Spesifikasi BYD Atto 1 Terbaru, Harga Rp 199 Jutaan
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD kalahkan Tesla dari sisi produksi kendaraan listrik meski dengan selisih yang terbilang sangat tipis
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – BYD kalahkan Tesla dari sisi jumlah kendaraan yang diproduksi sepanjang 2024. Namun selisih antara kedua pabrikan tersebut terbilang sangat tipis sehingga diperkirakan persaingan bakal lebih sengit tahun ini.
Dilansir dari InsideEV, sepanjang 2024 BYD memproduksi sebanyak 1.777.965 unit mobil listrik. Jumlah itu naik cukup signifikan dibandingkan pencapaian mereka di 2023 yang hanya sekitar 1,6 juta unit.
Sementara itu Tesla pada 2024 hanya mampu membuat 1.773.443 unit mobil listrik. Angka tersebut turun jika dibanding periode serupa tahun sebelumnya yang sebesar 1,85 juta unit.
Dengan pencapaian tersebut maka BYD telah memproduksi sekitar 4.500 unit EV lebih banyak dibanding Tesla.
Ada banyak penyebab Tesla seakan kehilangan performanya. Salah satunya adalah model yang dinilai sudah tua namun harganya terlalu mahal.
Tesla masih mengandalkan Model Y dan Model 3 sebagai tulang punggung. Sementara Cybertruck yang diharapkan bisa mendorong penjualan rupanya dinilai terlalu mahal.
Sementara itu BYD dan beberapa pabrikan mobil listrik asal China lain justru mendapat bantuan dari pemerintah. Akibatnya penjualan mereka melonjak sehingga membutuhkan produksi kendaraan lebih banyak.
Kebijakan itu pun bahkan berhasil membuat negaranya menjadi eksportir kendaraan terbesar di dunia mengalahkan Jepang. Mereka cukup gencar masuk ke beberapa pasar berpotensi besar seperti Amerika Selatan, Eropa hingga Asia Tenggara.
Bahkan di Indonesia, BYD telah menjadi salah satu pabrikan mobil listrik terlaris dengan penjualan periode Juli – November 2024 sebesar 11.654 unit. Jumlah itu membuat mereka duduk sebagai merek kendaraan terlaris ke 11.
Tak hanya itu, mereka pun dikabarkan bakal mempercepat pembangunan pabrik. Dengan demikian diharapkan harga kendaraan menjadi lebih kompetitif dari sebelumnya.
BYD dipastikan tidak akan berhenti di sana karena tahun ini mereka dipastikan bakal masuk ke Korea Selatan. Sejumlah persiapan telah dilakukan agar produk-produknya dapat diterima masyarakat Negeri Ginseng.
Meski demikian, BYD tetap harus mengakui keunggulan penjualan mobil listrik Tesla. Pasalnya pabrikan asal Amerika Serikat itu berhasil mengirim sedikitnya 1.789.226 unit atau turun 1,1 persen dibanding pencapaian di tahun sebelumnya yaitu 1.808.581 unit di 2023.
Sementara BYD hanya mampu melepas 1.764.992 unit di sepanjang 2024 atau 24.234 unit lebih rendah dibanding Tesla.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Mei 2026, 14:36 WIB
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 21:00 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
Terkini
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April