iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Sudah ada banyak mobil listrik dengan baterai LFP yang beredar di Indonesia karena memiliki banyak keunggulan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Baterai LFP (Lithium Iron Phosphate) masih menjadi banyak perhatian masyarakat. Penampung daya tersebut diklaim sudah tidak lagi menggunakan nikel sebagai bahan bakunya.
Ada beragam keunggulan ditawarkan oleh baterai tersebut sehingga tak heran bila sejumlah pabrikan mulai memanfaatkannya mulai dari BYD, Wuling, Neta sampai Seres.
Keunggulan paling menonjol adalah kemampuannya dalam melepas panas yang lebih baik dibandingkan lithium-ion. Dengan ini maka penyimpanan daya menjadi maksimal
Berikutnya adalah siklus pengisian ulang sangat banyak yaitu 10.000 kali sehingga masa pakai lebih lama. Kemudian baterai LFP juga tidak mudah terbakar dibanding penyimpanan daya lain.
Pertama adalah Wuling Air ev yang diluncurkan di Indonesia pada 2022. Mobil hadir dalam tiga varian dan dijual mulai dari Rp206 juta hingga Rp299.5 juta.
Berdasarkan catatan kami, Wuling Air ev Lite dan Stadard Range menggunakan baterai 17.3 kWh. Dengan ini maka mobil dapat menempuh perjalanan sejauh 200 km.
Sementara untuk tipe Long Range, kapasitasnya lebih besar yaitu 26.7 kWh. Berkat ini mobil bisa menempuh perjalanan sampai 300 km.
Berikutnya adalah Wuling BinguoEV yang baru diluncurkan pada Desember 2023. Mobil ini hadir dalam tiga varian dan dijual mulai dari RpRp317 jutaan hingga Rp372 jutaan.
Tipe Long Range AC dan AC/DC dibekali penyimpanan daya berkapasitas 31.9 kWh cukup untuk menempuh perjalanan 333 km.
Sementara untuk Premium Range kapasitasnya adalah 37.9 kWh. Jarak tempuh mobil adalah 410 km.
Berikutnya adalah Seres E1 yang dibanderol mulai dari Rp189 juta sampai 219 juta. Pada tipe B mobil dipasangkan penyimpanan daya berkapasitas 13.8 kWh guna menempuh perjalanan sejauh 180 km.
Sementara tipe L menyematkan baterai sebesar 16.8 kWh untuk melibas perjalanan sejauh 220 km.
Sebenarnya seluruh model BYD di Indonesia sudah menggunakan LFP Battery tetapi model utamanya adalah Dolphin. Mobil tersebut menyasar pada entry level dan hadir dalam dua varian.
Tipe pertama adalah Dynamic yang memiliki kapasitas 44.9 kWh untuk menempuh perjalanan sejauh 410 km.
Varian berikutnya adalah Premium yang dibekali baterai 60.48 kWh dengan jarak tempuh 490 km.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda