Ribuan Hyundai Palisade Ditarik Ulang, Ini Penyebabnya
26 Maret 2026, 07:00 WIB
Akibat kasus pencurian yang viral tahun lalu, Hyundai dan Kia ganti rugi hingga US$200 juta untuk konsumen
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Hyundai dan Kia ganti rugi konsumen yang dirugikan akibat upaya pembobolan atau pencurian kendaraan yang sempat marak terjadi di Amerika Serikat. Hal tersebut bermula dari unggahan trending di TikTok yang dikenal dengan nama ‘Kia Challenge’.
Pada unggahan viral tersebut sekelompok orang mendemonstrasikan betapa mudahnya membobol mobil produksi Hyundai dan Kia, khususnya keluaran 2011 sampai 2021.
Dalam gugatan yang dilayangkan oleh para konsumen, Hyundai produksi 2015 sampai 2021 dan Kia 2011 – 2021 yang masih memakai kunci konvensional tidak dilengkapi engine immobilizers.
Tidak hanya mengunggah cara membobol, sekelompok oknum tersebut juga menantang para penontonnya untuk mempraktikkan sendiri. Alhasil banyak mobil dibobol dan dibuka secara paksa kuncinya.
Meski sebelumnya pihak pabrikan menolak untuk memberi tanggapan, baru-baru ini keduanya memutuskan untuk membayar ganti rugi jutaan dolar, lebih dari US$200 juta. Dalam kurs rupiah angkanya setara Rp2.9 triliun.
Lembaga hukum Hagens Berman yang menaungi para konsumen tersebut menjelaskan bahwa para pemilik mobil tersebut sangat kecewa dan dirugikan akibat hal tersebut.
“Kami bekerja untuk mencapai penyelesaian yang mencakup banyak jenis kerugian dari yang cukup beruntung karena mobilnya rawan namun tidak pernah dicuri, sampai mereka yang mobilnya dicuri karena kelalaian Hyundai dan Kia,” ujar Steve Berman, Managing Partner Hagens Berman dikutip dari Insider, Selasa (23/5).
Diketahui bahwa para pencuri tersebut beraksi menggunakan kabel USB charging atau benda serupa untuk menyalakan mobil. Yang diincar adalah kendaraan tanpa start-stop button, alias masih memakai kunci konvensional.
Tahun lalu petugas kepolisian Cook County, Illinois telah mengingatkan masyarakat terhadap tingginya tingkat pencurian mobil. Hanya dalam beberapa bulan saja polisi mencatat sekitar 642 laporan pencurian Hyundai dan Kia.
“Kenaikan pencurian tersebut dipercaya ada kaitannya dengan video viral yang mendemonstrasikan cara membobol mobil Hyundai dan Kia tanpa kunci,” jelas pihak Sheriff Office Cook County.
Pihak perwakilan Hyundai dan Kia kemudian mengutarakan kekhawatirannya terhadap tren sosial media tersebut, namun meyakinkan konsumen bahwa lini kendaraannya sudah memenuhi persyaratan Federal Motor Vehicle Safety Standards.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Maret 2026, 07:00 WIB
13 Maret 2026, 19:00 WIB
13 Maret 2026, 09:00 WIB
20 Februari 2026, 07:00 WIB
19 Februari 2026, 13:00 WIB
Terkini
03 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota
03 April 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh
02 April 2026, 13:00 WIB
Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya
02 April 2026, 11:00 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar
02 April 2026, 07:57 WIB
Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia