Peluncuran Jetour T2 PHEV Tak Akan Terganggu Insiden di Jagorawi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Hyundai Staria Hybrid meluncur dengan klaim konsumsi bbm hemat meski tenaga yang dihasilkan mesin tetap optimal
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Hyundai Staria Hybrid resmi diperkenalkan di Korea Selatan. Kehadirannya terbilang menarik karena selama ini pabrikan tersebut sangat fokus untuk mengembangkan Battery Electric Vehicle ketimbang teknologi ramah lingkungan lain.
Dilansir Carscoops, mobil itu diklaim hadir dengan konsumsi bahan bakar lebih baik dibanding sekarang. Pabrikan asal Korea Selatan itu telah menggunakan mesin Smartstream turbocharged berkapasitas 1.600 cc yang dikawinkan teknologi hybrid.
Jantung pacu itu mampu memproduksi sebesar tenaga 178 hp dan torsi 265 Nm. Sedangkan motor listriknya bisa melepaskan daya maksimal 72 hp serta torsi 304.
Sementara output gabungan adalah sebesar 242 hp dan torsi 367 Nm. Besaran tenaga itu dinilai cukup untuk menggotong mobil seberat 2.220 kg dengan konsumsi bbm sebesar 12,9 km per liter.
Walau mendapat pengembangan dari sisi teknologi dan jantung pacu, Hyundai Staria Hybrid tidak memiliki peremajaan pada tampilan. Bahkan nyaris tidak ada perbedaan dengan mesin pembakaran terdahulu.
Sisi depannya masih terlihat futuristik berkat lampu LED yang menyerupai garis. Selain itu, kaca-kaca besar di sekeliling mobil juga tetap menjadi andalan.
Untuk versi Cargo (LCV) pelanggan bisa menyesuaikan keinginan apakah menggunakan tiga atau lima baris kursi. Sementara versi Tourer kapasitas penumpangnya dapat dipilih apakah sembilan atau 11 orang.
Ada juga beberapa fitur menarik dipasangkan oleh Hyundai pada Staria Hybrid. Mulai dari Digital Instrument Cluster, layar display berukuran 10,25 inci, Automactic Climate Control, Heated and Ventilated Seats hingga sistem ADAS.
Agar lebih modern Hyundai telah memasangkan USB-C charging port, Smart Key serta Front Parkirng Sensor. Automatic Sliding Doors masih dipertahankan namun kini pergerakannya dibuat lebih halus demi keselamatan.
Tersedia juga beberapa aksesori guna meningkatkan kepraktisan pelanggan saat menggunakan kendaraan. Sebut saja Tailgate-mounted Multi-hanger, Luggage Partition Table, Foldable Chair sampai Sliding Cargo Floor.
Saat ini mobil dijual mulai dari 34,3 juta Won (Rp 404 jutaan) sampai 36,5 juta Won (Rp 430 jutaan). Beredar kabar bahwa Hyundai Staria Hybrid akan diekspor ke berbagai negara lain pada akhir tahun.
Itu artinya tidak menutup kemungkinan Indonesia akan kebagian. Pasalnya saat ini Staria memang telah menjadi MPV premium yang diandalkan Indonesia.
Di Indonesia mobil tersebut dijual dengan harga Rp 924 juta sampai Rp 1,06 miliar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Februari 2026, 07:00 WIB
12 Februari 2026, 11:00 WIB
12 Februari 2026, 07:00 WIB
11 Februari 2026, 17:00 WIB
11 Februari 2026, 16:43 WIB
Terkini
17 Februari 2026, 07:00 WIB
Pemerintah Cina menilai, hadirkan tombol fisik pada mobil listrik bisa meningkatkan keselamatan pengguna
17 Februari 2026, 06:00 WIB
Saat tanggal merah Tahun Baru Imlek 2026, SIM keliling Bandung tetap bisa ditemukan di dua tempat berbeda
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi