Hyundai Stargazer Cartenz Jadi Idaman Baru, Penjualan Naik
23 September 2026, 09:00 WIB
Laba penjualan Hyundai global 2023 naik tetapi mereka akan menghadapi banyak tantangan baru di tahun ini
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Laba penjualan Hyundai global 2023 naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini disokong oleh tingginya popularitas atas model-model premium mereka yang diterima positif oleh masyarakat.
Dalam laporan yang disampaikan, Hyundai berhasil membukukan keuntungan sebesar 12.27 triliun won atau setara Rp145.5 triliun. Penjualan kendaraan juga meningkat sebesar 7 persen dibandingkan 2022 menjadi 4.2 jutaan unit.
Namun 2024 diperkirakan akan menjadi tahun yang sulit bagi perusahaan asal Korea Selatan tersebut. Pasalnya ada ketidakpastikan ekonomi hingga tingginga inflasi di sejumlah negara.
“Kondisi bisnis Hyundai Motor di 2024 sangat sulit diprediksi karena banyaknya ketidakpastian ekonomi pada negara-negara berkembang dan penurunan di negara maju,” ungkap Hyundai dalam keterangannya.
Bahkan pada Desember 2023 Hyundai sudah menelan kerugian sebesar 287 miliar won atau setara 3.3 triliun. Hal ini disebabkan karena mereka harus menutup pabrik di Rusia setelah berhenti beroperasi sejak Maret 2022.
Pada 2024 Hyundai juga melihat adanya tantangan besar di segmen mobil listrik. Meski mereka yakin bisa meningkatkan penjualan sebesar 12 persen atau sekitar 300.000 unit tetapi itu dirasa lebih lambat dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Pasar mobil listrik jelas sudah mengalami perlambatan. Hyundai pasti akan menemui beragam tantangan sehingga penjualan bisa naik atau turun tapi kami tetap melanjutkannya,” ungkap Zayong Koo, Senior Vice President Hyundai.
Sebelumnya diberitakan bahwa total penjualan Hyundai dan Kia berhasil mencapai 7.3 juta unit 2023 atau naik 6.6 persen dibanding tahun lalu. Jumlah itu 3 persen di bawah target mereka yang mencapai 7.52 juta unit.
Pada 2024 Hyundai optimis bisa menjual sedikitnya 4.24 juta unit yang 704.000 unit diantaranya berasal dari Korea Selatan. Sementara sisanya akan didukung permintaan dari negara lain termasuk Indonesia.
Hyundai pun berencana untuk mengoptimalkan kembali penjualan kendaraan listriknya dan mengambil keuntungan dari sana. Penguatan infrastruktur produksi Electric Vehicle juga terus ditingkatkan agar bisa beradaptasi terhadap perubahan pasar serta menyiapkan berbagai risiko
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 September 2026, 09:00 WIB
21 September 2026, 19:00 WIB
17 September 2026, 09:00 WIB
02 September 2026, 09:00 WIB
31 Agustus 2026, 19:00 WIB
Terkini
26 September 2026, 16:52 WIB
Dorna mengumumkan jadwal MotoGP 2027, terdiri dari 22 seri dan terdapat dua sirkuit baru yang jadi tuan rumah
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia