Hyundai Stargazer Cartenz Jadi Idaman Baru, Penjualan Naik
23 September 2026, 09:00 WIB
Konsumen Hyundai anggap charging station paling sempurna adalah di rumah, tidak terlalu mengandalkan SPKLU
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Buat pengguna mobil listrik, charging station ibarat SPBU untuk kendaraan konvensional. Meski sudah mulai digencarkan namun jumlahnya memang belum terlalu banyak.
Persebaran SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) yang belum merata serta jumlah sedikit, jadi salah satu kekhawatiran buat konsumen apalagi jika berkendara jarak jauh. Namun Hyundai justru melihat ada perubahan perilaku pemilik mobil listrik menghadapi hal itu.
Disampaikan oleh Astrid Wijana, Head of Marketing Department PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) menyebut berdasarkan survey internal kebanyakan konsumen Hyundai melakukan pengisian daya di rumah bukan tempat publik.
“Sebenarnya pemilik Hyundai mereka langsung dapat (alat) charging di rumah. Jadi memang untuk keseharian sebenarnya rumah adalah charging station paling sempurna buat konsumen,” ungkap Astrid kepada media di Senayan Park, Jakarta Selatan, Selasa (5/9).
Menambahkan hal tersebut, Fransiscus Soerjopranoto selaku Chief Operating Officer PT HMID menegaskan perilaku konsumen sudah berbeda dengan pengguna mobil konvensional atau mesin bensin.
Jika pengisian bahan bakar memakan waktu paling tidak 15 menit termasuk antre, pengisian daya mobil listrik yang cenderung lebih lama dilakukan di rumah saat kendaraan memang sedang tidak dipakai.
“Menggunakan charging station, mungkin mereka bisa memanfaatkan waktu istirahat mereka untuk mengisi daya,” ucap Soerjo dalam kesempatan yang sama.
Menurut Soerjo saat ini pemilik mobil listrik sudah mulai melakukan perhitungan jarak tempuh sebelum berkendara. Sehingga tidak lagi khawatir berlebih ketika menggunakan EV.
“Biasanya konsumen sudah bisa mengira-ngira misal jarak tempuh masih 416 km, berarti tidak perlu (mengisi daya). Nanti sudah 100 km baru mereka mulai menge-charge,” ucap dia.
Mempertegas pernyataan terdahulu Soerjo menyebut bahwa tempat favorit konsumen untuk melakukan pengisian daya adalah di rumah sendiri berbarengan dengan waktu istirahat, sehingga lebih efisien waktu.
SPKLU jadi sebuah hal krusial untuk terus membantu mengurangi range anxiety. Namun Hyundai menegaskan tidak akan menentukan target jumlah SPKLU di Indonesia ke depannya.
“Kami lebih melihat area mana yang mudah terjangkau oleh publik,” tegas dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 September 2026, 09:00 WIB
22 September 2026, 07:00 WIB
21 September 2026, 19:00 WIB
21 September 2026, 11:16 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
Terkini
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan SIM keliling Bandung agar memudahkan para pengendara motor dan mobil hari ini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal