Konsumen Daihatsu di Lombok Beli LCGC Bonus Gran Max Taft Guy
25 Desember 2025, 09:00 WIB
Sebelumnya jadi andalan first car buyer, sekarang Daihatsu Ayla jadi pilihan mobil kedua atau pengganti
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Daihatsu Ayla sebelumnya merupakan salah satu mobil LCGC (low cost green car) yang jadi andalan masyarakat. Kebanyakan pembeli Ayla adalah first car buyer atau orang yang baru pertama kali membeli mobil.
Pertimbangan masyarakat adalah karena harga Ayla yang cenderung terjangkau mulai dari Rp130 jutaan. Ditambah ada banyak opsi cicilan ringan untuk memudahkan konsumen.
Meski dahulu kerap menjadi mobil pertama, Sri Agung Handayani selaku Direktur Marketing dan Corporate Planning PT ADM (Astra Daihatsu Motor) mengatakan saat ini sudah mulai berubah.
Pembeli Daihatsu Ayla ternyata justru dikuasai additional buyer serta replacement buyer. Tiga alasan utama konsumen membeli adalah desain eksterior, efisiensi bahan bakar serta harga terjangkau.
“Kita yang terkejut itu first car buyer dari 78 persen menjadi 48 persen. Kalau dulu Ayla didominasi 70 persen oleh first car buyer,” ucap Agung kepada media di GIIAS 2023, Rabu (16/8).
Ia mengungkapkan perubahan kategori pembeli ini terjadi sejak Daihatsu meluncurkan generasi terbaru dari Ayla, bergaya lebih sporti namun dengan harga tidak terlalu berbeda jauh dari pendahulunya.
Kemudian Agung menjelaskan berdasarkan hasil survey internal yang dilakukan di wilayah Jabodetabek, Medan dan Surabaya, jumlah pembeli anak muda di bawah 35 tahun meningkat dari 41 persen menjadi 52 persen.
“Itu didominasi (kategori) yang di luar dugaan. Pembeli additional dan replacement (mobil kedua serta mobil pengganti) jadi lebih banyak,” ungkap Agung.
Survey tersebut juga menyebutkan bahwa kebanyakan konsumen baru memilih untuk membeli Ayla karena eksterior terbarunya. Sedangkan sebelum generasi terkini meluncur, alasan orang membeli Ayla adalah karena harganya murah Rp100 jutaan.
Setelah all new Ayla meluncur banyak konsumen menyatakan bahwa mereka bukan pembeli mobil pertama, namun membeli Ayla untuk dijadikan mobil kedua ataupun sebagai pengganti mobil terdahulunya.
“Mulai awal diluncurkan sampai sekarang dikuasai additionl buyer dan replacement buyer. Terus alasan membelinya di luar dugaan kami yaitu desain eksterior, efisiensi bahan bakar dan harga murah,” tegas Agung.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 Desember 2025, 09:00 WIB
16 Desember 2025, 11:00 WIB
14 Desember 2025, 17:00 WIB
13 Desember 2025, 17:41 WIB
08 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV