Lepas Ekspansi ke Banyak Negara, Fokus Industri NEV

Lepas kian serius menggarap pasar mobil listrik maupun PHEV dengan menjalani beberapa strategi ke depan

Lepas Ekspansi ke Banyak Negara, Fokus Industri NEV
Satrio Adhy

KatadataOTOLepas terus menunjukkan keseriusannya dalam memasarkan New Energy Vehicle (NEV). Terkini mereka mengajak para mitra langsung merasakan bagaimana brand ini akan tumbuh secara global.

Dalam Lepas Global Partner Conference yang berlangsung pada 26–28 April di Wuhu, lebih dari 500 partner dari hampir 20 negara tidak hanya hadir untuk mendengar strategi, tetapi juga melihat, mencoba dan memahami arah masa depan brand tersebut secara langsung.

Pendekatan inilah membuat Lepas terasa berbeda sejak awal. Fokusnya bukan hanya pada angka ekspansi atau target distribusi, melainkan bagaimana sebuah brand kendaraan energi baru dibangun sebagai ekosistem yang utuh.

Menggabungkan teknologi, desain, maupun pengalaman lifestyle dalam satu kesatuan yang relevan.

Lepas Ekspansi ke Banyak Negara, Fokus Industri NEV
Photo: Lepas

Langkah ini menjadi kelanjutan dari momentum sebelumnya, setelah Lepas mencuri perhatian di panggung Eropa dan Auto China 2026.

Kini visi “Elegance Moves the World” mulai bergerak dari sekadar konsep menjadi aksi yang lebih konkret.

Mulai dari arsitektur brand, kesiapan produk, hingga strategi jaringan global, semuanya dirancang lebih terstruktur dan disesuaikan dengan karakter masing-masing pasar.

Dalam konteks tersebut, Intelligent LEX Platform menjadi fondasi penting. Melalui platform ini, Lepas menghadirkan lini produk yang tidak generik, tetapi adaptif.

Model seperti Lepas E4 BEV, E6 BEV hingga L8 PHEV dirancang guna menjawab kebutuhan mobilitas berbeda di setiap wilayah, tanpa meninggalkan pengalaman berkendara yang halus, intuitif serta nyaman.

Sejalan dengan penguatan produk, langkah ekspansi juga bergerak cepat. LEPAS mulai memperluas jaringan di berbagai kawasan. Mulai dari Eropa, Asia termasuk Indonesia, Timur Tengah, Afrika dan Amerika Latin.

Ekspansi ini tidak dilakukan secara terburu-buru, melainkan melalui pendekatan lokal yang lebih adaptif agar brand dapat tumbuh secara berkelanjutan di setiap pasar.


Terkini

mobil
Lepas E4 EV

Prediksi Harga Lepas E4 EV, Calon Pesaing Baru Geely EX5

Harga Lepas E4 EV berpeluang ada di rentang Rp 400 juta-Rp 500 jutaan ke atas, disinyalir debut di GIIAS 2026

mobil
Carsome

Carsome Indonesia Buka Empat Showroom Baru di Jabodetabek

Carsome membuka empat showroom baru untuk memperkuat ekosistem pasar mobil bekas mereka di Indonesia

motor
Alva Pamerkan Solusi Pengisian Daya Motor Listrik End to End

Alva Komitmen Kebut Bangun Ekosistem Motor Listrik Di Indonesia

Produsen motor listrik Alva berkomitmen membangun ekosistem motor listrik di Indonesia, Investasi Rp1 Triliun

mobil
DFSK E5 Plus

Keran Pemesanan DFSK E5 Plus Dibuka, Cukup Rp 5 ribu

Bagi para konsumen yang melakukan pemesanan DFSK E5 Plus akan diberikan ekslusif benefit senilai Rp 60 juta

motor
Yadea

Yadea Sebut Budaya Mobilitas Modern di Indonesia Terus Berkembang

Yadea Velax H menjadi kendaraan yang bisa diandalkan sebagai motor listrik yang memiliki banyak kelebihan

motor
New honda Vario Evo 160

New Honda Vario Evo 160 Meluncur, Harga Mulai Rp 28 Jutaan

New Honda Vario Evo 160 baru saja diluncurkan dengan menawarkan beberapa ubahan, salah satunya desain

mobil
PHEV Chery

PHEV Bakal Semakin Populer di 2026, Merek Mobil Cina Berjaya

Pengamat meyakini PHEV bakal semakin populer di RI, didukung produk-produk Tiongkok dengan harga bersaing

motor
MotoGP Belanda 2026

Jadwal MotoGP Belanda 2026: Ada Aturan Baru yang Menohok

Pada MotoGP Belanda 2026, Marc Marquez hingga Marco Bezzecchi sudah tidak bisa lagi mengandalkan holeshot