Hyundai New Creta Tawarkan Perjalanan yang Lebih Nyaman
02 Juli 2026, 19:03 WIB
Akibat kasus pencurian yang viral tahun lalu, Hyundai dan Kia ganti rugi hingga US$200 juta untuk konsumen
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Hyundai dan Kia ganti rugi konsumen yang dirugikan akibat upaya pembobolan atau pencurian kendaraan yang sempat marak terjadi di Amerika Serikat. Hal tersebut bermula dari unggahan trending di TikTok yang dikenal dengan nama ‘Kia Challenge’.
Pada unggahan viral tersebut sekelompok orang mendemonstrasikan betapa mudahnya membobol mobil produksi Hyundai dan Kia, khususnya keluaran 2011 sampai 2021.
Dalam gugatan yang dilayangkan oleh para konsumen, Hyundai produksi 2015 sampai 2021 dan Kia 2011 – 2021 yang masih memakai kunci konvensional tidak dilengkapi engine immobilizers.
Tidak hanya mengunggah cara membobol, sekelompok oknum tersebut juga menantang para penontonnya untuk mempraktikkan sendiri. Alhasil banyak mobil dibobol dan dibuka secara paksa kuncinya.
Meski sebelumnya pihak pabrikan menolak untuk memberi tanggapan, baru-baru ini keduanya memutuskan untuk membayar ganti rugi jutaan dolar, lebih dari US$200 juta. Dalam kurs rupiah angkanya setara Rp2.9 triliun.
Lembaga hukum Hagens Berman yang menaungi para konsumen tersebut menjelaskan bahwa para pemilik mobil tersebut sangat kecewa dan dirugikan akibat hal tersebut.
“Kami bekerja untuk mencapai penyelesaian yang mencakup banyak jenis kerugian dari yang cukup beruntung karena mobilnya rawan namun tidak pernah dicuri, sampai mereka yang mobilnya dicuri karena kelalaian Hyundai dan Kia,” ujar Steve Berman, Managing Partner Hagens Berman dikutip dari Insider, Selasa (23/5).
Diketahui bahwa para pencuri tersebut beraksi menggunakan kabel USB charging atau benda serupa untuk menyalakan mobil. Yang diincar adalah kendaraan tanpa start-stop button, alias masih memakai kunci konvensional.
Tahun lalu petugas kepolisian Cook County, Illinois telah mengingatkan masyarakat terhadap tingginya tingkat pencurian mobil. Hanya dalam beberapa bulan saja polisi mencatat sekitar 642 laporan pencurian Hyundai dan Kia.
“Kenaikan pencurian tersebut dipercaya ada kaitannya dengan video viral yang mendemonstrasikan cara membobol mobil Hyundai dan Kia tanpa kunci,” jelas pihak Sheriff Office Cook County.
Pihak perwakilan Hyundai dan Kia kemudian mengutarakan kekhawatirannya terhadap tren sosial media tersebut, namun meyakinkan konsumen bahwa lini kendaraannya sudah memenuhi persyaratan Federal Motor Vehicle Safety Standards.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 Juli 2026, 19:03 WIB
13 Juni 2026, 20:27 WIB
17 Mei 2026, 21:00 WIB
14 Mei 2026, 20:18 WIB
29 April 2026, 12:12 WIB
Terkini
02 Juli 2026, 23:16 WIB
Gresini Racing mengusung Joan Mir dan Daniel Holgado untuk menghadapi persaingan era baru MotoGP 2027
02 Juli 2026, 20:00 WIB
Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris
02 Juli 2026, 19:03 WIB
Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan
02 Juli 2026, 16:19 WIB
All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan
02 Juli 2026, 13:55 WIB
Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km
02 Juli 2026, 09:00 WIB
Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima
02 Juli 2026, 07:01 WIB
Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan
02 Juli 2026, 06:20 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan