Mengenal Grup Besar di Balik BAW, dari Tekstil Merambah Otomotif
03 Oktober 2026, 21:00 WIB
Jetour coba merespons usai penjualan mobil baru mereka ambruk sampai 80 persen dalam periode Mei 2025
Oleh Satrio Adhy
Jika dibandingkan dengan perolehan April 2025, terdapat penurunan cukup dalam yakni 80 persen dari 55 unit.
Sedangkan pada Februari serta Maret 2025, Jetour berhasil menjual 60 serta 50 unit kendaraan roda empat mereka.
Secara keseluruhan, penjualan ritel Jetour di Tanah Air hanya berada di angka 176 mobil saja dalam empat bulan.
Patut diketahui, mereka telah memasarkan dua model untuk para konsumen di Indonesia. Ada dari Jetour Dashing maupun X70 Plus.
Jetour juga menjadi satu-satunya produsen asal Tiongkok yang hanya menjual unit bensin murni. Sedangkan merek lain memberikan pilihan lini elektrifikasi.
Bahkan brand-brand seperti Chery, Jaecoo hingga BYD meraup banyak konsumen dari penjualan electric vehicle (EV).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 Oktober 2026, 21:00 WIB
15 September 2026, 09:00 WIB
01 September 2026, 07:00 WIB
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Terkini
30 Oktober 2026, 13:00 WIB
MAB coba menghadirkan solusi bagi para pengusaha yang sedang menjadi kendaraan niaga listrik untuk berbisnis
30 Oktober 2026, 11:00 WIB
Berbeda pada mobil listrik penumpang, DFSK memberikan logo baru berbentuk huruf S untuk kendaraan niaga mereka
30 Oktober 2026, 09:00 WIB
Suzuki ikut gencarkan adopsi lini elektrifikasi, bawa lini mobil hybrid di pameran GIIAS Makassar 2026
30 Oktober 2026, 07:59 WIB
Asuransi Astra berikan manfaat lebih bagi para pelanggan setia untuk memperkuat hubungan dengan perusahaan
29 Oktober 2026, 21:16 WIB
AiMOGA RObotics terus kembangkan teknologi AI untuk bisa memudahkan kehidupan sehari-hari masyarakat
29 Oktober 2026, 15:00 WIB
Mazda untuk pertama kalinya hadir meramaikan GIIAS Makassar 2026, bawa produk andalannya yakni SUV CX-5
29 Oktober 2026, 13:00 WIB
PEVS 2026 menawarkan banyak berbagai program menarik untuk menstimulus masyarakat beralih ke mobil listrik
29 Oktober 2026, 11:00 WIB
Pertamina Lubricants mengkalim memiliki fasilitas produksi terbesar di Asia Tenggara yang memasok 17 negara