Harga Naik, Penjualan Mobil Listrik CKD Terancam Stagnan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
BMW AG menggugat BYD Indonesia terkait merek M6, prosedur hukum dan sidang masih berlanjut April 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Belum lama ini dunia otomotif diramaikan kabar tuntutan BMW terhadap BYD Indonesia, berkaitan dengan merek mobil listrik BYD M6 yang dipasarkan di dalam negeri.
Pasalnya, M6 sendiri merupakan nama salah satu lini model milik BMW dan sudah lebih dulu mengaspal sekaligus disebut sebagai pemilik merek M6, seri 6 performa tinggi.
Pihak BYD telah mengkonfirmasi adanya tuntutan tersebut. Namun ketika dihubungi KatadataOTO terkait rincian dan kelanjutan perkara, kami belum menerima jawaban.
Sementara itu perwakilan BMW mengungkapkan bahwa masalah tersebut masih berada di jalur hukum dan belum selesai.
Gugatan yang tercantum dengan nomor 19/Pdt.Sus-HKI/Merek/2025/PN Niaga Jkt.Pst dapat diakses di laman Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, didaftarkan pada 26 Februari 2025 dan ditangani kuasa hukum BMW AG.
“Karena memang ini lawsuit dari BMW AG, dan semua proses sedang berjalan. Sidang selanjutnya itu akan ada di April,” kata Jodie O’tania, Director of Communications BMW Group Indonesia saat ditemui wartawan di Tangerang Selatan, Senin (24/03).
Dia melanjutkan prosedur hukum masih berjalan sesuai ketentuan. Karena itu, pihaknya belum bisa berkomentar terlalu banyak terkait rincian tuntutan tersebut.
Jodie menegaskan, pihaknya percaya hukum di Indonesia dapat ikut membantu melindungi hak intelektual BMW, dalam hal ini merek M6.
“Karena kita kan memiliki pelanggan (BMW) M6, kita juga tidak mau ada kebingungan di market. Jadi kita tujuannya melindungi brand, hal intelektual BMW,” tegas Jodie.
Bicara soal kemungkinan BYD mengganti nama kendaraannya di masa mendatang, Jodie masih enggan berbicara banyak.
“Saya tidak bisa banyak berkomentar, karena prosesnya masih berjalan. Masih sangat awal sekali untuk memberikan komentar,” kata dia.
Sebagai informasi, BYD memakai nama M6 untuk MPV (Multi Purpose Vehicle) bertenaga listrik mereka di dalam negeri.
Mobil tersebut digadang jadi MPV listrik dengan harga paling kompetitif yakni mulai Rp 379 jutaan sampai Rp 429 jutaan dan berhasil menjadi salah satu EV (Electric Vehicle) terlaris di tanah air.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 11:00 WIB
30 Maret 2026, 14:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
26 Maret 2026, 13:00 WIB
19 Maret 2026, 11:34 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini
30 Maret 2026, 14:00 WIB
Pemesanan Denza D9 resmi dibuka di Cina dengan beragam ubahan menarik untuk menarik minat para pelanggan