Kepolisian Pastikan Kondisi Lalu Lintas Saat Nataru Terkendali

Kepolisian menyebut bahwa kondisi lalu lintas saat Nataru kali ini terbilang masih terkendali tanpa kepadatan yang signifikan

Kepolisian Pastikan Kondisi Lalu Lintas Saat Nataru Terkendali

TRENOTO – Kepolisian Republik Indonesia menegaskan bahwa kondisi lalu lintas saat Nataru (Natal dan tahun baru) terbilang cukup lancar. Bahkan boleh dikatakan belum terjadi peristiwa kepadatan yang signifikan.

Selama libur Nataru, pihak Kepolisian akan menggelar Operasi Lilin yang diselenggarakan 23 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Operasi tersebut akan berlangsung secara Nasional untuk memastikan keamaan dan kelancaran lalu lintas. Kepolisian juga ditugaskan Pemerintah agar memastikan para pelaku perjalanan menjaga protokol kesehatan serta membuka posko vaksin disejumlah lokasi.

Sejak diselenggarakan pada 23-26 Desember, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek memang mengalami peningkatan. Namun peningkatan tersebut dinilai masih belum signifikan sehingga kondisi lalu lintas masih kondusif.

Photo : Antara

“Kami sampaikan pelaksanaan Operasi Lilin yang mulai berlaku dari tanggal 23 Desember sampai nanti 2 Januari 2021, sampai saat ini pelaksanaan Ops Lilin 2021 berjalan aman dan lancar,” ungkap Kombes Ahmad Ramadhan, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri.

Kendaraan Ke Jakarta Menurun

Sementara itu, kendaraan yang masuk Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama (Arah Jawa), GT Kalihurip Utama (Arah Bandung), GT Cikupa (Arah Merak), dan GT Ciawi (Arah Puncak) disebut mengalami penurunan dibandingkan kondisi normal. Tercatat jumlah kendaraan masuk DKI Jakarta pada 23 Desember sebanyak 143.254 kendaraan, sedangkan pada 26 Desember sebanyak 51.724 kendaraan.

Photo : Jasa Marga

“Data masuk kendaraan ke DKI Jakarta, total dari empat GT tersebut sampai tanggal 23 sebanyak 143.254 kendaraan mengalami peningkatan dari hari-hari sebelumnya dan kendaraan masuk dari empat GT tersebut di tanggal 24 Desember 2021 mengalami penurunan sebanyak 137.705 kendaraan, artinya terjadi penurunan dari tanggal 23, dibandingkan dengan tanggal 24,” jelas Ramadhan.

Peningkatan jumlah kendaraan masuk ke Jakarta diperkirakan baru akan terjadi setelah musim libur Nataru berakhir. Puncak arus balik kemungkinan akan terjadi pada 2 Januari 2022, tepat sebelum masa libur berakhir.

Sejumlah langkah antisipasti pun sudah disiapkan agar tidak terjadi kepadatan lalu lintas berkepanjangan. Mulai dari contraflow hingga one way, adapun arah yang akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi di lapangan.


Terkini

mobil
Xpeng P7+

Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara

Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara

news
Tilang ETLE

Jumlah Kendaraan yang Terjaring Tilang ETLE di Jakarta Naik Signifikan

Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta

mobil
Hyundai Stargazer Cartenz

Hyundai Stargazer Cartenz versi Ambulans Meluncur untuk Sumatera

MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera

news
Harga BBM

Harga BBM SPBU Swasta di Januari 2026, Shell sampai Vivo Turun

Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi

news
Insentif otomotif

Menperin Ungkap Telah Minta Insentif untuk Otomotif ke Purbaya

Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang

news
Harga BBM

Simak Harga BBM Pertamina di Tahun Baru 2026, Pertamax Turun

Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Buka di Tahun Baru 2026, Hanya Satu Lokasi

Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2

Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV