Konsumsi BBM Daihatsu Xenia Baru Diklaim Sangat Irit

Konsumsi BBM Daihatsu Xenia baru diklaim sangat irit berdasarkan metode uji yang mereka lakukan secara internal

Konsumsi BBM Daihatsu Xenia Baru Diklaim Sangat Irit
Arie Prasetya

TRENOTO – Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan secara internal, konsumsi BBM Daihatsu Xenia terbaru sangat irit. Untuk diketahui, metode pengujian yang dilakukan tim R&D tersebut menggunakan standar New European Driving Cycle (NEDC) dengan mengembangkan 2 kecepatan konstan di economic speed 60 km/jam dan 100 km/jam.

Bambang Supriyadi, Technical Service Division Head ADM (Astra Daihatsu Motor) menyebutkan NEDC adalah metode standar yang digunakan bagaimana mengukur konsumsi BBM dan dilakukan di test course Daihatsu, Karawang Jawa Barat. Memiliki beberapa kriteria seperti mobil plus beban 160 kg, ambient temperature 32 derajat celcius dan angka ron bbm 92 serta jarak 3 x 500 meter (diambil rata-ratanya).

"Kemudian dilakukan 3 pengujian dan data diambil dari rata-ratanya. Juga perlu diingat adalah akhirnya ada 3 faktor utama yang mempengaruhi konsumsi BBM mulai dari kondisi jalan, perilaku pengemudi serta kondisi atau performa dari mobil itu sendiri," ungkap Bambang.

Konsumsi BBM All New Daihatsu Xenia

Konsumsi BBM all new Daihatsu yang didapat dari pengujian internal ADM adalah sebagai berikut:

Varian                               60 km/jam        100 km/jam

  • Xenia 1.3 CVT          29.9 km/liter    17.7 km/liter
  • Xenia 1.5 CVT          29.3 km/liter    17.5 km/liter

Anda jangan heran jika hasil yang didapat memiliki angka konsumsi fantastis. Ini bisa didapat berdasarkan metode uji dengan parameter dan kondisi yang terpapar di atas.

TrenOto yang ikut dalam media drive all new Xenia Jogjakarta - Semarang memiliki catatan rata-rata konsumsi tersendiri. Berdasarkan angka yang ada di MID, konsumsi BBM rata-rata all new Xenia 1.5 CVT ada dikisaran 11.5 km - 12.7 km.

Photo : TrenOto

Angka rata-rata ini didapat saat mobil digunakan sekitar 150 km. Kondisi jalan yang dilalui juga sangat beragam, mulai dari lurus panjang, pantai berpasir, menanjak di area pegunungan hingga kemacetan di sekitar kota Semarang.

Kecepatan yang dikembangkan juga tak kalah beragam. Rata-rata kecepatan berada di kisaran 60 km/jam hingga yang tertinggi sekitar 100 - 120 km/jam.

Selain soal konsumsi BBM, Bambang juga memaparkan soal data akselerasi dari all new Xenia. Hasilnya adalah sebagai berikut

Varian                    100 km/jam

  • Xenia 1.3 CVT             12.2 detik
  • Xenia 1.3 manual     14 detik
  • Xenia 1.5 CVT             12.6 detik
  • Xenia 1.5 manual          11.6 detik

Terkini

mobil
Toyota

Setelah Lombok, Toyota Perkuat Pendidikan Vokasi di Bali

Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil

mobil
Penjualan Mobil Baru

Kemenperin Yakin Penjualan Mobil 2026 Tembus 1 Juta Unit

Penjualan mobil tampak kembali pulih di Juni 2026, Kemenperin yakin bisa tembus 1 juta unit di akhir 2026

mobil
Giti

Giti Xcursion RT Dikenalkan, Ban Berkemampuan Hybrid

Para pemilik kendaraan jenis SUV atau Double Cabin 4X4 menjadi incaran calon produk terbaru Giti di Indonesia

mobil
DFSK E5 Plus PHEV

DFSK E5 Plus Diklaim Tawarkan Teknologi PHEV Lebih Baik

SUV PHEV DFSK E5 Plus sudah mulai dirakit lokal di pabrik Cikande, ditawarkan dengan harga Rp 500 jutaan

mobil
Daihatsu Rocky Hybrid

Fitur Unggulan Daihatsu Rocky Hybrid, Bikin Nyaman di Perkotaan

Daihatsu Rocky Hybrid dibekali beberapa fitur terkini guna memberikan sensasi berkendara yang berbeda

motor
astra honda motor technical skill contest

Honda Asah Kompetensi Teknisi AHASS, Bikin Jadi Naik Kelas

Astra Honda Motor Technical Skill Contest 2026 baru saja digelar dan diikuti 69 peserta dari seluruh Indonesia

mobil
MG S5 EV

Baru Meluncur, 10 Ribu Unit MG S5 EV Ditarik dari Pasaran

Mobil listrik MG S5 EV memiliki potensi overheating, ada ribuan unit yang mulai ditarik dari pasaran

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 24 Juli 2026 Jelang Akhir Pekan

Menutup pekan terakhir di Juli 2026, Sistem lalu lintas Ganjil Genap Jakarta hari ini tetap diberlakukan