Hyundai Creta Mati Total, Penyebabnya Masih Misterius

Hyundai Creta mati total secara tiba-tiba dan dikatakan hingga saat ini pihak pabrikan belum mengetahui penyebabnya

Hyundai Creta Mati Total, Penyebabnya Masih Misterius

TRENOTO – Hyundai Creta mati total  ketika mobil tengah parkir. Hal ini dialami oleh salah satu member Creta Society Nusantara (Cresna).

Kondisi freeze pada Hyundai Creta dituliskan pada akun Instagram Cresna, mobil tidak bisa dihidupkan sama sekali. Kejadian freeze ini disebutkan pada sore haru dan pemilik mobil sudah menekan tombol SOS.

Kemudian pihak pabrikan mobil berlambang H miring tersebut mengarahkan mobil untuk ditowing. Lalu pihak Hyundai akan mengirimkan mekanik keesokan harinya.

TrenOto yang menelusuri masalah tersebut mencoba menggali informasi melalui pihak komunitas. Disebutkan pihak pabrikan sudah turun langsung membenahi masalah, sehingga kendaraan sudah berfungsi kembali.

Photo : Cresna

“Untuk permasalahan mobil yang freezing itu sudah ditangani (pihak) Hyundai. Sebenarnya kita hanya menunggu dari pihak Hyundai saja,” ucap om Ricky, Humas Cresna kepada TrenOto.

Ia menjelaskan bahwa kondisi freeze pada Hyundai Creta tidak dialami pada 1 unit anggota Cresna saja. Menurutnya ada beberapa member yang mengalami masalah serupa.

“Pihak Hyundai menjanjikan akan memberikan edukasi. Lalu menemukan apa yang menjadi penyebab adanya permasalahan Creta Freeze,” jelas Ricky kemudian.

Baca juga : Hyundai Creta Meluncur di GIIAS 2021, Harga Mulai Rp 279 Jutaan

Dengan kata lain, kejadian freeze pada Hyundai Creta mungkin masih bisa menimpa pemilik lainnya. Karena hingga saat ini belum diketahui penyebab dari masalahnya.

TrenOto mencoba menghubungi pihak Hyundai Indonesia, namun hingga berita ditayangkan belum ada respon.

Adapun dalam permasalahan Hyundai Creta yang mengalami freeze juga menyebutkan fitur Bluelink mobilnya rusak. Pemilik mobil dikatakan tidak bisa melihat sisa trip bensin dari kendaraan.

Masalah Pada ECU

Freeze yang dialami oleh Hyundai Creta dikatakan merupakan maslah pada software Electronic Control Unit (ECU). Dikatakan Lung Lung dari Dokter Mobil, masalah tersebut hanya bisa diperbaiki di bengkel resmi.

Photo : pribadi

“Ini masalah pada software, pembuktiannya harus melakukan ECU scan program. Biasanya penyakit mobil-mobil baru seperti itu, seperti update sistem OS,” tutur Lung Lung kepada TrenOto.

Ia menambahkan pada umumnya software mobil dilakukan pembaruan layaknya ponsel atau gawai. Sehingga kendaraan membutuhkan pembaruan pada ECU dan hanya bisa dilakukan di bengkel resmi.

Hyundai Creta debut di ajang GIIAS 2021. Kehadirannya mengancam kompetitor di kelas SUV kompak yang dihuni Honda HR-V, Nissan Kicks, Kia Seltos hingga Mazda CX-3.


Terkini

news
Gaikindo Pastikan GJAW Digelar Lagi di 2026, Lokasi Lebih Besar

Gaikindo Pastikan GJAW Digelar Lagi di 2026, Lokasi Lebih Besar

Gaikindo berniat untuk menggelar GJAW 2026 sebagai wadah para pencinta otomotif berbelanja berbagai produk

komunitas
Jambore Nasional 2025 MBCI

MBCI Ajak Ratusan Pengguna Mercedes-Benz Kumpul di Jamnas 2025

MBCI bakal ajak 117 klub pengguna Mercedes-Benz di Indonesia untuk perayaan 20 tahun perjalanannya di RI

motor
All New Honda Vario 125 Resmi Meluncur, Ada Varian Street

All New Honda Vario 125 Resmi Meluncur, Ada Varian Street

Skutik all new Honda Vario 125 resmi diluncurkan oleh AHM menjelang tutup tahun, harga mulai Rp 24,4 jutaan

mobil
Handal Siap Isi Pabrik di Purwakarta, Bawa Karyawan dari Bekasi

Kemenperin Sebut Anggapan Otomotif Dalam Kondisi Kuat Adalah Salah

Kementerian Perindustrian nilai kondisi industri otomotif tidak bisa dilihat dari pertumbuhan pada satu segmen

news
Harga BBM Shell sampai Vivo Kompak Naik di Desember 2025

Harga BBM Shell sampai Vivo Kompak Naik di Desember 2025

Memasuki Desember 2025 stok Shell dan Vivo perlahan pulih, namun harga BBM seluruhnya alami kenaikan

mobil
Penjualan Mobil

Pemerintah Ungkap Belum Dapat Usulan Insentif Otomotif untuk 2026

Pemerintah mengaku belum mendapat usulan resmi tekait insentif otomotif untuk 2026 dari kementerian terkait

motor
Bajaj beli KTM

Bajaj Auto Beli KTM Senilai Rp 15,3 Triliun

Bajaj resmi jadi pemilik KTM setelah mengucurkan dana sebesar Rp 15,3 triliun pada pertengahan November 2025

news
Daftar Harga BBM Pertamina Desember 2025, Pertamax Melambung

Daftar Harga BBM Pertamina Desember 2025, Pertamax Melambung

Melansir laman resmi Pertamina, harga BBM jenis Pertamx mengalami kenaikan sampai Rp 12.750 per liter