Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung Pertengahan Desember 2025
15 Desember 2025, 06:00 WIB
Korlantas Polri memudahkan semua urusan pengendara mobil dan motor melalui aplikasi SIGNAL serta SINAR
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus meningkatkan layanan. Terutama di era digital seperti sekarang.
Terkini kepolisian sudah menghadirkan berbagai aplikasi. Seperti SIM Nasional Presisi (SINAR) dan Samsat Digital Nasional (SIGNAL).
Kedua aplikasi tersebut diklaim sebagai bukti nyata Korlantas Polri, transformasi layanan digital serta memudahkan masyarakat.
Dengan begitu kepolisian bisa menuju institusi yang Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan (Presisi).
“Kami ingin menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah diakses, efisien dan bebas pungutan liar,” ungkap Brigjen Pol. Wibowo, Dirregident Korlantas Polri di Antara, Selasa (11/11).
Wibowo menerangkan melalui aplikasi SINAR, masyarakat dapat melakukan perpanjangan SIM A maupun C secara daring.
Semua proses seperti pendaftaran, pemeriksaan kesehatan hingga pembayaran dilakukan melalui gawai pintar. Sehingga lebih memudahkan masyarakat.
Apalagi setelah semua dilakukan, SIM akan dikirim langsung ke rumah Anda melalui layanan dari Pos Indonesia.
Sementara untuk SIGNAL, memudahkan pemilik kendaraan buat membayar pajak mobil maupun motor.
Aplikasi tersebut mengintegrasikan sejumlah sistem yang ada. Seperti contoh Polri, Jasa Raharja serta Bapenda di seluruh Indonesia.
Masyarakat dapat membayar pajak tanpa harus datang ke kantor samsat. Jadi bebas dari antrean panjang seperti biasa.
Wibowo menekankan digitalisasi yang dilakukan Ditregident bukan hanya soal modernisasi teknologi. Namun juga perubahan budaya kerja di tubuh Polri.
Berkat semua sistem yang sudah serba digital, Polri didorong lebih responsive, adaptif dan fokus pada kualitas pelayanan publik.
“Reformasi Polri tidak bisa hanya dilihat dari sisi penegakan hukum, tetapi juga dari bagaimana Polri Memberikan pelayanan yang memudahkan masyarakat,” lanjut Wibowo.
Selain itu inovasi ini turut mendukung arah kebijakan Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho. Jadi dapat mempercepat digitalisasi seluruh lini pelayanan lalu lintas.
Mulai dari registrasi kendaraan hingga pengelolaan data berbasis big data. Sehingga pelayanan kepolisian bisa meningkat.
“Revitalisasi Ditregident ini adalah contoh nyata transformasi (di Korlantas) itu berjalan,” tegas Wibowo.
Ditambah saat ini Ditregident tengah mengembangkan terus E-BPKB serta Digital ID Regident. Kedua program ini akan menjadi bagian dari ekosistem layanan digital polri.
Kemudian semuanya dapat terintegrasi dengan data nasional. Sehingga semua urusan kendaraan masyarakat tidak sulit lagi.
“Dengan integrasi data dan pemanfaatan teknologi AI, kami bisa meningkatkan validasi akurasi dan kecepatan pelayanan publik di bidang lalu lintas,” Wibowo menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Desember 2025, 06:00 WIB
15 Desember 2025, 06:00 WIB
12 Desember 2025, 06:00 WIB
12 Desember 2025, 06:00 WIB
11 Desember 2025, 06:00 WIB
Terkini
15 Desember 2025, 15:00 WIB
Induk KUD akan mendistribusikan mobil rakyat ke masyarakat pedesaan, mulai siapkan infrastruktur pendukung
15 Desember 2025, 14:06 WIB
Manajer Jorge Martin melapor ke Massimo Rivola kalau sang rider mendapat tawaran menggiurkan dari Honda
15 Desember 2025, 13:00 WIB
Selama libur Nataru, ada sejumlah rest area yang menyediakan fasilitas SPKLU buat pengguna mobil listrik
15 Desember 2025, 12:00 WIB
Kepolisian telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat selama libur Nataru
15 Desember 2025, 11:00 WIB
Para produsen bahan baku baterai lithium di Cina menaikan harga di awal 2026 karena tingginya permintaan
15 Desember 2025, 10:00 WIB
Puluhan mobil baru hadir meramaikan pasar otomotif Indonesia sepanjang 2025, berikut rangkuman lengkapnya
15 Desember 2025, 09:00 WIB
Mitsubishi Fuso menilai, insentif dari pemerintah bisa membuat pasar kendaraan niaga kembali bergairah di 2026
15 Desember 2025, 08:00 WIB
Walau Polytron jual motor listrik lebih murah di Jawa Tengah tapi permintaan pasar Jakarta masih lebih tinggi