Hyundai Bidik Tesla Incar Gelar Mobil Listrik Paling Irit

Gencar tunjukkan komitmen di era elektrifikasi, Hyundai bidik Tesla incar gelar lini mobil listrik paling irit

Hyundai Bidik Tesla Incar Gelar Mobil Listrik Paling Irit
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Komitmen Hyundai di era elektrifikasi dibuktikan dengan kehadiran sejumlah mobil listrik baru buat konsumen global, mulai dari Ioniq 5 sampai Kona Electric.

Pabrik asal Korea Selatan ini juga membekali lini kendaraan listriknya dengan fitur mumpuni dan konsumsi listrik yang efisien.

Beberapa waktu lalu laporan dari EPA (United States Environmental Protection Agency) menunjukan bahwa Hyundai bidik Tesla tempati peringkat dua merek yang punya emisi karbon rendah dan bahan bakar irit.

Tesla sendiri masih tetap berada di posisi pertama karena seluruh modelnya merupakan BEV (Battery Electric Vehicle). Sementara Hyundai masih menjual lini di luar BEV seperti hybrid dan ICE (Internal Combustion Engine).

Hyundai Ioniq 6
Photo : TrenOto

Namun data tersebut juga bermaksud menunjukkan bahwa Hyundai mengoptimalkan efisiensi bahan bakar tidak sekadar melalui BEV melainkan seluruh model yang dijual.

Selama periode 2018 sampai 2022, Hyundai mengurangi kadar emisi CO2 atau GHG (Greenhouse Gases) dari 311 g/miles ke 302 g/miles.

Sebagai perbandingan, rata-rata kadar emisi kendaraan secara umum menurut EPA adalah sekitar 411 g/miles.

Jose Munoz, Presiden Hyundai Motor turut mengapresiasi pencapaian tersebut dan menyatakan komitmen untuk terus memproduksi kendaraan ramah lingkungan.

“Kami memimpin jalan dalam mengurangi emisi kabron serta meningkatkan efisiensi bahan bakar buat konsumen dengan terus mendorong elektrifikasi,” ucap Munoz dilansir dari Electrek, Minggu (7/1).

Hal ini juga dibuktikan melalui gencarnya investasi Hyundai di berbagai negara termasuk Indonesia dan Amerika Serikat.

Pabrik berlambang H miring itu disebut bakal memproduksi 300.000 EV setiap tahun di fasilitas AS mulai 2025.

Di peringkat paling bawah ada Stellantis yang menaungi Jeep dan Ram. Merek tersebut mencatatkan tingkat emisi CO2 tertinggi dan efisiensi bahan bakar paling rendah.
 
Hyundai Ioniq 6
Photo : TrenOto
 
Terlepas dari itu Automotive Trends Report menjelaskan bahwa usaha penghematan konsumsi bahan bakar dan pengurangan emisi akan terus dilakukan berbagai pabrikan di era elektrifikasi.

Secara keseluruhan berikut adalah peringkat efisiensi kendaraan dari beragam merek menurut EPA.

  1. Tesla
  2. Hyundai
  3. Honda
  4. Kia
  5. Subaru
  6. Toyota
  7. Nissan
  8. Mazda
  9. VW
  10. BMW
  11. Mercedes-Benz
  12. Ford
  13. GM
  14. Stellantis

Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E