Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
BYD kalahkan Tesla dari sisi produksi kendaraan listrik meski dengan selisih yang terbilang sangat tipis
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – BYD kalahkan Tesla dari sisi jumlah kendaraan yang diproduksi sepanjang 2024. Namun selisih antara kedua pabrikan tersebut terbilang sangat tipis sehingga diperkirakan persaingan bakal lebih sengit tahun ini.
Dilansir dari InsideEV, sepanjang 2024 BYD memproduksi sebanyak 1.777.965 unit mobil listrik. Jumlah itu naik cukup signifikan dibandingkan pencapaian mereka di 2023 yang hanya sekitar 1,6 juta unit.
Sementara itu Tesla pada 2024 hanya mampu membuat 1.773.443 unit mobil listrik. Angka tersebut turun jika dibanding periode serupa tahun sebelumnya yang sebesar 1,85 juta unit.
Dengan pencapaian tersebut maka BYD telah memproduksi sekitar 4.500 unit EV lebih banyak dibanding Tesla.
Ada banyak penyebab Tesla seakan kehilangan performanya. Salah satunya adalah model yang dinilai sudah tua namun harganya terlalu mahal.
Tesla masih mengandalkan Model Y dan Model 3 sebagai tulang punggung. Sementara Cybertruck yang diharapkan bisa mendorong penjualan rupanya dinilai terlalu mahal.
Sementara itu BYD dan beberapa pabrikan mobil listrik asal China lain justru mendapat bantuan dari pemerintah. Akibatnya penjualan mereka melonjak sehingga membutuhkan produksi kendaraan lebih banyak.
Kebijakan itu pun bahkan berhasil membuat negaranya menjadi eksportir kendaraan terbesar di dunia mengalahkan Jepang. Mereka cukup gencar masuk ke beberapa pasar berpotensi besar seperti Amerika Selatan, Eropa hingga Asia Tenggara.
Bahkan di Indonesia, BYD telah menjadi salah satu pabrikan mobil listrik terlaris dengan penjualan periode Juli – November 2024 sebesar 11.654 unit. Jumlah itu membuat mereka duduk sebagai merek kendaraan terlaris ke 11.
Tak hanya itu, mereka pun dikabarkan bakal mempercepat pembangunan pabrik. Dengan demikian diharapkan harga kendaraan menjadi lebih kompetitif dari sebelumnya.
BYD dipastikan tidak akan berhenti di sana karena tahun ini mereka dipastikan bakal masuk ke Korea Selatan. Sejumlah persiapan telah dilakukan agar produk-produknya dapat diterima masyarakat Negeri Ginseng.
Meski demikian, BYD tetap harus mengakui keunggulan penjualan mobil listrik Tesla. Pasalnya pabrikan asal Amerika Serikat itu berhasil mengirim sedikitnya 1.789.226 unit atau turun 1,1 persen dibanding pencapaian di tahun sebelumnya yaitu 1.808.581 unit di 2023.
Sementara BYD hanya mampu melepas 1.764.992 unit di sepanjang 2024 atau 24.234 unit lebih rendah dibanding Tesla.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
30 Maret 2026, 14:00 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif
01 April 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
01 April 2026, 06:00 WIB
Di awal April 2026, SIM keliling Jakarta tetap melayani pemohon yang ingin memperpanjang masa berlaku
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya