Changan S05 EV dan REEV Bisa Dipesan, Estimasi Harga Rp 500 Juta
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Langkah tegas diambil pemerintah Tiongkok untuk memastikan mobil Cina dapat menjaga keamanan data pemiliknya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Keamanan data personal yang diperoleh melalui berbagai fitur mumpuni pada kendaraan keluaran terkini khususnya mobil Cina, kerap jadi perhatian banyak pihak.
Pasalnya data seperti biometrik, suara pemilik, rute harian sampai kebiasaan berkendara bisa disalahgunakan apabila jatuh ke tangan yang salah.
Menghadapi hal itu pada 2024 silam, pemerintah Amerika Serikat mulai mencanangkan kebijakan untuk melarang kendaraan otonom dengan teknologi dari Cina maupun Rusia.
Keputusan tersebut diklaim diambil mempertimbangkan faktor keamanan nasional dan perlindungan data.
Pemerintah Cina pun bergerak untuk memastikan keamanan data para pengguna lini mobil Cina dengan melakukan pengujian keamanan mandiri.
Dilansir dari Carnewschina, ada sembilan merek atau perusahaan otomotif dengan total 43 model kendaraan berhasil lolos uji keamanan data otomotif termasuk BYD dan Chery.
Ini meliputi BYD, Chery, Changan, SAIC Group, Beijing New Energy Automobile atau divisi kendaraan ramah lingkungan BAIC, GAC Aion, GAC Trumpchi, Changan Ford dan SGMW (SAIC-GM-Wuling).
Sayangnya laporan tersebut tidak menjelaskan secara rinci soal model-model terlibat dalam pengujian keamanan itu.
Namun dijelaskan bahwa seluruh model diujikan telah memenuhi lima kriteria keamanan data nasional.
“Hal ini menjadi bentuk komitmen pemerintah Cina untuk mengelola teknologi kendaraan dan mengamankan data personal maupun organisasi yang dikumpulkan oleh perusahaan otomotif,” tulis laporan Carnewschina, dikutip Minggu (28/12).
Lebih lanjut diungkapkan bahwa pengujian keamanan data itu mengacu pada Regulasi Manajemen Keamanan Data Kendaraan di Tiongkok yang berlaku sejak 2021.
Kebijakan tersebut mengatur tentang pengumpulan, penyimpanan, penggunaan dan transfer informasi personal dan data penting selama kendaraan dipakai oleh sang pemilik.
Seluruh manufaktur yang lolos pengujian keamanan data, wajib bisa memproses informasi kendaraan secara internal, menganonimkan data sensitif dan mendapatkan persetujuan secara eksplisit dari pemilik kendaraan terkait pengumpulan data.
Kemudian standar teknis Cina berkode GB/T 41871-2022 juga secara rinci mengatur soal cara perusahaan mengelola data dari para pengguna kendaraannya.
Diumumkannya temuan tersebut, diharapkan dapat menambah rasa tenang bagi para konsumen dalam menggunakan kendaraan berteknologi tinggi yang dipasarkan oleh merek Tiongkok.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 20:28 WIB
30 Juni 2026, 13:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
24 Juni 2026, 23:00 WIB
24 Juni 2026, 11:00 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi