Umumkan Harga Resmi, All New Kia Seltos Tantang Mitsubishi XForce
01 Agustus 2026, 12:00 WIB
Akibat kasus pencurian yang viral tahun lalu, Hyundai dan Kia ganti rugi hingga US$200 juta untuk konsumen
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Hyundai dan Kia ganti rugi konsumen yang dirugikan akibat upaya pembobolan atau pencurian kendaraan yang sempat marak terjadi di Amerika Serikat. Hal tersebut bermula dari unggahan trending di TikTok yang dikenal dengan nama ‘Kia Challenge’.
Pada unggahan viral tersebut sekelompok orang mendemonstrasikan betapa mudahnya membobol mobil produksi Hyundai dan Kia, khususnya keluaran 2011 sampai 2021.
Dalam gugatan yang dilayangkan oleh para konsumen, Hyundai produksi 2015 sampai 2021 dan Kia 2011 – 2021 yang masih memakai kunci konvensional tidak dilengkapi engine immobilizers.
Tidak hanya mengunggah cara membobol, sekelompok oknum tersebut juga menantang para penontonnya untuk mempraktikkan sendiri. Alhasil banyak mobil dibobol dan dibuka secara paksa kuncinya.
Meski sebelumnya pihak pabrikan menolak untuk memberi tanggapan, baru-baru ini keduanya memutuskan untuk membayar ganti rugi jutaan dolar, lebih dari US$200 juta. Dalam kurs rupiah angkanya setara Rp2.9 triliun.
Lembaga hukum Hagens Berman yang menaungi para konsumen tersebut menjelaskan bahwa para pemilik mobil tersebut sangat kecewa dan dirugikan akibat hal tersebut.
“Kami bekerja untuk mencapai penyelesaian yang mencakup banyak jenis kerugian dari yang cukup beruntung karena mobilnya rawan namun tidak pernah dicuri, sampai mereka yang mobilnya dicuri karena kelalaian Hyundai dan Kia,” ujar Steve Berman, Managing Partner Hagens Berman dikutip dari Insider, Selasa (23/5).
Diketahui bahwa para pencuri tersebut beraksi menggunakan kabel USB charging atau benda serupa untuk menyalakan mobil. Yang diincar adalah kendaraan tanpa start-stop button, alias masih memakai kunci konvensional.
Tahun lalu petugas kepolisian Cook County, Illinois telah mengingatkan masyarakat terhadap tingginya tingkat pencurian mobil. Hanya dalam beberapa bulan saja polisi mencatat sekitar 642 laporan pencurian Hyundai dan Kia.
“Kenaikan pencurian tersebut dipercaya ada kaitannya dengan video viral yang mendemonstrasikan cara membobol mobil Hyundai dan Kia tanpa kunci,” jelas pihak Sheriff Office Cook County.
Pihak perwakilan Hyundai dan Kia kemudian mengutarakan kekhawatirannya terhadap tren sosial media tersebut, namun meyakinkan konsumen bahwa lini kendaraannya sudah memenuhi persyaratan Federal Motor Vehicle Safety Standards.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 Agustus 2026, 12:00 WIB
01 Agustus 2026, 07:00 WIB
29 Juli 2026, 09:00 WIB
03 Juli 2026, 07:58 WIB
02 Juli 2026, 19:03 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse