Indonesia Masih Hadapi Tantangan Adopsi Motor Listrik
02 November 2026, 15:54 WIB
Bansar Maduma menyarankan fast charging di mobil listrik tidak boleh sering digunakaan guna menjaga baterai
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Ekosistem kendaraan elektrik di Indonesia semakin hari kian berkembang. Terkini terdapat fitur fast charging di mobil listrik yang disediakan.
Nantinya para pengguna tidak memerlukan waktu lama untuk pengisian daya. Dengan begitu bakal memanjakan para pemilik.
Kendati demikian cara itu mengandung banyak risiko. Seperti dikatakan Bansar Maduma, General Manager Lexus Indonesia.
Menurutnya fast charging di mobil listrik sebaiknya tidak sering digunakan. Dalam jangka panjang, hal tersebut bisa mengakibatkan kerusakan pada baterai.
“Ini perlu edukasi, jangan terus digunakan karena banyak sekali weightage (daya) masuk dengan waktu cukup singkat,” ujar Bansar di GJAW 2023 beberapa saat lalu.
Diketahui kemampuan roda empat elektrik dalam menerima muatan arus lebih tinggi dipengaruhi oleh kimia. Sehingga pengisian baterai yang cepat akan meningkatkan laju penurunan kapasitas serta kualitasnya.
Pria tersebut menyarankan agar pemilik mobil listrik menggunakan normal charging. Sebab lebih bagus saat dipakai setiap hari.
Dengan begitu tingkat kesehatan penampung daya jauh lebih baik. Usia pakainya pun jadi cukup panjang.
Memang rata-rata produsen menyediakan home charging saat pembelian kendaraan elektrik. Sehingga saat malam hari bisa melakukan pengisian baterai sambil ditinggalkan istirahat.
Seperti diketahui manufaktur otomotif luxury tersebut baru menghadirkan all new Lexus RZ. Mobil listrik anyar itu dibekali 71.4 kWh yang membuatnya berjalan hingga 400 km.
Buat pengisian daya mereka menyiapkan dua tipe charger, yakni AC serta DC. Masing-masing memiliki waktu pengecasan berbeda.
Untuk AC mengisi 0 sampai 100 persen sekitar 10 jam dengan daya 7 kWh. Sedangkan DC 50 kWH kurang lebih hanya 90 menit saja.
"Kendaraan Lexus kita berikan AC charging untuk di rumah, jadi paginya bisa digunakan lebih aman dipakai,” tegasnya.
Selain itu penampung daya all new Lexus RZ dilengkapi thermal management system yang berfungsi sebagai pendingin baterai sehingga membuatnya lebih efisien dan tahan lama.
Kendati demikian all new Lexus RZ belum bisa dimiliki dalam waktu dekat. Bansar menerangkan kalau pihaknya masih melakukan sejumlah persiapan guna memasarkan mobil barunya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 November 2026, 15:54 WIB
30 Oktober 2026, 22:25 WIB
30 Oktober 2026, 11:00 WIB
29 Oktober 2026, 13:00 WIB
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
Terkini
03 November 2026, 11:00 WIB
Respons konsumen masih tunjukkan tren positif, AISI bidik penjualan motor baru 6,5 juta unit di akhir 2026
03 November 2026, 09:00 WIB
Bapenda DKI Jakarta menggelar pemutihan pajak kendaraan bermotor sejak Senin (02/11) guna meringankan warga
03 November 2026, 07:00 WIB
MG Motor Indonesia menyatakan penjualan SUV 5-seater ZS Hybrid+ masih sesuai dengan perkiraan di peluncuran
02 November 2026, 21:03 WIB
Chery Group terus mengembangkan pasar robot humanoid dan sejenisnya untuk pasar luar Tiongkok yakni AiMOGA
02 November 2026, 20:23 WIB
IMX 2026 baru selesai di gelar beberapa waktu lalu, pameran otomotif ini diramaikan dengan berbagai kegiatan
02 November 2026, 15:54 WIB
Adopsi motor listrik di Indonesia masih belum semasif mobil listrik, AISI ungkap persentasenya masih kecil
02 November 2026, 11:00 WIB
Marc Marquez saat ini tengah memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 usai memenangkan seri Malaysia di Sepang
02 November 2026, 09:00 WIB
Merek mobil Cina mulai menjamur dan mencatatkan penjualan positif di berbagai wilayah, terkininya di eropa