Hyundai Beri Sinyal Kehadiran Stargazer Facelift Tahun Ini
01 April 2025, 11:00 WIB
Akibat kasus pencurian yang viral tahun lalu, Hyundai dan Kia ganti rugi hingga US$200 juta untuk konsumen
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Hyundai dan Kia ganti rugi konsumen yang dirugikan akibat upaya pembobolan atau pencurian kendaraan yang sempat marak terjadi di Amerika Serikat. Hal tersebut bermula dari unggahan trending di TikTok yang dikenal dengan nama ‘Kia Challenge’.
Pada unggahan viral tersebut sekelompok orang mendemonstrasikan betapa mudahnya membobol mobil produksi Hyundai dan Kia, khususnya keluaran 2011 sampai 2021.
Dalam gugatan yang dilayangkan oleh para konsumen, Hyundai produksi 2015 sampai 2021 dan Kia 2011 – 2021 yang masih memakai kunci konvensional tidak dilengkapi engine immobilizers.
Tidak hanya mengunggah cara membobol, sekelompok oknum tersebut juga menantang para penontonnya untuk mempraktikkan sendiri. Alhasil banyak mobil dibobol dan dibuka secara paksa kuncinya.
Meski sebelumnya pihak pabrikan menolak untuk memberi tanggapan, baru-baru ini keduanya memutuskan untuk membayar ganti rugi jutaan dolar, lebih dari US$200 juta. Dalam kurs rupiah angkanya setara Rp2.9 triliun.
Lembaga hukum Hagens Berman yang menaungi para konsumen tersebut menjelaskan bahwa para pemilik mobil tersebut sangat kecewa dan dirugikan akibat hal tersebut.
“Kami bekerja untuk mencapai penyelesaian yang mencakup banyak jenis kerugian dari yang cukup beruntung karena mobilnya rawan namun tidak pernah dicuri, sampai mereka yang mobilnya dicuri karena kelalaian Hyundai dan Kia,” ujar Steve Berman, Managing Partner Hagens Berman dikutip dari Insider, Selasa (23/5).
Diketahui bahwa para pencuri tersebut beraksi menggunakan kabel USB charging atau benda serupa untuk menyalakan mobil. Yang diincar adalah kendaraan tanpa start-stop button, alias masih memakai kunci konvensional.
Tahun lalu petugas kepolisian Cook County, Illinois telah mengingatkan masyarakat terhadap tingginya tingkat pencurian mobil. Hanya dalam beberapa bulan saja polisi mencatat sekitar 642 laporan pencurian Hyundai dan Kia.
“Kenaikan pencurian tersebut dipercaya ada kaitannya dengan video viral yang mendemonstrasikan cara membobol mobil Hyundai dan Kia tanpa kunci,” jelas pihak Sheriff Office Cook County.
Pihak perwakilan Hyundai dan Kia kemudian mengutarakan kekhawatirannya terhadap tren sosial media tersebut, namun meyakinkan konsumen bahwa lini kendaraannya sudah memenuhi persyaratan Federal Motor Vehicle Safety Standards.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 April 2025, 11:00 WIB
30 Maret 2025, 22:03 WIB
30 Maret 2025, 07:00 WIB
27 Maret 2025, 18:02 WIB
26 Maret 2025, 19:00 WIB
Terkini
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik
01 April 2025, 18:19 WIB
Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi
01 April 2025, 15:00 WIB
Kepolisian memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 terjadi di akhir pekan, masyarakat diminta waspada