Modal Chery Q Gaet Konsumen RI, Hadirkan Fitur Lengkap Fungsional
07 September 2026, 21:43 WIB
Dalam pertemuan dengan Kemenperin, terungkap total investasi BYD di Indonesia sebesar Rp 11,7 triliun
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD (Build Your Dreams) dikonfirmasi telah merencanakan investasi dalam bentuk pabrik dengan nilai sekitar Rp 11,7 triliun. Hal ini diungkapkan oleh pihak kegiatan Business Matching.
Ajang itu bertajuk Peningkatan Penggunaan Komponen Otomotif Produksi dalam Industri KBLBB (Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai), hasil kolaborasi Kemenkomarves dan Kemenperin.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa Indonesia telah dijadikan negara tujuan utama buat basis produksi EV (Electric Vehicle) oleh sejumlah perusahaan asal China, salah satunya BYD.
Dengan komitmen pembangunan pabrik berkapasitas 150 ribu unit per tahun, nilai investasinya dikatakan sebesar Rp 11,7 triliun.
“Investasi ini tidak hanya merupakan bukti kepercayaan BYD terhadap potensi pasar Indonesia, tetapi menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat produksi kendaraan listrik di kawasan regional dan global,” kata Putu Juli Ardika, Plt. Direktur Jenderal ILMATE dalam siaran resmi Kemenperin, dikutip Jumat (18/10).
Ia berharap di masa mendatang investasi besar BYD di Tanah Air bisa menjadi stimulan buat industri komponen di Indonesia serta kesempatan transfer teknologi dari manufaktur asal Tiongkok itu.
Kemudian perlu ada kerja sama dari seluruh pihak mulai dari pemerintah, sektor industri serta pemangku kepentingan lain guna mendukung perkembangan industri otomotif terkhusus di bidang kendaraan listrik.
“Transfer teknologi ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan industri komponen nasional sehingga dapat naik kelas dan berdaya saing di Global Value Chain,” ucap Putu.
Sementara itu, Andy Lin, Direktur Departemen Administrasi BYD mengatakan bahwa investasi di Indonesia adalah bagian dari strategi global mereka. Indonesia bakal dijadikan kantor pusat regional di Asia Pasifik.
Tidak hanya itu BYD turut membangun fasilitas sendiri untuk penelitian dan pengembangan, produksi, penjualan, purna jual sampai pelatihan.
Terakhir mereka berkomitmen menghadirkan lebih banyak model kendaraan ramah lingkungan di Tanah Air, tidak terbatas pada mobil listrik murni tetapi juga PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).
“Kami berharap agar capaian produksi 15 juta BYD dapat dilakukan di Indonesia,” kata Andy Lin dalam kesempatan sama.
Kiprah BYD akan menggabungkan kemampuan manufaktur dari China dengan teknologi energi baru yang unggul, guna mendukung transformasi serta peningkatan rantai industri otomotif di dalam negeri.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
03 September 2026, 16:02 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
28 Agustus 2026, 22:10 WIB
Terkini
08 September 2026, 19:00 WIB
Robot humanoid AiMOGA yang dikembangkan oleh Chery Group sudah masuk ke pasar internasional hingga 60 negara
08 September 2026, 16:50 WIB
SUV masih jadi salah satu favorit konsumen, Xpeng GX tuai respons positif sejak debut di RI beberapa waktu lalu
08 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam menjadi menyuguhkan banyak kegiatan menarik yang mencuri perhatian masyarakat
08 September 2026, 07:00 WIB
Pameran otomotif GIIAS Bandung 2026 akan menampilkan sekitar 42 kendaraan yang bisa dicoba langsung pengunjung
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima tempat berbeda hari ini, simak lokasi dan biayanya
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh para pengendara motor dan mobil
07 September 2026, 21:43 WIB
Chery Q menjadi mobil listrik pendatang baru yang menawarkan berbagai fitur kekinian kepada para konsumen
07 September 2026, 12:34 WIB
Gelaran Daihatsu Kumpul Sahabat Batam menjadi wadah untuk anak bersama keluarga menikmati akhir pekan