Penjualan Datar, BMW Tetap Pede Bawa iX3 di GIIAS 2026
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW AG menggugat BYD Indonesia terkait merek M6, prosedur hukum dan sidang masih berlanjut April 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Belum lama ini dunia otomotif diramaikan kabar tuntutan BMW terhadap BYD Indonesia, berkaitan dengan merek mobil listrik BYD M6 yang dipasarkan di dalam negeri.
Pasalnya, M6 sendiri merupakan nama salah satu lini model milik BMW dan sudah lebih dulu mengaspal sekaligus disebut sebagai pemilik merek M6, seri 6 performa tinggi.
Pihak BYD telah mengkonfirmasi adanya tuntutan tersebut. Namun ketika dihubungi KatadataOTO terkait rincian dan kelanjutan perkara, kami belum menerima jawaban.
Sementara itu perwakilan BMW mengungkapkan bahwa masalah tersebut masih berada di jalur hukum dan belum selesai.
Gugatan yang tercantum dengan nomor 19/Pdt.Sus-HKI/Merek/2025/PN Niaga Jkt.Pst dapat diakses di laman Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, didaftarkan pada 26 Februari 2025 dan ditangani kuasa hukum BMW AG.
“Karena memang ini lawsuit dari BMW AG, dan semua proses sedang berjalan. Sidang selanjutnya itu akan ada di April,” kata Jodie O’tania, Director of Communications BMW Group Indonesia saat ditemui wartawan di Tangerang Selatan, Senin (24/03).
Dia melanjutkan prosedur hukum masih berjalan sesuai ketentuan. Karena itu, pihaknya belum bisa berkomentar terlalu banyak terkait rincian tuntutan tersebut.
Jodie menegaskan, pihaknya percaya hukum di Indonesia dapat ikut membantu melindungi hak intelektual BMW, dalam hal ini merek M6.
“Karena kita kan memiliki pelanggan (BMW) M6, kita juga tidak mau ada kebingungan di market. Jadi kita tujuannya melindungi brand, hal intelektual BMW,” tegas Jodie.
Bicara soal kemungkinan BYD mengganti nama kendaraannya di masa mendatang, Jodie masih enggan berbicara banyak.
“Saya tidak bisa banyak berkomentar, karena prosesnya masih berjalan. Masih sangat awal sekali untuk memberikan komentar,” kata dia.
Sebagai informasi, BYD memakai nama M6 untuk MPV (Multi Purpose Vehicle) bertenaga listrik mereka di dalam negeri.
Mobil tersebut digadang jadi MPV listrik dengan harga paling kompetitif yakni mulai Rp 379 jutaan sampai Rp 429 jutaan dan berhasil menjadi salah satu EV (Electric Vehicle) terlaris di tanah air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 21:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
28 Juni 2026, 09:00 WIB
27 Juni 2026, 18:15 WIB
25 Juni 2026, 19:27 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi