Wuling Almaz Darion Makin Dekat ke Indonesia, Desainnya Terdaftar
29 Desember 2025, 17:06 WIB
Merek mobil China membanjiri pasar otomotif Indonesia, Jetour percaya diri dengan model yang mereka tawarkan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Merek mobil China semakin membludak di Indonesia, khususnya manufaktur yang menawarkan kendaraan ramah lingkungan buat konsumen.
Sejak kehadiran BYD (Build Your Dreams) di awal 2024, banyak merek mobil China lain kemudian hadir menyusul adanya pemberian insentif dari pemerintah.
Jetour sendiri menjadi salah satu brand China yang ikut mencoba peruntungan di tanah air, mengawali debutnya dengan menghadirkan dua mobil bermesin bensin.
Sepanjang 2025, Jetour berkomitmen untuk mulai menghadirkan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) sehingga dapat memberikan beragam pilihan ke calon konsumen.
Hanya saja persaingannya terbilang sangat ketat. Namun pihak PT Jetour Motor Indonesia justru menyambut baik dan sebut pasar Indonesia masih sangat luas.
“Setiap merek memiliki keunggulan berbeda. BYD punya teknologi elektrifikasi kuat dan desain luar biasa, tetapi kita juga memiliki kelebihan seperti saya sebutkan tadi, PHEV,” kata Jacky Yang, Presiden Direktur PT Jetour Motor Indonesia di JIExpo Kemayoran, Selasa (18/2).
Di Indonesia, model-model PHEV masih sangat terbatas. Contohnya ada Toyota RAV4 dan Mazda CX-80 PHEV yang baru saja diluncurkan pada pertengahan Januari 2025, keduanya dilego Rp 1 miliar ke atas.
Tetapi Jetour mengaku percaya diri dapat mempopulerkan teknologi PHEV karena punya berbagai keunggulan. Apalagi di negara asalnya Jacky menyebut mobil hybrid Jetour terbilang laris.
“Jadi jangan khawatir, kita akan memilih model PHEV di Indonesia sesuai kebutuhan para penggunanya,” tegas Jacky.
Lebih lanjut Jacky mengatakan bahwa Jetour akan membawa sekitar tujuh model baru ke pasar Indonesia sepanjang 2025. Seluruhnya akan meramaikan segmen SUV yang diklaim jadi identitas Jetour.
“Saya tidak bilang ini pertandingan. Karena pasar Indonesia sudah cukup besar untuk mengakomodir banyak brand baru,” kata Jacky.
Dalam waktu dekat, Jetour disinyalir akan memboyong T1 dan T2 PHEV perdana ke Indonesia di perhelatan GIIAS 2025. Di Indonesia, belum ada saingan serupa yakni kendaraan offroad PHEV.
Jetour T1 berpeluang jadi mobil offroad hybrid pertama di Indonesia. Di segmen mobil listrik sudah ada Chery J6 seharga Rp 500 jutaan sampai Rp 600 jutaan on the road Jakarta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Desember 2025, 17:06 WIB
24 Desember 2025, 10:00 WIB
23 Desember 2025, 14:00 WIB
22 Desember 2025, 14:04 WIB
22 Desember 2025, 11:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 19:00 WIB
Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan
30 Desember 2025, 18:00 WIB
Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit
30 Desember 2025, 17:18 WIB
Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026
30 Desember 2025, 16:00 WIB
VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan
30 Desember 2025, 15:00 WIB
Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya