Mitsubishi Xforce Edisi Anniversary 55 Tahun, Fiturnya Lengkap
13 Februari 2026, 22:48 WIB
Harga Mitsubishi Xpander bekas masih terbilang kompetitif dibandingkan model lain sekelasnya karena hal ini
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mitsubishi Xpander merupakan salah satu mobil bekas yang cukup diminati di pasaran. Mengisi kelas LMPV (Low Multi Purpose Vehicle) harga jual kembali model tersebut masih terbilang kompetitif.
Dibandingkan model lain di kelas yang sama, harga Mitsubishi Xpander bekas bisa tembus Rp 200 jutaan. Berdasarkan penelusuran KatadataOTO, Sabtu (20/7) unit lansiran 2019 dilego Rp 205 jutaan.
Sedangkan model lain rata-rata dijual Rp 100 jutaan untuk lansiran tahun yang sama. Ada beberapa alasan di balik tingginya harga jual kembali Mitsubishi Xpander.
Konsumen tidak perlu khawatir membeli Xpander bekas karena data lengkap kendaraan terintegrasi di aplikasi MMID. Sehingga apabila seseorang ingin membeli unit bekas bisa mengunduh MMID guna mendapatkan informasi mobil tersebut.
“Jadi apakah wajib (mengunduh MMID) untuk pembeli kedua? Saat ini platform (MMID) sudah dilengkapi dengan dokumen digital. Maka dokumen itu akan mengikuti ke pemilik barunya,” ungkap Bintar Prakoso, Head of Operation Department PT MMKSI (Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales) di ICE BSD, Jumat (19/7).
Ini menjadi salah satu cara Mitsubishi memastikan harga jual kembali yang tinggi buat seluruh konsumen, tidak perlu khawatir banderol mobilnya turun jauh.
Ditambah lagi konsumen Mitsubishi selalu diimbau untuk melakukan pengecekan rutin kendaraan di bengkel resmi. Sehingga ketika dijual kembali kondisi masih baik dan memiliki harga kompetitif dibandingkan model lain di kelasnya.
Perlu diingat bahwa dalam membeli mobil bekas, tidak hanya surat-surat berkendara yang wajib dicek kembali namun juga penggunaan mobil dan perawatannya. Sehingga bisa terhindari dari potensi masalah di masa mendatang.
Melalui aplikasi MMID diharapkan memudahkan konsumen ketika ingin menjual kembali mobilnya karena memiliki data lengkap dan terjamin perawatannya.
“One stop semua di sini (aplikasi MMID). Mau beli mobil Mitsubishi itu bisa dilihat karena history diberikan pada konsumen berikutnya jadi punya value, dengan track record diler Mitsubishi pasti akan lebih bagus,” ungkap Rifat Sungkar, Brand Ambassador PT MMKSI dalam kesempatan sama.
MMID juga membantu konsumen dalam melakukan jadwal servis rutin kendaraan lewat fitur seperti Service Booking Real Time sehingga lebih efisien waktu.
“Yang paling penting itu di saving waktu, kita tahu mereka komitmen atau tidak. Ini bukan hanya baik untuk konsumen tetapi juga diler,” kata Rifat menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 22:48 WIB
12 Februari 2026, 19:00 WIB
12 Februari 2026, 18:00 WIB
12 Februari 2026, 14:00 WIB
12 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya
16 Februari 2026, 06:08 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara
16 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta ditiadakan dua hari untuk menyambut libur Imlek yang berlangsung hari ini dan besok.
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional