Daihatsu Bukukan 591 SPK di GIIAS 2026, Sigra Paling Diburu
11 Agustus 2026, 20:00 WIB
Sebelumnya jadi andalan first car buyer, sekarang Daihatsu Ayla jadi pilihan mobil kedua atau pengganti
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Daihatsu Ayla sebelumnya merupakan salah satu mobil LCGC (low cost green car) yang jadi andalan masyarakat. Kebanyakan pembeli Ayla adalah first car buyer atau orang yang baru pertama kali membeli mobil.
Pertimbangan masyarakat adalah karena harga Ayla yang cenderung terjangkau mulai dari Rp130 jutaan. Ditambah ada banyak opsi cicilan ringan untuk memudahkan konsumen.
Meski dahulu kerap menjadi mobil pertama, Sri Agung Handayani selaku Direktur Marketing dan Corporate Planning PT ADM (Astra Daihatsu Motor) mengatakan saat ini sudah mulai berubah.
Pembeli Daihatsu Ayla ternyata justru dikuasai additional buyer serta replacement buyer. Tiga alasan utama konsumen membeli adalah desain eksterior, efisiensi bahan bakar serta harga terjangkau.
“Kita yang terkejut itu first car buyer dari 78 persen menjadi 48 persen. Kalau dulu Ayla didominasi 70 persen oleh first car buyer,” ucap Agung kepada media di GIIAS 2023, Rabu (16/8).
Ia mengungkapkan perubahan kategori pembeli ini terjadi sejak Daihatsu meluncurkan generasi terbaru dari Ayla, bergaya lebih sporti namun dengan harga tidak terlalu berbeda jauh dari pendahulunya.
Kemudian Agung menjelaskan berdasarkan hasil survey internal yang dilakukan di wilayah Jabodetabek, Medan dan Surabaya, jumlah pembeli anak muda di bawah 35 tahun meningkat dari 41 persen menjadi 52 persen.
“Itu didominasi (kategori) yang di luar dugaan. Pembeli additional dan replacement (mobil kedua serta mobil pengganti) jadi lebih banyak,” ungkap Agung.
Survey tersebut juga menyebutkan bahwa kebanyakan konsumen baru memilih untuk membeli Ayla karena eksterior terbarunya. Sedangkan sebelum generasi terkini meluncur, alasan orang membeli Ayla adalah karena harganya murah Rp100 jutaan.
Setelah all new Ayla meluncur banyak konsumen menyatakan bahwa mereka bukan pembeli mobil pertama, namun membeli Ayla untuk dijadikan mobil kedua ataupun sebagai pengganti mobil terdahulunya.
“Mulai awal diluncurkan sampai sekarang dikuasai additionl buyer dan replacement buyer. Terus alasan membelinya di luar dugaan kami yaitu desain eksterior, efisiensi bahan bakar dan harga murah,” tegas Agung.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Agustus 2026, 20:00 WIB
07 Agustus 2026, 10:45 WIB
07 Agustus 2026, 09:00 WIB
06 Agustus 2026, 17:58 WIB
05 Agustus 2026, 11:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika