Polda Metro Jaya Siapkan Strategi Hadapi Arus Balik Libur Nataru
30 Desember 2025, 07:00 WIB
Aturan berkendara selama libur nataru diberlakukan mulai hari ini untuk menekan mobilitas masyarakat
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Kementerian Perhubungan memperketat syarat perjalanan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Aturan berkendara selama libur Nataru berlaku mulai hari ini, 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 dan diharapkan cukup untuk menekan mobilitas masyarakat.
Meski saat ini Covid-19 varian Omicron sudah masuk Indonesia, mobilitas masyarakat di masa libur Nataru diperkirakan tetap meningkat. Untuk itu Pemerintah harus mengeluarkan sejumlah aturan untuk memastikan tidak terjadi penularan Covid-19 yang saat ini sudah melandai.
Aturan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran 109 Tahun 2021. Dalam aturan tersebut disampaikan bahwa seluruh pelaku perjalanan baik menggunakan kendaraan pribadi, kendaraan angkutan umum, penyeberangan, termasuk sepeda motor sudah mendapatkan vaksin dosis lengkap.
Tak hanya itu, pelaku perjalanan juga harus dapat menunjukkan hasil hasil negatif rapid test antigen 1x24 jam, serta menggunakan aplikasi PeduliLindungi selama bepergian. Khusus untuk pelaku perjalanan di bawah 12 tahun maka harus menunjukkan hasil negatif RT-PCR maksimal 3x24 jam.
Kapasitas angkutan umum pun kembali dibatasi dari sebelumnya 100 persen menjadi hanya 75 persen dari kapasitas maksimal. Seluruh penumpang akan diukur suhu badan serta diwajibkan cuci tangan berkala.
Pihak Kepolisian juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melakukan penyekatan terhadap kendaraan. Meski demikian mereka tetap akan membutka sejumlah pos untuk memastikan masyarakat mematuhi aturan tersebut.
Brigjen Pol Aan Suhanan, Dirgakkum Korlantas Polri menegaskan bahwa saat ini arus lalu lintas dinilai masih kondisif. Hal ini Ia sampaikan setelah pihaknya melakukan pengamatan di Pos PAM Nataru Rest Area KM 57 Tol Cikampek, kemudian dilanjutkan ke Pos PAM Nataru Rest Area KM 102 Tol Cipali.
Meski demikian Ia mengakui bahwa sejak kemarin malam sampai dini hari tadi telah terjadi peningkatan volume kendaraan sebesar 10-12 persen dari situasi normal. Jumlah tersebut diperkirakan akan mengalami peningkatan hingga malam hari nanti.
Guna mengantisipasi peningkatan volume arus kendaraan, Korlantas Polri dan Kementerian Perhubungan telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas. Salah satunya adalah pengalihan arus lalu lintas truk sumbu tiga mulai dari tanggal 23-25 di jalur Jakarta arah Timur, kemudian di jalur Timur ke Barat tanggal 26 sampai 27 Desember, kemudian contraflow serta oneway .
“Skema arus lalu lintas sudah kita siapkan mulai contraflow sampai oneway jika diperlukan kita terapkan. Penerapannya itu sangat tergantung dari situasi arus lalu lintas,” tegas Dirgakkum.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Desember 2025, 07:00 WIB
24 Desember 2025, 08:00 WIB
23 Desember 2025, 19:00 WIB
22 Desember 2025, 18:29 WIB
22 Desember 2025, 17:00 WIB
Terkini
17 September 2026, 18:59 WIB
Tim satelit KTM, yakni Tech3 baru mengumumkan Agius untuk masuk ke susunan sementara pembalap MotoGP 2027
17 September 2026, 17:00 WIB
Pameran otomotif GIIAS siap berlanjut ke Semarang di akhir September 2026, ada promo pembelian tiket
17 September 2026, 15:00 WIB
Merek mobil mewah di RI alami kenaikan penjualan sepanjang periode Agustus 2026, termasuk BMW dan Lexus
17 September 2026, 13:00 WIB
Kei car bertenaga listrik Suzuki e Sky punya peluang hadir di Indonesia sebagai perkenalan atau bahan studi
17 September 2026, 11:00 WIB
Penjualan landai, GWM percaya diri kehadiran produk baru masih bisa bantu tumbuhkan penjualan di 2026
17 September 2026, 09:00 WIB
Hyundai tampaknya tengah menyiapkan versi baru dari Stargazer Cartenz, PT HMID masih enggan buka suara
17 September 2026, 07:41 WIB
Changan Deepal S05 hadir di Indonesia sebagai kendaraaan dengan jenis penggera REEV pertama di Tanah Air
17 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini ada di dua lokasi, agar bisa lebih mudah ditemukan oleh para pengendara