12 Tips Hemat BBM agar Pengeluaran Tidak Membengkak
09 Desember 2023, 11:09 WIB
keunggulan teknologi Baru UD Trucks kembali dipamerkan di ajang GIIAS 2022 untuk memastikan masyarakat lebih mengenalinya
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – GIIAS 2022 dimanfaatkan PT UD Astra Motor Indonesia (UD AMI) untuk memberi edukasi kepada pelanggan terkait produknya. Pasalnya, model-model mereka kini telah disematkan Selected Catalytic Reduction (SCR) yang menggunakan AdBlue®.
Penyematan teknologi dilakukan guna memenuhi aturan dari pemerintah yaitu memiliki emisi gas buang Euro 4. Oleh karena itu pabrikan kendaraan harus melakukan beberapa pengembangan agar dapat memenuhi aturan tersebut.
Ali Rachman, Head of Competence Development dari PT UD AMI mengatakan bahwa untuk memenuhi aturan maka kadar NOx harus dikurangi. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan meski tidak menggunakan tenaga listrik.
“Caranya adalah menyemprotkan cairan urea (AdBlue®) ke gas buang dengan teknologi SCR. Atau bisa juga memasukkan kembali gas buang ke dalam mesin agar temperatur ruang bakar menurun yang selanjutnya akan menurunkan kadar NOx,” ungkapnya.
Namun yang dipilih oleh PT UD AMI adalah cara pertama karena dinilai paling efektif. Mesin bisa menjadi lebih bersih, awet, konsumsi BBM lebih efisien dan tidak sensitif terhadap kualitas bahan bakar solar kurang baik seperti solar B30 karena bersulfur tinggi.
Langkah PT UD AMI pun mendapat respon positif dari Paulus Tjakrawan, Wakil Ketua Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI). Menurutnya apa yang dilakukan oleh PT UD AMI sudah sangat baik untuk mendukung perkembangan bahan bakar ramah lingkungan.
“Kami mendukung dan aktif melakukan sosialisasi akan penggunaan biodiesel sebagai bagian dari energi baru. Terlebih penggunaan bahan bakar tersebut telah terbukti dapat menghemat subsisi hingga Rp60 triliun pada tahun lalu,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Ia juga menambahkan bahwa saat ini pihaknya dengan pemerintah Indonesia tengah melakukan uji coba untuk solar B40. Pelaksanaannya pun dilakukan secara hati-hati agar ke depan bisa diterapkan.
“Saat ini kami serta pemerintah sedang melakukan uji coba B40 di beberapa lokasi. Rencananya uji coba akan dilakukan sejauh 50.000 km dan setiap 10.000 km mesin kendaraan akan diperiksa untuk memastikan apakah ada dampak negatif atau tidak,” tegasnya.
Ia pun menambahkan bila B40 berhasil diterapkan maka bukan tidak mungkin penghematan BBM di tahun berikutnya bisa lebih besar.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
09 Desember 2023, 11:09 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse