10 Mobil Listrik Terlaris September 2026: EV Mungil Diminati
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Kerap jadi kebiasaan pemilik MPV (Multi Purpose Vehicle), BYD imbau pengguna M6 tak bawa muatan berlebih
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD (Build Your Dreams) meluncurkan MPV (Multi Purpose Vehicle) M6 di perhelatan GIIAS 2024. Ini menjadi mobil keluarga bertenaga listrik murni pertama dengan banderol mulai Rp 300 jutaan di Indonesia.
Saat ini MPV elektrifikasi baru tersedia dalam pilihan teknologi hybrid saja. Terlarisnya dari Toyota yakni Kijang Innova Zenix HEV (Hybrid Electric Vehicle), dijual mulai Rp 400 jutaan.
Satu hal yang sempat jadi perhatian adalah kebiasaan sejumlah pemilik MPV ataupun mobil keluarga berkonfigurasi 7-seater memaksimalkan kapasitas kendaraan. Beberapa bahkan sampai melebihi kapasitas.
Ternyata hal tersebut juga turut menjadi perhatian BYD sebelum meluncurkan M6. Hanya saja manufaktur asal China ini menegaskan kebiasaan mengisi kendaraan melebihi kapasitas perlu dihindari pengguna mobil listrik.
Pasalnya letak baterai mobil listrik ada di lantai kabin. Meski telah diuji keamanannya langkah itu merupakan tindakan preventif agar terhindar dari kejadian tidak diinginkan.
“Sebelum merilis kendaraan kita riset dulu dengan baik salah satunya adalah soal kekuatan dan kapasitas. Poin saya (tetap) tidak disarankan karena alasan keamanan,” ucap Luther Panjaitan, Head of Marketing BYD Motor Indonesia di sela GIIAS 2024 beberapa waktu lalu.
Untuk itu BYD imbau pengguna M6 untuk tetap memperhatikan kapasitas kendaraan demi menjaga keselamatan.
Perlu diketahui BYD M6 menggunakan Blade Battery yang telah teruji keamanannya. Berukuran lebih tipis, baterai telah melalui sejumlah pengetesan seperti ditusuk jarum. Ketika jenis baterai lain mengalami kenaikan suhu dan meledak, Blade Battery bisa bertahan lebih baik.
Namun Luther tetap menegaskan nanti calon pemilik BYD M6 perlu memperhatikan kapasitas mobil guna mengantisipasi kejadian berbahaya.
“Jadi walaupun kita melakukan persiapan itu, bukan hal yang sangat disarankan. Kita juga bisa ke depannya melakukan kampanye soal jumlah penumpang ideal,” ujar Luther.
Per akhir Juli 2024 BYD memiliki target kirim 2.500 unit BYD yang telah dipesan termasuk M6. Mereka juga berusaha buat mempercepat pengiriman mengingat beberapa konsumen menunggu lama sejak Februari.
“BYD bekerja sama dengan semua diler dan rekanan untuk mengakselerasi handover setiap hari,” tegas Eagle Zhao, Presiden Direktur BYD Motor Indonesia dalam kesempatan sama.
Masih enggan mengungkapkan jumlah pemesanan, Eagle mengatakan BYD M6 berkontribusi paling banyak di antara tiga model lain yaitu Dolphin, Atto 3 dan Seal. Hal tersebut membuktikan tingginya minat konsumen terhadap MPV.
“MPV adalah simbol tipikal untuk industri otomotif Indonesia. Makanya BYD perkenalkan M6 karena kita percaya diri sama pasarnya,” ujar Eagle.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
Terkini
17 Oktober 2026, 10:26 WIB
Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi