Hyundai Klaim Creta dan Stargazer Ramai Peminat di IIMS 2025
21 Februari 2025, 19:00 WIB
Hyundai Creta mati total secara tiba-tiba dan dikatakan hingga saat ini pihak pabrikan belum mengetahui penyebabnya
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Hyundai Creta mati total ketika mobil tengah parkir. Hal ini dialami oleh salah satu member Creta Society Nusantara (Cresna).
Kondisi freeze pada Hyundai Creta dituliskan pada akun Instagram Cresna, mobil tidak bisa dihidupkan sama sekali. Kejadian freeze ini disebutkan pada sore haru dan pemilik mobil sudah menekan tombol SOS.
Kemudian pihak pabrikan mobil berlambang H miring tersebut mengarahkan mobil untuk ditowing. Lalu pihak Hyundai akan mengirimkan mekanik keesokan harinya.
TrenOto yang menelusuri masalah tersebut mencoba menggali informasi melalui pihak komunitas. Disebutkan pihak pabrikan sudah turun langsung membenahi masalah, sehingga kendaraan sudah berfungsi kembali.
“Untuk permasalahan mobil yang freezing itu sudah ditangani (pihak) Hyundai. Sebenarnya kita hanya menunggu dari pihak Hyundai saja,” ucap om Ricky, Humas Cresna kepada TrenOto.
Ia menjelaskan bahwa kondisi freeze pada Hyundai Creta tidak dialami pada 1 unit anggota Cresna saja. Menurutnya ada beberapa member yang mengalami masalah serupa.
“Pihak Hyundai menjanjikan akan memberikan edukasi. Lalu menemukan apa yang menjadi penyebab adanya permasalahan Creta Freeze,” jelas Ricky kemudian.
Baca juga : Hyundai Creta Meluncur di GIIAS 2021, Harga Mulai Rp 279 Jutaan
Dengan kata lain, kejadian freeze pada Hyundai Creta mungkin masih bisa menimpa pemilik lainnya. Karena hingga saat ini belum diketahui penyebab dari masalahnya.
TrenOto mencoba menghubungi pihak Hyundai Indonesia, namun hingga berita ditayangkan belum ada respon.
Adapun dalam permasalahan Hyundai Creta yang mengalami freeze juga menyebutkan fitur Bluelink mobilnya rusak. Pemilik mobil dikatakan tidak bisa melihat sisa trip bensin dari kendaraan.
Freeze yang dialami oleh Hyundai Creta dikatakan merupakan maslah pada software Electronic Control Unit (ECU). Dikatakan Lung Lung dari Dokter Mobil, masalah tersebut hanya bisa diperbaiki di bengkel resmi.
“Ini masalah pada software, pembuktiannya harus melakukan ECU scan program. Biasanya penyakit mobil-mobil baru seperti itu, seperti update sistem OS,” tutur Lung Lung kepada TrenOto.
Ia menambahkan pada umumnya software mobil dilakukan pembaruan layaknya ponsel atau gawai. Sehingga kendaraan membutuhkan pembaruan pada ECU dan hanya bisa dilakukan di bengkel resmi.
Hyundai Creta debut di ajang GIIAS 2021. Kehadirannya mengancam kompetitor di kelas SUV kompak yang dihuni Honda HR-V, Nissan Kicks, Kia Seltos hingga Mazda CX-3.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 Februari 2025, 19:00 WIB
10 Februari 2025, 22:01 WIB
18 Januari 2025, 20:30 WIB
16 Januari 2025, 23:44 WIB
09 Januari 2025, 23:00 WIB
Terkini
01 Desember 2025, 14:00 WIB
Gaikindo berniat untuk menggelar GJAW 2026 sebagai wadah para pencinta otomotif berbelanja berbagai produk
01 Desember 2025, 13:00 WIB
MBCI bakal ajak 117 klub pengguna Mercedes-Benz di Indonesia untuk perayaan 20 tahun perjalanannya di RI
01 Desember 2025, 12:13 WIB
Skutik all new Honda Vario 125 resmi diluncurkan oleh AHM menjelang tutup tahun, harga mulai Rp 24,4 jutaan
01 Desember 2025, 12:00 WIB
Kementerian Perindustrian nilai kondisi industri otomotif tidak bisa dilihat dari pertumbuhan pada satu segmen
01 Desember 2025, 10:25 WIB
Memasuki Desember 2025 stok Shell dan Vivo perlahan pulih, namun harga BBM seluruhnya alami kenaikan
01 Desember 2025, 09:00 WIB
Pemerintah mengaku belum mendapat usulan resmi tekait insentif otomotif untuk 2026 dari kementerian terkait
01 Desember 2025, 08:00 WIB
Bajaj resmi jadi pemilik KTM setelah mengucurkan dana sebesar Rp 15,3 triliun pada pertengahan November 2025
01 Desember 2025, 07:00 WIB
Melansir laman resmi Pertamina, harga BBM jenis Pertamx mengalami kenaikan sampai Rp 12.750 per liter