Menteri PU Ungkap Trans Jawa Jadi Kunci Lancarnya Mudik Lebaran
03 April 2026, 15:39 WIB
Korlantas Polri siapkan pos pengamanan saat arus mudik Lebaran guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Kepolisian mulai menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas dan Pos Pengamanan saat arus mudik Lebaran yang akan terjadi dalam waktu dekat. Persiapan tersebut perlu dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.
Sejak terjadinya Covid-19 di Indonesia, Pemerintah telah melarang masyarakat untuk mudik saat Lebaran. Aturan tersebut dilakukan untuk menghindari terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia.
Kini meski jumlah kasus aktif Covid-19 masih lebih tinggi dibandingkan puncak gelombang pertama, sejumlah pelonggaran sudah diberikan. Bukan tidak mungkin pelonggaran juga akan semakin diperluas saat bulan Ramadhan dan Lebaran.
Adanya pelonggaran tentunya akan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mudik sehingga bukan tidak mungkin terjadi kepadatan lalu lintas. Untuk itu perlu pesiapan matang dari pihak Kepolisian untuk mengatasi hal tersebut.
“Nanti akan ada beberapa pos yang kita sediakan serta skenariokan seperti tahun sebelumnya. Seperti pos pelayanan, pos kesehatan dan lainnya,” ungkap Irjen Firman Shantyabudi, Kakorlantas Polri.
Ia pun menambahkan bahwa dirinya telah meninjau langsung jalur mudik di Tol Trans Jawa untuk mempersiapkan Operasi Ketupat 2022. Dari peninjauan itu, Ia menilai bahwa infrastruktur di ruas Tol Trans Jawa sudah cukup baik ada beberapa titik bisa memicu kecelakaan lalu lintas.
“Memang masih ditemui beberapa kondisi yang kontur tanahnya tidak sama sehingga menyebabkan jalan bergelombang. Jadi, saya harap masyarakat bisa mematuhi rambu-rambu agar kendaraan tetap stabil,” tegasnya.
Hal ini tentunya harus menjadi perhatian khusus karena banyak pengendara yang memacu kendaraan melebihi batas kecepatan. Tindakan tersebut tentu sangat berbahaya serta berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Selain itu, Kakorlantas juga meminta masyarakat untuk memeriksakan kendaraan sebelum berpergian jarak jauh seperti mudik. Dengan demikian maka risiko terjadi kerusakan kendaraan di tengah jalan dapat dihindari.
Ia pun meminta agar masyarakat tidak melakukan perjalanan secara mendadak dan melakukan persiapan terlebih dahulu. Tujuannya adalah untuk menghindari kejadian tidak diinginkan seperti sakit saat perjalanan.
“Perlu persiapan baik fisik maupun kendaraan yang akan digunakan. Perhatikan juga kesehatan dan protokol kesehatan karena masih dalam kondisi Covid-19,” pungkas Firman
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 April 2026, 15:39 WIB
29 Maret 2026, 11:44 WIB
26 Maret 2026, 15:00 WIB
19 Maret 2026, 13:17 WIB
18 Maret 2026, 09:01 WIB
Terkini
30 September 2026, 22:20 WIB
Shell Lubricants berhasil mempertahankan prestasinya dalam penjualan yan berada di puncak selama dua dekade
30 September 2026, 20:53 WIB
Astra Daihatsu Motor mengklaim berhasil mencatatkan penjualan 4.156 baru di Solo, Semarang dan sekitarnya
30 September 2026, 17:00 WIB
Belum ada kepastian perubahan aturan, namun penerapan ganjil genap Jakarta akan dievaluasi setelah satu dekade
30 September 2026, 15:34 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan
30 September 2026, 07:00 WIB
IMX 2026 kembali akan berlangsung pada 9-11 Oktober dan diramaikan dengan mobil-mobil modifikasi ikonik
30 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta diputuskan masih lanjut sampai akhir tahun, setelah sempat ditinjau beberapa pihak
30 September 2026, 06:00 WIB
Di akhir bulan September, SIM keliling Bandung tetap beroperasi untuk melayani masyarakat di Kota Kembang
30 September 2026, 06:00 WIB
Ada lima lokasi fasilitas SIM keliling Jakarta yang tersedia hari ini, simak tempat dan jam operasionalnya