Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel
01 April 2026, 15:00 WIB
Langkah tegas diambil pemerintah Tiongkok untuk memastikan mobil Cina dapat menjaga keamanan data pemiliknya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Keamanan data personal yang diperoleh melalui berbagai fitur mumpuni pada kendaraan keluaran terkini khususnya mobil Cina, kerap jadi perhatian banyak pihak.
Pasalnya data seperti biometrik, suara pemilik, rute harian sampai kebiasaan berkendara bisa disalahgunakan apabila jatuh ke tangan yang salah.
Menghadapi hal itu pada 2024 silam, pemerintah Amerika Serikat mulai mencanangkan kebijakan untuk melarang kendaraan otonom dengan teknologi dari Cina maupun Rusia.
Keputusan tersebut diklaim diambil mempertimbangkan faktor keamanan nasional dan perlindungan data.
Pemerintah Cina pun bergerak untuk memastikan keamanan data para pengguna lini mobil Cina dengan melakukan pengujian keamanan mandiri.
Dilansir dari Carnewschina, ada sembilan merek atau perusahaan otomotif dengan total 43 model kendaraan berhasil lolos uji keamanan data otomotif termasuk BYD dan Chery.
Ini meliputi BYD, Chery, Changan, SAIC Group, Beijing New Energy Automobile atau divisi kendaraan ramah lingkungan BAIC, GAC Aion, GAC Trumpchi, Changan Ford dan SGMW (SAIC-GM-Wuling).
Sayangnya laporan tersebut tidak menjelaskan secara rinci soal model-model terlibat dalam pengujian keamanan itu.
Namun dijelaskan bahwa seluruh model diujikan telah memenuhi lima kriteria keamanan data nasional.
“Hal ini menjadi bentuk komitmen pemerintah Cina untuk mengelola teknologi kendaraan dan mengamankan data personal maupun organisasi yang dikumpulkan oleh perusahaan otomotif,” tulis laporan Carnewschina, dikutip Minggu (28/12).
Lebih lanjut diungkapkan bahwa pengujian keamanan data itu mengacu pada Regulasi Manajemen Keamanan Data Kendaraan di Tiongkok yang berlaku sejak 2021.
Kebijakan tersebut mengatur tentang pengumpulan, penyimpanan, penggunaan dan transfer informasi personal dan data penting selama kendaraan dipakai oleh sang pemilik.
Seluruh manufaktur yang lolos pengujian keamanan data, wajib bisa memproses informasi kendaraan secara internal, menganonimkan data sensitif dan mendapatkan persetujuan secara eksplisit dari pemilik kendaraan terkait pengumpulan data.
Kemudian standar teknis Cina berkode GB/T 41871-2022 juga secara rinci mengatur soal cara perusahaan mengelola data dari para pengguna kendaraannya.
Diumumkannya temuan tersebut, diharapkan dapat menambah rasa tenang bagi para konsumen dalam menggunakan kendaraan berteknologi tinggi yang dipasarkan oleh merek Tiongkok.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 April 2026, 15:00 WIB
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
30 Maret 2026, 14:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Terkini
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif