Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Diklaim Turun
29 Maret 2026, 11:44 WIB
Korlantas Polri siapkan pos pengamanan saat arus mudik Lebaran guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Kepolisian mulai menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas dan Pos Pengamanan saat arus mudik Lebaran yang akan terjadi dalam waktu dekat. Persiapan tersebut perlu dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.
Sejak terjadinya Covid-19 di Indonesia, Pemerintah telah melarang masyarakat untuk mudik saat Lebaran. Aturan tersebut dilakukan untuk menghindari terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia.
Kini meski jumlah kasus aktif Covid-19 masih lebih tinggi dibandingkan puncak gelombang pertama, sejumlah pelonggaran sudah diberikan. Bukan tidak mungkin pelonggaran juga akan semakin diperluas saat bulan Ramadhan dan Lebaran.
Adanya pelonggaran tentunya akan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mudik sehingga bukan tidak mungkin terjadi kepadatan lalu lintas. Untuk itu perlu pesiapan matang dari pihak Kepolisian untuk mengatasi hal tersebut.
“Nanti akan ada beberapa pos yang kita sediakan serta skenariokan seperti tahun sebelumnya. Seperti pos pelayanan, pos kesehatan dan lainnya,” ungkap Irjen Firman Shantyabudi, Kakorlantas Polri.
Ia pun menambahkan bahwa dirinya telah meninjau langsung jalur mudik di Tol Trans Jawa untuk mempersiapkan Operasi Ketupat 2022. Dari peninjauan itu, Ia menilai bahwa infrastruktur di ruas Tol Trans Jawa sudah cukup baik ada beberapa titik bisa memicu kecelakaan lalu lintas.
“Memang masih ditemui beberapa kondisi yang kontur tanahnya tidak sama sehingga menyebabkan jalan bergelombang. Jadi, saya harap masyarakat bisa mematuhi rambu-rambu agar kendaraan tetap stabil,” tegasnya.
Hal ini tentunya harus menjadi perhatian khusus karena banyak pengendara yang memacu kendaraan melebihi batas kecepatan. Tindakan tersebut tentu sangat berbahaya serta berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Selain itu, Kakorlantas juga meminta masyarakat untuk memeriksakan kendaraan sebelum berpergian jarak jauh seperti mudik. Dengan demikian maka risiko terjadi kerusakan kendaraan di tengah jalan dapat dihindari.
Ia pun meminta agar masyarakat tidak melakukan perjalanan secara mendadak dan melakukan persiapan terlebih dahulu. Tujuannya adalah untuk menghindari kejadian tidak diinginkan seperti sakit saat perjalanan.
“Perlu persiapan baik fisik maupun kendaraan yang akan digunakan. Perhatikan juga kesehatan dan protokol kesehatan karena masih dalam kondisi Covid-19,” pungkas Firman
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
29 Maret 2026, 11:44 WIB
26 Maret 2026, 15:00 WIB
19 Maret 2026, 13:17 WIB
18 Maret 2026, 09:01 WIB
15 Maret 2026, 09:13 WIB
Terkini
30 Maret 2026, 03:55 WIB
Marco Bezzecchi memenangkan MotoGP Amerika 2026 ditemani rekan segarasinya, Jorge Martin di urutan kedua
29 Maret 2026, 16:08 WIB
Mobil listrik Denza Z bakal mengisi kelas yang sama dengan Porsche 911, gandeng Daniel Craig untuk promosinya
29 Maret 2026, 11:44 WIB
Kecelakaan arus mudik dan balik Lebaran 2026 diklaim mengalami penurunan cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya
29 Maret 2026, 04:07 WIB
Jorge Martin sukses menundukkan Francesco Bagnaia pada lap terakhir sprint race MotoGP Amerika 2026 di COTA
28 Maret 2026, 13:00 WIB
Geely berhasil mencatat angka penjualan yang tinggi di awal 2026 berkat kedua modelnya yaitu EX5 dan EX2
28 Maret 2026, 11:00 WIB
Penjualan mobil di RI menorehkan capaian positif, tetapi masih banyak tantangan perlu dihadapi tahun ini
28 Maret 2026, 07:33 WIB
Pada akhir Maret 2026 beberapa harga motor bebek cukup stabil, hanya TVS yang melakukan penyesuaian banderol
27 Maret 2026, 20:00 WIB
Nio Firefly akan mengisi kelas yang sama dengan salah satu calon mobil listrik baru di RI, Honda Super One