GAC Aion Minat Luncurkan E8 Hybrid, Versi Ekonomis E9 PHEV
20 Februari 2026, 13:00 WIB
GAC Aion ES hadir tanpa fitur ADAS demi membuat harganya menjadi lebih terjangkau dan sesuai kantong masyarakat
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – GAC Aion ES resmi diperkenalkan di Indonesia hari ini dengan beragam keunggulan. Salah satunya adalah harga yang dijanjikan kurang dari Rp 400 juta.
Banderol tersebut tentunya menjadi sebuah daya tarik tersendiri mengingat kebanyakan mobil listrik dijual cukup tinggi. Namun keunggulan itu datang bukan tanpa pengorbanan karena teknologi seperti Teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS) harus dihilangkan.
“Memang tidak ada ADAS karena kami mengincar agar harganya terjangkau. Market yang kami kejar untuk Aion ES ini pun rasanya belum membutuhkan teknologi tersebut,” ungkap Major Qin, Vice Presiden GAC Aion Indonesia.
Kehadiran teknologi ADAS memang telah terbukti membantu pengguna mobil untuk mengemudikan kendaraannya dengan lebih aman. Pasalnya di dalamnya terdapat beragam fitur kekinian guna membantu pengemudi saat berkendara.
Namun teknologi tersebut tentu datang dengan nilai yang tinggi. Maka wajar bila pabrikan hanya memasangnya di model tertentu.
Bahkan ia mengaku bahwa ada beberapa fitur lain yang tidak hadir dalam mobil. Semua demi memastikan keterjangkauan harganya kendaraan.
“Ada beberapa fitur yang dianggap gimik tidak dipasangkan seperti sunroof. Tapi kalau ke depannya ada kebutuhan dan permintaan tentunya kami bisa menyediakan model lebih lengkap,” tegasnya.
Meski tidak ada ADAS serta sunroof, GAC Aion ES tetap hadir dengan beragam keunggulan menarik. Salah satunya adalah baterai yang memiliki kapasitas 55,2 kWh dan cukup untuk menempuh perjalanan sejauh 442 km dalam satu kali pengisian daya.
Mobil ini dilengkapi oleh motor listrik serta mampu melepaskan tenaga sebesar 134 hp dan torsi 225 Nm. Performanya diklaim cukup membuatnya melesat hingga kecepatan 100 km per jam hanya dalam waktu 12,1 detik dari posisi diam.
Beberapa fitur keselamatan juga sudah dipasang seperti Vehicle Stability Control, Hill Start Assist hingga Auto Brake Hold & Electric Parking Brake.
Walau tak menyebut secara pasti, GAC Aion memastikan bahwa mobil akan dibanderol kurang dari Rp 400 juta. Sebagai perbandingan, model tersebut dijual di Thailand dengan harga THB 850.000 atau sekitar Rp 379,9 juta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Februari 2026, 13:00 WIB
18 Februari 2026, 15:00 WIB
18 Februari 2026, 12:00 WIB
05 Februari 2026, 23:34 WIB
20 Januari 2026, 20:00 WIB
Terkini
29 Maret 2026, 04:07 WIB
Jorge Martin sukses menundukkan Francesco Bagnaia pada lap terakhir sprint race MotoGP Amerika 2026 di COTA
28 Maret 2026, 13:00 WIB
Geely berhasil mencatat angka penjualan yang tinggi di awal 2026 berkat kedua modelnya yaitu EX5 dan EX2
28 Maret 2026, 11:00 WIB
Penjualan mobil di RI menorehkan capaian positif, tetapi masih banyak tantangan perlu dihadapi tahun ini
28 Maret 2026, 07:33 WIB
Pada akhir Maret 2026 beberapa harga motor bebek cukup stabil, hanya TVS yang melakukan penyesuaian banderol
27 Maret 2026, 20:00 WIB
Nio Firefly akan mengisi kelas yang sama dengan salah satu calon mobil listrik baru di RI, Honda Super One
27 Maret 2026, 17:53 WIB
Marc Marquez memiliki peluang besar dan modal penting dalam menjalani MotoGP Amerika 2026 di akhir pekan
27 Maret 2026, 15:00 WIB
2,3 juta kendaraan diklaim sudah kembali ke Ibu Kota dan jumlahnya akan terus meningkat jelang akhir pekan
27 Maret 2026, 11:00 WIB
One way lokal di tol Trans Jawa mulai dilaksanakan guna kurangi kemacetan lalu lintas yang terjadi sejak pagi