Mitsubishi Pajero Sport, SUV Andal Menerjang Medan Berat
27 Februari 2026, 09:00 WIB
Memiliki tenaga besar dan efisien, berikut ini sejumlah keunggulan mesin diesel Mitsubishi Pajero Sport
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Mitsubishi Pajero Sport di Indonesia memiliki cukup banyak penggemar. Hal ini dikarenakan performa yang ditawarkan bisa diandalkan melewati berbagai medan menantang.
Tidak hanya itu karena sebagai kendaraan keluarga tampilannya sporti dan agresif. Tak ayal kendaraan banyak diminati kaum Adam meskipun tidak sedikit perempuan yang mengandalkannya.
Kian menarik sebab SUV (Sport Utility Vehicle) tersebut dipasarkan dengan fitur lengkap. Sehingga menjamin setiap perjalanan lebih menyenangkan.
Mitsubishi Pajero Sport pertama kali hadir di Indonesia pada 2009 atau generasi kedua secara global. Kala itu mesin yang diusung berkode 4D56 2.500 cc empat silnder segaris DOHC Common Rail Turbocharged.
Dapur pacu tersebut mampu menghasilkan daya 134 hp dan torsi puncak sebesar 324 Nm. Output sebesar itu mampu pengalaman berkendara mengagumkan di setiap medan jalan.
Setelah dua tahun berlalu Pajero Sport di tanah Air mendapat penyegaran mesin. Tepatnya penambahan teknologi VGT (Variable Geometry Turbo) dengan tujuan performa lebih baik.
Pada 2016 masuk Mitsubishi Pajero Sport generasi ketiga yang mengusung mesin berkode 4N15 2.400 cc MIVEC. Sumber daya tersebut disandingkan bersama transmisi otomatis 8 percepatan.
Hasilnya tenaga maksimal sebesar 178 hp dan torsi puncak 430 Nm. Meskipun kubikasi mesin mengecil namun tenaga melonjak dan perpindahan gigi lebih halus sehingga meningkatkan kenyamanan.
Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi yang disematkan pada kendaraan juga terus berevolusi. Untuk mendukung kenyamanan berkendara dijejali fitur keselamatan aktif meliputi Forward Collision Mitigation (FCM), Ultrasonic Miss-acceleration Mitigation System (UMS), Blind Spot Warning – Lane Change Assist (BSW-LCA), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Electric Parking Brake (EPB), Brake Auto Hold (BAH).
Sedangkan fitur keselamatan pasifnya antara lain 7 SRS Air Bags, Active Stability & Traction Control (ASTC), Anti-lock Braking System, Electronic Brake Distribution, Brake Assist, telah disematkan juga didukung oleh teknologi RISE (Reinforced Impact Safety Evolution) body, dan Rigid Lightweight body.
Jantung pacu Pajero Sport tersebut di atas tetap dipertahankan hingga sekarang karena memiliki berbagai keunggulan. Mulai dari kompresi lebih rendah dan material ringan membuat performa kendaraan semakin baik juga efisien.
“Sejak diperkenalkan di Indonesia pada 2009, Mitsubishi Pajero Sport mendapat penerimaan positif. Dengan segala keunggulannya kami berharap model ini mendapat penerimaan yang lebih baik lagi,” kata Naoya Nakamura, President Director PT MMKSI (Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia) pada saat peluncuran.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Februari 2026, 09:00 WIB
30 Januari 2026, 09:00 WIB
19 Januari 2026, 10:11 WIB
03 Januari 2026, 07:00 WIB
27 November 2025, 20:43 WIB
Terkini
21 Mei 2026, 19:21 WIB
Gencar elektrifikasi, Volvo luncurkan produk di kelas yang sama dengan BMW iX tetapi berkonfigurasi 7-seater
21 Mei 2026, 07:00 WIB
Salah satu konsumen Kalista yang merasakan dampak positif dari penggunaan truk listrik adalah Evershine Group
21 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini beroperasi sejak pagi, jadi masyarakat jangan sampai terlambat mendatangi
21 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini kembali diberlakukan dengan bantuan sistem ETLE statis maupun Mobile terpadu
21 Mei 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia untuk perpanjangan masa berlaku SIM hari ini, simak informasinya
20 Mei 2026, 21:34 WIB
Mobil listrik 7-seater VinFast VF MPV 7 resmi diluncurkan di Indonesia, rakitan pabrik VinFast di Subang
20 Mei 2026, 20:09 WIB
Penjualan daihatsu selama empat bulan pertama tahun ini cukup positif sehingga tetap berada di posisi kedua
20 Mei 2026, 13:55 WIB
Hirohide Tagawa dipercaya untuk melakukan pengembangan kei car BYD demi mematangkan kehadiran Racco di Jepang