Alasan Wuling Air ev Dicintai Oleh Konsumen di Tanah Air
10 Februari 2026, 13:00 WIB
Sudah ada banyak mobil listrik dengan baterai LFP yang beredar di Indonesia karena memiliki banyak keunggulan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Baterai LFP (Lithium Iron Phosphate) masih menjadi banyak perhatian masyarakat. Penampung daya tersebut diklaim sudah tidak lagi menggunakan nikel sebagai bahan bakunya.
Ada beragam keunggulan ditawarkan oleh baterai tersebut sehingga tak heran bila sejumlah pabrikan mulai memanfaatkannya mulai dari BYD, Wuling, Neta sampai Seres.
Keunggulan paling menonjol adalah kemampuannya dalam melepas panas yang lebih baik dibandingkan lithium-ion. Dengan ini maka penyimpanan daya menjadi maksimal
Berikutnya adalah siklus pengisian ulang sangat banyak yaitu 10.000 kali sehingga masa pakai lebih lama. Kemudian baterai LFP juga tidak mudah terbakar dibanding penyimpanan daya lain.
Pertama adalah Wuling Air ev yang diluncurkan di Indonesia pada 2022. Mobil hadir dalam tiga varian dan dijual mulai dari Rp206 juta hingga Rp299.5 juta.
Berdasarkan catatan kami, Wuling Air ev Lite dan Stadard Range menggunakan baterai 17.3 kWh. Dengan ini maka mobil dapat menempuh perjalanan sejauh 200 km.
Sementara untuk tipe Long Range, kapasitasnya lebih besar yaitu 26.7 kWh. Berkat ini mobil bisa menempuh perjalanan sampai 300 km.
Berikutnya adalah Wuling BinguoEV yang baru diluncurkan pada Desember 2023. Mobil ini hadir dalam tiga varian dan dijual mulai dari RpRp317 jutaan hingga Rp372 jutaan.
Tipe Long Range AC dan AC/DC dibekali penyimpanan daya berkapasitas 31.9 kWh cukup untuk menempuh perjalanan 333 km.
Sementara untuk Premium Range kapasitasnya adalah 37.9 kWh. Jarak tempuh mobil adalah 410 km.
Berikutnya adalah Seres E1 yang dibanderol mulai dari Rp189 juta sampai 219 juta. Pada tipe B mobil dipasangkan penyimpanan daya berkapasitas 13.8 kWh guna menempuh perjalanan sejauh 180 km.
Sementara tipe L menyematkan baterai sebesar 16.8 kWh untuk melibas perjalanan sejauh 220 km.
Sebenarnya seluruh model BYD di Indonesia sudah menggunakan LFP Battery tetapi model utamanya adalah Dolphin. Mobil tersebut menyasar pada entry level dan hadir dalam dua varian.
Tipe pertama adalah Dynamic yang memiliki kapasitas 44.9 kWh untuk menempuh perjalanan sejauh 410 km.
Varian berikutnya adalah Premium yang dibekali baterai 60.48 kWh dengan jarak tempuh 490 km.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Februari 2026, 13:00 WIB
09 Februari 2026, 19:20 WIB
09 Februari 2026, 14:00 WIB
09 Februari 2026, 13:00 WIB
08 Februari 2026, 17:02 WIB
Terkini
10 Februari 2026, 21:00 WIB
Kemenhub terus melakukan sosialisasi seritifkasi untuk bengkel-bengkel modifikasi yang ada di Indonesia
10 Februari 2026, 20:30 WIB
Suzuki Jimny 5 Door yang merupakan pemenang kontes modifikasi berskala nasional tampil memukau di IIMS 2026
10 Februari 2026, 20:00 WIB
SUV PHEV Denza B5 sebatas dipamerkan di BCA Expoversary, namun sejumlah konsumen berniat melakukan pemesanan
10 Februari 2026, 19:01 WIB
Jaecoo J5 EV punya versi hybrid-nya, dibawa ke Indonesia apabila konsumen tertarik dengan model hybrid anyar
10 Februari 2026, 18:30 WIB
Bridgestone Tire Indonesia telah berkoordinasi dengan supplier lokal untuk bisa terus meningkatkan TKDN
10 Februari 2026, 18:00 WIB
BYD jadi merek mobil Cina dengan penjualan terbanyak di Januari 2026 disusul sub merek Chery Group, Jaecoo
10 Februari 2026, 17:46 WIB
Selama IIMS 2026 berlangsung, ada diskon Suzuki S-Presso yang bisa dimannfaatkan para pengunjung pameran
10 Februari 2026, 15:00 WIB
GWM Tank 500 diesel yang baru saja diluncurkan, disebutkan telah mengumpulkan puluhan pemesanan di IIMS 2026