Produksi Tesla Model S dan X Disetop, Elon Musk Pilih Bikin Robot
01 Februari 2026, 09:00 WIB
Bansar Maduma menyarankan fast charging di mobil listrik tidak boleh sering digunakaan guna menjaga baterai
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Ekosistem kendaraan elektrik di Indonesia semakin hari kian berkembang. Terkini terdapat fitur fast charging di mobil listrik yang disediakan.
Nantinya para pengguna tidak memerlukan waktu lama untuk pengisian daya. Dengan begitu bakal memanjakan para pemilik.
Kendati demikian cara itu mengandung banyak risiko. Seperti dikatakan Bansar Maduma, General Manager Lexus Indonesia.
Menurutnya fast charging di mobil listrik sebaiknya tidak sering digunakan. Dalam jangka panjang, hal tersebut bisa mengakibatkan kerusakan pada baterai.
“Ini perlu edukasi, jangan terus digunakan karena banyak sekali weightage (daya) masuk dengan waktu cukup singkat,” ujar Bansar di GJAW 2023 beberapa saat lalu.
Diketahui kemampuan roda empat elektrik dalam menerima muatan arus lebih tinggi dipengaruhi oleh kimia. Sehingga pengisian baterai yang cepat akan meningkatkan laju penurunan kapasitas serta kualitasnya.
Pria tersebut menyarankan agar pemilik mobil listrik menggunakan normal charging. Sebab lebih bagus saat dipakai setiap hari.
Dengan begitu tingkat kesehatan penampung daya jauh lebih baik. Usia pakainya pun jadi cukup panjang.
Memang rata-rata produsen menyediakan home charging saat pembelian kendaraan elektrik. Sehingga saat malam hari bisa melakukan pengisian baterai sambil ditinggalkan istirahat.
Seperti diketahui manufaktur otomotif luxury tersebut baru menghadirkan all new Lexus RZ. Mobil listrik anyar itu dibekali 71.4 kWh yang membuatnya berjalan hingga 400 km.
Buat pengisian daya mereka menyiapkan dua tipe charger, yakni AC serta DC. Masing-masing memiliki waktu pengecasan berbeda.
Untuk AC mengisi 0 sampai 100 persen sekitar 10 jam dengan daya 7 kWh. Sedangkan DC 50 kWH kurang lebih hanya 90 menit saja.
"Kendaraan Lexus kita berikan AC charging untuk di rumah, jadi paginya bisa digunakan lebih aman dipakai,” tegasnya.
Selain itu penampung daya all new Lexus RZ dilengkapi thermal management system yang berfungsi sebagai pendingin baterai sehingga membuatnya lebih efisien dan tahan lama.
Kendati demikian all new Lexus RZ belum bisa dimiliki dalam waktu dekat. Bansar menerangkan kalau pihaknya masih melakukan sejumlah persiapan guna memasarkan mobil barunya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 Februari 2026, 09:00 WIB
31 Januari 2026, 19:00 WIB
31 Januari 2026, 15:00 WIB
30 Januari 2026, 18:00 WIB
30 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
01 Februari 2026, 11:00 WIB
Penjualan Toyota group pecahkan rekor baru dan menjadi pabrikan terlaris di dunia 2025 ungguli Volkswagen
01 Februari 2026, 09:00 WIB
Tajamnya penurunan penjualan sepertinya menjadi salah satu alasan Elon Musk mengalihkan fokus Tesla ke robot
01 Februari 2026, 07:00 WIB
Melansir laman resmi Pertamina, untuk harga BBM non subsidi mengalami penurunan dengan besaran bervariasi
31 Januari 2026, 19:00 WIB
Banyak rival di pasaran, MG belum akan bawa mobil listrik murah harga Rp 200 jutaan ke pasar Indonesia
31 Januari 2026, 17:00 WIB
Gaikindo akhirnya resmi menargetkan penjualan mobil di Indonesia sebesar 850.000 unit sepanjang 2026
31 Januari 2026, 15:00 WIB
Changan berkomitmen membangun 20 diler di Indonesia hingga akhir tahun dengan memanfaatkan jaringan Indomobil
31 Januari 2026, 13:00 WIB
Stok BBM Shell jenis Super kembali kosong di sejumlah lokasi, situasi ini sudah terjadi beberapa hari lalu
31 Januari 2026, 11:29 WIB
Motor Yamaha R1 GYTR yang digeber Valentino Rossi di Mandalika pakai beberapa komponen milik Eric Cargloss