Jokowi Resmikan Tol Manado-Bitung, Waktu Tempuh hanya 35 Menit

Jokowi resmikan tol Manado-Bitung seksi terakhir yang diharapkan dapat mempercepat waktu tempuh menjadi 35 menit

Jokowi Resmikan Tol Manado-Bitung, Waktu Tempuh hanya 35 Menit
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Minggu, 27 Februari 2022 | 06:00 WIB

TRENOTO – Jokowi resmikan Tol Manado-Bitung ruas Danowudu-Bitung di Gerbang Tol (GT) Bitung, Sulawesi Utara. Ini adalah seksi terakhir dari jalan tol pertama di provinsi tersebut dan melengkapi ruas Manado-Danowudu.

Kehadiran Jalan Tol Manado-Bitung diharapkan bisa memudahkan pengiriman pengiriman logistik serta mobilitas orang dan barang, baik ke Pelabuhan Internasional Bitung maupun menuju Likupang. Keadaan tersebut tentu bukan tidak akan muncul titik-titik pertumbuhan ekonomi baru.

“Jalan Tol Manado-Bitung sepanjang 39.8 Km tuntas dan siap dimanfaatkan untuk mendukung seluruh aktivitas masyarakat di Sulawesi Utara. Jalan tol ini akan memangkas waktu tempuh dari Manado ke Bitung yang sebelumnya sekitar 1.5-2 jam, sekarang sekitar 35 menit,” ujar Presiden Joko Widodo dilansir dari situs resminya.

Photo : PUPR

Jalan Tol Manado-Bitung dibangun dengan konsep Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU). Dalam perjalanannya, konstruksi yang dikerjakan oleh Pemerintah memiliki panjang 14 Km terdiri dari seksi 1A ruas Manado-Sukur sepanjang 7 Km dan seksi 1B ruas Sukur-Airmadidi sepanjang 7 Km.

Sementara konstruksi yang dikerjakan oleh PT Jasamarga Manado Bitung adalah sepanjang 25.8 Km, terdiri dari seksi 2A ruas Airmadidi-Danowadu sepanjang 12.4 Km dan seksi 2B ruas Danowadu-Bitung sepanjang 13.4 Km. Jalan Tol Manado-Bitung memiliki lima gerbang tol, yaitu GT Manado, GT Airmadidi, GT Kauditan, GT Danowudu dan GT Bitung.

Photo : PUPR

Charles Lendra, Direktur Utama PT Jasamarga Manado Bitun menyatakan bahwa Jalan Tol Manado-Bitung ruas Danowudu-Bitung untuk sementara dioperasikan tanpa tarif. Kebijakan tersebut diberikan sebagai sosialisasi serta berlaku hingga ditetapkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengenai besaran tarif Jalan Tol Manado-Bitung ruas Danowudu-Bitung.

“Mengingat ruas Danowudu-Bitung dioperasikan dengan tarif nol rupiah, jika pengguna jalan melakukan perjalanan menerus dari GT Bitung menuju GT Manado maka akan dikenakan tarif senilai tarif ruas Danowudu-Manado. Sebagai simulasi, pengguna jalan dengan kendaraan golongan 1 yang masuk di GT Bitung menuju Manado akan membayar tarif senilai Rp 29.500 di exit GT Manado. Mekanisme ini juga berlaku untuk arah sebaliknya,” jelas Charles.


Terkini

news
Ganjil genap Jakarta

Aturan Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 20 Agustus 2026 Ada ETLE

Untuk memberikan efek jera, besaran denda jika melanggar Ganjil Genap Jakarta ditetapkan sebesar Rp 500 ribu

news
SIM Keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung 20 Agustus, Cek Jadwalnya di Sini

Masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini, bisa mendatangi SIM keliling Bandung di dua lokasi

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 20 Agustus 2026

Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, simak daftar lokasinya

motor
Imhax 2026

Hadirkan Brand Motor Mewah, IMHAX 2026 Tampil Makin Lengkap

IMHAX 2026 digelar 3 - 6 September 2026 menghadirkan deretan apparel mulai dari brand lokal hingga impor

mobil
Omoda & Jaecoo

Omoda & Jaecoo Resmikan Diler Baru di Kawasan Ciledug

Diler baru Omoda & Jaecoo memiliki fasilitas untuk melayani konsumen di wilayah Tangerang dan sekitarnya

news
GIIAS 2026

Penjualan Mobil Bekas Tumbuh 12 Persen di GIIAS 2026

OLXmobbi mengklaim bahwa selama pameran GIIAS 2026, penjualan mobil bekas meningkat dibandingkan tahun lalu

mobil
Harga Mobil Hybrid

Pasar Mobil Hybrid Juli 2026 di Indonesia: PHEV dan HEV Kompak Turun

Wholesales mobil hybrid yang mencakup PHEV dan HEV turun di periode Juli 2026, Toyota masih terlaris

motor
Motor Listrik

Purbaya Sebut Insentif Motor Listrik Akan Berjalan Bulan Depan

Saat ini insentif motor listrik belum dicairkan kepada masyarakat karena masih menunggu penerbitan PMK