda ini turut dibekali baterai berkapasitas 35,5 kWh.


Terkini

mobil
Chery

Chery Siap Luncurkan 7 Model di 2026, Ada Mobil Diesel

Untuk pertama kalinya di Indonesia Chery akan meluncurkan mobil diesel yang rencananya hadir di segmen niaga

motor
Motor Baru

Kata Yamaha Soal Target Penjualan Motor Baru yang Dicanangkan AISI

Meski akan ada banyak rintangan, AISI menargetkan 6,7 juta unit motor baru bisa terjual sepanjang 2026

mobil
Harga LCGC

Penyesuaian Harga LCGC Jelang Akhir Januari, Brio Naik Rp 4 Juta

Menjelang akhir Januari hampir semua harga LCGC mengalami kenaikan, Honda Brio Satya tipe tertinggi Rp 4 juta

mobil
Jaecoo J5 EV

Jaecoo Indonesia Minta Maaf Akibat Lamanya Pengiriman Kendaraan

Jaecoo Indonesia meminta maaf atas lamanya pengiriman unit J5 EV yang pesanannya lebih tinggi dari perhitungan awal

mobil
Farizon

Farizon SV Resmi Meluncur, Siap Tantang Hiace

Farizon SV hadir di Indonesia dan siap menantang Toyota Hiace di bidang transportasi perkotaan Tanah Air

mobil
Jaecoo

Jaecoo Siapkan Beberapa Strategi Tuk Menghadapi Aturan Pemerintah

Jaecoo ingin para konsumen di Indonesia tidak merasa berat ketika ingin membeli mobil listrik mereka di 2026

motor
Yamaha Fazzio Hybrid

Intip Pilihan Warna Baru Yamaha Fazzio Hybrid, Cocok Buat Gen Z

Yamaha Fazzio Hybrid tampil lebih segar di awal 2026 dengan diberikan warna maupun grafis baru di seluruh tipe

mobil
Pabrik Aletra

Aletra Targetkan TKDN L8 EV 60 Persen Tahun Depan

Guna meningkatkan TKDN, Aletra akan memperbanyak aktivitas pabrik terkhusus prosedur perakitan baterai