Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BMW AG menggugat BYD Indonesia terkait merek M6, prosedur hukum dan sidang masih berlanjut April 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Belum lama ini dunia otomotif diramaikan kabar tuntutan BMW terhadap BYD Indonesia, berkaitan dengan merek mobil listrik BYD M6 yang dipasarkan di dalam negeri.
Pasalnya, M6 sendiri merupakan nama salah satu lini model milik BMW dan sudah lebih dulu mengaspal sekaligus disebut sebagai pemilik merek M6, seri 6 performa tinggi.
Pihak BYD telah mengkonfirmasi adanya tuntutan tersebut. Namun ketika dihubungi KatadataOTO terkait rincian dan kelanjutan perkara, kami belum menerima jawaban.
Sementara itu perwakilan BMW mengungkapkan bahwa masalah tersebut masih berada di jalur hukum dan belum selesai.
Gugatan yang tercantum dengan nomor 19/Pdt.Sus-HKI/Merek/2025/PN Niaga Jkt.Pst dapat diakses di laman Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, didaftarkan pada 26 Februari 2025 dan ditangani kuasa hukum BMW AG.
“Karena memang ini lawsuit dari BMW AG, dan semua proses sedang berjalan. Sidang selanjutnya itu akan ada di April,” kata Jodie O’tania, Director of Communications BMW Group Indonesia saat ditemui wartawan di Tangerang Selatan, Senin (24/03).
Dia melanjutkan prosedur hukum masih berjalan sesuai ketentuan. Karena itu, pihaknya belum bisa berkomentar terlalu banyak terkait rincian tuntutan tersebut.
Jodie menegaskan, pihaknya percaya hukum di Indonesia dapat ikut membantu melindungi hak intelektual BMW, dalam hal ini merek M6.
“Karena kita kan memiliki pelanggan (BMW) M6, kita juga tidak mau ada kebingungan di market. Jadi kita tujuannya melindungi brand, hal intelektual BMW,” tegas Jodie.
Bicara soal kemungkinan BYD mengganti nama kendaraannya di masa mendatang, Jodie masih enggan berbicara banyak.
“Saya tidak bisa banyak berkomentar, karena prosesnya masih berjalan. Masih sangat awal sekali untuk memberikan komentar,” kata dia.
Sebagai informasi, BYD memakai nama M6 untuk MPV (Multi Purpose Vehicle) bertenaga listrik mereka di dalam negeri.
Mobil tersebut digadang jadi MPV listrik dengan harga paling kompetitif yakni mulai Rp 379 jutaan sampai Rp 429 jutaan dan berhasil menjadi salah satu EV (Electric Vehicle) terlaris di tanah air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 21:00 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 17:03 WIB
27 April 2026, 19:00 WIB
Terkini
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta